Penulis: Zacky

  • Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah sebagai Runner Up Piala Asia 2026

    Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah sebagai Runner Up Piala Asia 2026

     

    Timnas Futsal Indonesia menutup kiprahnya di Piala Asia Futsal 2026 dengan raihan posisi kedua. Walau gagal membawa pulang gelar juara, skuad asuhan Hector Souto berhasil mencatatkan pencapaian bersejarah di level Asia.

    Indonesia harus mengakui keunggulan Iran pada partai final yang digelar di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026). Pertandingan berlangsung sengit hingga adu penalti, yang akhirnya dimenangi Iran.

    Sejak babak pertama, Indonesia tampil meyakinkan dan bahkan sempat unggul 3-1. Namun, Iran mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Skor imbang 4-4 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.

    Pada extra time, kedua tim kembali saling mencetak gol. Indonesia dan Iran mengakhiri babak tambahan dengan skor sama kuat 5-5. Penentuan pemenang pun harus dilakukan melalui adu penalti.

    Dalam babak tos-tosan, Indonesia harus menerima hasil kurang beruntung setelah dua eksekutor, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal menaklukkan penjaga gawang Iran.

    Meski harus puas sebagai runner up, pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Timnas Futsal Indonesia. Posisi kedua merupakan hasil terbaik sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala Asia Futsal, melampaui capaian sebelumnya yang hanya mampu menembus babak perempat final.

    Hasil ini juga mencerminkan perkembangan signifikan skuad Merah Putih. Setelah meraih gelar Piala AFF 2024 dan SEA Games 2025, finis di posisi kedua pada Piala Asia Futsal 2026 menjadi bukti bahwa Timnas Futsal Indonesia terus menunjukkan peningkatan dan semakin kompetitif di level kontinental.

     

     

  • Indonesia Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026, Takluk dari Iran Lewat Adu Penalti

    Indonesia Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026, Takluk dari Iran Lewat Adu Penalti

     

    Timnas Futsal Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar juara Piala Asia Futsal 2026 setelah kalah dari Iran pada partai final yang ditentukan melalui adu penalti. Laga puncak berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Sabtu (7/2/2026).

     

    Indonesia tampil meyakinkan pada babak pertama dengan keunggulan 3-2. Gol tuan rumah dicetak oleh Reza Gunawan serta dua gol dari Israr Megantara. Iran memberikan perlawanan lewat gol Hossein Tayebi dan Saeid Ahmad Abbasi.

     

    Memasuki babak kedua, Iran berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 melalui Saeid Ahmad Abbasi. Namun, Indonesia kembali menjauh setelah Samuel Eko mencetak gol yang mengubah skor menjadi 4-3.

     

    Keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir waktu normal. Iran menyamakan kedudukan lewat Mahdi Karimi, membuat skor 4-4 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

     

    Pada extra time, kedua tim kembali saling mencetak gol. Israr Megantara membawa Indonesia unggul, sebelum Saeid Ahmad Abbasi kembali menyamakan skor. Kedudukan 5-5 bertahan hingga tambahan waktu berakhir dan laga harus ditentukan lewat adu penalti.

     

    Dalam babak tos-tosan, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 4-5. Hasil ini memastikan Indonesia gagal meraih gelar juara Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.

     

    Meski demikian, posisi runner-up menjadi pencapaian terbaik Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Piala Asia Futsal. Pelatih Hector Souto belum berhasil menambah koleksi gelarnya, setelah sebelumnya membawa Indonesia menjuarai Piala AFF 2024 dan SEA Games 2025.

     

     

  • Final Piala Asia Futsal 2026 Berlanjut ke Adu Penalti, Indonesia dan Iran Imbang 5-5

    Final Piala Asia Futsal 2026 Berlanjut ke Adu Penalti, Indonesia dan Iran Imbang 5-5

     

    Laga final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia dan Iran harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang hingga babak tambahan berakhir. Skor sama kuat 5-5 bertahan sampai extra time tuntas.

    Pertandingan yang digelar di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Sabtu (7/2/2026), awalnya berjalan ketat sejak waktu normal. Skor 4-4 tidak berubah hingga dua babak reguler selesai, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

     

    Empat gol Indonesia di waktu normal dicetak oleh Reza Gunawan, dua gol dari Israr Megantara, serta satu gol lainnya melalui Samuel Eko. Iran membalas lewat gol Hossein Tayebi, Saeid Ahmad Abbasi, dan dua gol dari Mahdi Karimi.

     

    Memasuki babak tambahan, kedua tim tampil terbuka dan saling menekan. Meski sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu, belum ada gol yang mampu mengubah keadaan hingga babak pertama extra time berakhir. Skor 4-4 tetap bertahan.

     

    Pada babak kedua extra time, tempo permainan meningkat. Indonesia dan Iran sama-sama bermain agresif sejak menit awal. Pada menit keempat, wasit sempat menggunakan VAR untuk meninjau kemungkinan penalti bagi Iran serta dugaan pelanggaran terhadap pemain Indonesia. Namun, tidak ada keputusan penalti yang diberikan.

     

    Indonesia kemudian berhasil memimpin 5-4 di sisa waktu pertandingan. Israr Megantara kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.

     

    Keunggulan tersebut tak bertahan lama. Iran merespons cepat dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 5-5 melalui gol anak asuh Vahid Shamsaei. Hingga peluit akhir extra time dibunyikan, skor imbang tidak berubah, sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.

     

    Susunan Pemain

     

    Indonesia:

    Ahmad Habibie (GK), Firman Adriansyah, Israr Megantara, Mochammad Iqbal Rahmatullah, Muhammad Rizki Xavier, Muhammad Nizar Nayaruddin (GK), Wendy Brian Ick, Dewa Rizki Amanda, Reza Gunawan, Rio Pangestu Putra, Ardiansyar Nur, Syauqi Saud, Samuel Eko Putra Tampubolon, Yogi Saputra

     

    Iran:

    Bagher Mohammadi, Mohammadhossein Derakhshani, Mahdi Karimi, Salar Aghapour, Behrooz Azimihematabadi, Mahdi Rostami Ha (GK), Amirhossein Gholami, Hossein Sabzi, Mehdi Mehdikhani, Moslem Oladghobad, Ali Khalilvand Somehsofla, Masoud Youssef Shavardazi, Saeid Ahmad Abbasi, Hossein Tayebibidgoli

  • TPA Terjun Menggunung hingga 30 Meter, Pemko Medan Siapkan Pengelolaan Sampah Modern

    TPA Terjun Menggunung hingga 30 Meter, Pemko Medan Siapkan Pengelolaan Sampah Modern

     

    Persoalan sampah di Kota Medan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap. Sejumlah langkah strategis terus dimatangkan, termasuk rencana pengelolaan sampah modern berbasis energi.

     

    Hal itu diketahui saat Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan.

     

    Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. Ia menyebut kondisi TPA Terjun saat ini sudah cukup memprihatinkan. Jika sebelumnya tumpukan sampah hanya setinggi beberapa meter, kini gunungan sampah dilaporkan telah mencapai ketinggian sekitar 30 meter.

     

    “Kondisi ini harus kita sikapi dengan serius, dengan menyiapkan pengelolaan sampah yang lebih modern,” ujar Zakiyuddin dipantau dari kru di halaman pribadi pemko Medan, Sabtu (07/02/2026).

     

    Zakiyuddin menjelaskan, Pemko Medan mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dalam upaya penanganan sampah. Sampah di Kota Medan yang mencapai sekitar 1.600 ton per hari rencananya akan dikelola menjadi energi listrik.

     

    “Rencananya pemerintah pusat akan membuka pabrik di sini untuk mengelola sampah menjadi energi listrik. Dari sekarang kita mulai mematangkan lahan seluas sekitar enam hektare. Mudah-mudahan dengan berdirinya pabrik ini bisa mengurangi jumlah sampah di Kota Medan,” katanya.

     

    Meski demikian, pria yang akrab disapa Zaki itu menegaskan bahwa keberadaan pabrik pengolahan sampah saja tidak akan cukup menyelesaikan persoalan tanpa dukungan dari masyarakat. Ia pun mengajak warga untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah.

    “Kita mengajak masyarakat untuk membiasakan memilah sampah dari rumah masing-masing dan membuang sampah pada tempatnya. Tanpa peran serta masyarakat, persoalan sampah tidak akan bisa kita atasi bersama,” pungkasnya.

  • Bansos PKH dan BPNT Cair Februari 2026, Ini Besaran Dana dan Cara Cek Penerima

    Bansos PKH dan BPNT Cair Februari 2026, Ini Besaran Dana dan Cara Cek Penerima

     

    Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial reguler kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Februari 2026. Dua program utama yang dicairkan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

    Penyaluran ini merupakan tahap pertama untuk periode Januari hingga Maret 2026. Pemerintah menargetkan proses pencairan selesai pada Februari dengan sasaran sekitar 18 juta keluarga di seluruh Indonesia.

    Masyarakat diimbau memahami besaran bantuan, kategori penerima, serta mekanisme pengecekan status agar tidak terjadi kekeliruan saat pencairan.

    Rincian Nominal PKH Tahun 2026

    PKH diberikan setiap tiga bulan sekali dengan besaran bantuan disesuaikan berdasarkan komponen dalam keluarga. Berikut rinciannya.

     

    • Ibu hamil atau nifas menerima Rp 750.000 per tiga bulan.
    • Anak usia dini 0–6 tahun menerima Rp 750.000 per tiga bulan.
    • Lansia usia 60 tahun ke atas menerima Rp 600.000 per tiga bulan.
    • Penyandang disabilitas berat menerima Rp 600.000 per tiga bulan.
    • Korban pelanggaran HAM berat menerima Rp 2.700.000 per tiga bulan.
    • Anak SD atau sederajat menerima Rp 225.000 per tiga bulan.
    • Anak SMP atau sederajat menerima Rp 375.000 per tiga bulan.
    • Anak SMA atau sederajat menerima Rp 500.000 per tiga bulan.
    • Nominal BPNT atau Program Sembako
    • Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan BPNT. Setiap KPM akan menerima dana sebesar Rp 600.000 untuk alokasi tiga bulan sekaligus.

    Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok melalui mekanisme yang telah ditentukan.

    Cara Mengecek Status Penerima Bansos

    Masyarakat dapat memastikan status kepesertaan bansos melalui laman resmi Kementerian Sosial.

     

    • Langkah pertama, buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui ponsel.
    • Pilih data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan.
    • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
    • Isi kode captcha yang tersedia.
    • Klik tombol “Cari Data”.
    • Sistem akan menampilkan informasi jenis bantuan serta status penyaluran.

    Mengenal Sistem Desil Bansos

    Pada 2026, penyaluran bansos mengacu pada sistem Desil berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Desil membagi tingkat kesejahteraan rumah tangga dalam skala satu hingga sepuluh.

    • Desil satu hingga empat berhak menerima PKH.
    • Desil satu hingga lima berhak menerima BPNT dan PBI-JK.
    • Desil di atas lima umumnya tidak masuk prioritas bantuan.
    • Golongan yang Tidak Lagi Berhak Menerima Bansos

    Mengacu Kepmensos Nomor 73 Tahun 2024, bansos dapat dicabut apabila penerima berstatus ASN, TNI, Polri, guru tersertifikasi, tenaga kesehatan, perangkat desa aktif, atau memiliki penghasilan di atas UMP dan UMK.

    Selain itu, bantuan dapat dihentikan jika data penerima tidak valid atau tidak memenuhi ketentuan program sosial.

    Masyarakat disarankan segera memeriksa data kepesertaan agar proses pencairan bansos Februari 2026 berjalan lancar.

  • Mengenal 7 Teknik Dasar Oil Painting yang Wajib Dipahami Pemula

    Mengenal 7 Teknik Dasar Oil Painting yang Wajib Dipahami Pemula

     

    Teknik oil painting merupakan metode melukis yang memanfaatkan cat minyak sebagai media utama. Keunggulan cat minyak terletak pada fleksibilitasnya, karena dapat diaplikasikan tidak hanya pada kanvas, tetapi juga pada permukaan lain seperti kertas dan kayu.

    Meski hanya menggunakan satu jenis cat, melukis dengan cat minyak membutuhkan pemahaman teknik agar hasil karya terlihat maksimal. Setiap teknik memiliki karakter dan fungsi berbeda, tergantung efek visual yang ingin ditampilkan. Berikut tujuh teknik melukis dengan cat minyak yang bisa dijadikan referensi, terutama bagi pemula.

    1. Teknik Scumbling

    Scumbling dikenal sebagai teknik yang relatif mudah dipelajari. Teknik ini sering digunakan untuk menciptakan efek awan, kabut, atau tekstur lembut lainnya. Dalam penerapannya, pelukis disarankan menggunakan kuas dengan bulu agak kaku agar hasil sapuan terlihat ringan dan tidak menutup warna di bawahnya secara penuh.

    2. Teknik Alla Prima

    Dalam bahasa Italia, alla prima berarti “percobaan pertama”. Teknik ini memungkinkan pelukis bekerja tanpa menunggu lapisan cat sebelumnya mengering. Cat minyak langsung diaplikasikan dan dicampur dalam kondisi basah, sehingga teknik ini juga dikenal sebagai wet-on-wet.

    Karena tidak memerlukan jeda waktu pengeringan, proses melukis dengan teknik ini cenderung lebih cepat. Umumnya, pelukis memulai dengan membentuk bayangan terlebih dahulu, lalu menyempurnakannya dengan highlight di tahap akhir.

    3. Teknik Underpainting

    Underpainting merupakan teknik dasar yang berfungsi sebagai lapisan awal lukisan. Teknik ini memberi ruang eksplorasi lebih luas terhadap tone dan layer. Biasanya, pelukis memulai dengan warna bernuansa hangat, membiarkannya mengering, lalu menambahkan warna bernuansa dingin di lapisan berikutnya.

    4. Teknik Blocking dengan Pisau Palet

    Selain kuas, pisau palet juga sering digunakan dalam melukis cat minyak. Pada teknik blocking, pisau palet dimanfaatkan untuk mengaplikasikan warna secara blok besar. Hasilnya memberikan kesan tekstur yang lebih tegas dan cenderung abstrak.

    Teknik ini juga berguna untuk mengoreksi bagian lukisan, karena cat dapat “disingkirkan” tanpa merusak lapisan di bawahnya. Blocking dengan pisau palet bisa digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan kuas.

    5. Teknik S’fumato

    Teknik s’fumato dipopulerkan oleh Leonardo da Vinci. Istilah ini berasal dari kata sfumare yang berarti menguap seperti asap. Dalam praktiknya, teknik ini menghasilkan transisi warna yang sangat halus dan lembut.

    S’fumato biasanya digunakan untuk menyamarkan peralihan antara warna terang dan gelap. Bagian tepi objek dibuat kabur agar tidak terlihat terlalu tajam, sehingga lukisan tampak lebih natural.

    6. Teknik Dry Brushing

    Dry brushing memiliki kemiripan dengan scumbling, yakni menggunakan kuas kaku dalam kondisi kering dan cat yang sangat minim. Teknik ini efektif untuk menciptakan efek berkabut atau smoky.

    Walaupun termasuk teknik melukis cat minyak, kuas yang digunakan harus bebas dari minyak tambahan selain yang terdapat pada cat. Hal ini penting agar proses pengeringan tidak memakan waktu terlalu lama.

    7. Teknik S’graffito

    Dalam bahasa Italia, s’graffito berarti menggaruk. Teknik ini dilakukan dengan bantuan pisau palet untuk menggores atau mengikis lapisan cat. Berbeda dari blocking, s’graffito digunakan untuk menampilkan detail dengan membuka warna pada lapisan bawah.

    Teknik ini sering dikombinasikan dengan underpainting, sehingga warna dasar dapat muncul kembali dan memberi dimensi tambahan pada lukisan.

    Itulah tujuh teknik melukis dengan cat minyak yang dapat dijadikan panduan awal. Penguasaan teknik tentu membutuhkan latihan yang konsisten serta keberanian untuk bereksperimen agar kemampuan melukis terus berkembang.

  • Harga Emas Antam Medan Melonjak, Kini Sentuh Rp 2,9 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Medan Melonjak, Kini Sentuh Rp 2,9 Juta per Gram

    Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) yang dijual di Kota Medan kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Kenaikan tersebut membuat harga emas Antam menembus level Rp 2,9 juta per gram dan menjadi perhatian masyarakat, khususnya investor logam mulia.

     

    Berdasarkan data dari Butik Antam Medan pada Sabtu (7/2/2026), harga emas Antam ukuran 1 gram kini dipatok sebesar Rp 2.920.000. Harga tersebut naik Rp 30.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp 2.890.000 per gram.

     

    Kenaikan harga emas ini mencerminkan tren positif logam mulia yang masih diminati sebagai instrumen investasi aman di tengah dinamika ekonomi. Selain harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback juga menjadi salah satu indikator penting bagi konsumen yang ingin melepas emas batangan mereka.

     

    Untuk hari ini, harga buyback emas Antam di Butik Antam Medan tercatat berada di kisaran Rp 2,7 juta per gram. Secara rinci, harga pembelian kembali emas Antam dipatok sebesar Rp 2.706.000 per gram.

     

    Adapun harga emas Antam di Medan bervariasi sesuai dengan beratnya. Berikut daftar harga emas Antam di Butik Antam Medan hari ini:

     

    • Emas Batangan 0,5 gram: Rp 1.510.000
    • Emas Batangan 1 gram: Rp 2.920.000
    • Emas Batangan 2 gram: Rp 5.780.000
    • Emas Batangan 3 gram: Rp 8.645.000
    • Emas Batangan 5 gram: Rp 14.375.000
    • Emas Batangan 10 gram: Rp 28.695.000
    • Emas Batangan 25 gram: Rp 71.612.000
    • Emas Batangan 50 gram: Rp 143.145.000
    • Emas Batangan 100 gram: Rp 286.812.000

     

    Sementara itu, harga emas yang dijual di Butik Antam Medan diketahui berbeda dengan harga emas Antam di Butik Logam Mulia Jakarta, seperti Pulo Gadung, Menara Ravindo, Mal Ambasador, maupun Gedung Antam.

     

    Perbedaan harga emas antara Medan dan Jakarta dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama biaya distribusi, pengiriman, serta asuransi pengangkutan emas dari Jakarta ke Medan. Faktor-faktor tersebut turut diperhitungkan dalam penetapan harga jual emas di daerah.

     

    Dengan pergerakan harga emas yang cenderung naik, masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan waktu pembelian dan penjualan emas sesuai kebutuhan masing-masing. Bagi investor, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi strategi investasi logam mulia dalam jangka menengah maupun panjang.

  • Jurusan Kuliah yang Dinilai Relevan dan Menjanjikan pada 2026

    Jurusan Kuliah yang Dinilai Relevan dan Menjanjikan pada 2026

    Menentukan pilihan jurusan kuliah saat ini tidak lagi cukup hanya berpatokan pada popularitas atau tingginya nilai masuk. Calon mahasiswa dituntut mempertimbangkan keberlanjutan karier di tengah cepatnya perubahan teknologi dan dinamika dunia kerja.

    Kemajuan kecerdasan buatan, otomatisasi industri, hingga pergeseran menuju energi ramah lingkungan membuat sejumlah profesi mulai berkurang kebutuhannya. Sebaliknya, beberapa bidang justru mengalami lonjakan permintaan tenaga kerja.

    Situasi tersebut mendorong siswa dan orang tua untuk lebih selektif dalam memilih jurusan kuliah yang adaptif, relevan dalam jangka panjang, serta sejalan dengan kebutuhan industri masa depan.

    Berikut sejumlah jurusan kuliah yang dinilai memiliki prospek kuat dan relevan pada 2026 berdasarkan berbagai kajian dan tren global.



    Artificial Intelligence (AI) dan Data Science

    Kecerdasan buatan dan pengolahan data kini menjadi tulang punggung banyak sektor, mulai dari teknologi informasi, keuangan, kesehatan, hingga industri manufaktur.

    Program studi yang menitikberatkan pada machine learning, big data analytics, serta etika penggunaan AI semakin dibutuhkan. Perusahaan tidak hanya mencari keahlian teknis, tetapi juga kemampuan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

    Secara global, spesialis AI dan data konsisten masuk dalam daftar pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat.

    Keamanan Siber (Cyber Security)

    Peningkatan aktivitas digital di sektor publik maupun swasta turut diiringi risiko kebocoran data dan serangan siber.

    Jurusan keamanan siber menjadi krusial karena organisasi membutuhkan tenaga ahli yang mampu melindungi sistem, jaringan, dan informasi digital. Lulusan bidang ini berperan dalam pengamanan sistem, pengujian celah keamanan, hingga analisis forensik digital.

    Ketersediaan tenaga profesional keamanan siber hingga kini masih belum sebanding dengan kebutuhan pasar.



    Psikologi Industri dan Kesehatan Mental

    Perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan kerja semakin meningkat di lingkungan profesional modern.

    Psikologi industri dan organisasi berperan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, penilaian kinerja, hingga menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Pendekatan berbasis empati dan pemahaman perilaku manusia menjadikan bidang ini sulit tergantikan oleh sistem otomatis.

    Desain Komunikasi Visual (DKV) Berbasis UI/UX

    Di era ekonomi digital, desain tidak lagi hanya soal tampilan visual, tetapi juga pengalaman pengguna.

    DKV dengan fokus pada user interface (UI) dan user experience (UX) berperan penting dalam pengembangan aplikasi, situs web, serta produk digital agar lebih efektif dan mudah digunakan. Permintaan tenaga UI/UX designer terus meningkat seiring meluasnya digitalisasi layanan.



    Bioteknologi dan Rekayasa Hayati

    Bioteknologi memiliki peran strategis dalam bidang kesehatan, pangan, dan lingkungan.

    Jurusan ini mencakup pengembangan obat dan vaksin, rekayasa genetika tanaman, hingga inovasi pangan berkelanjutan. Tantangan global terkait krisis kesehatan dan ketahanan pangan membuat kebutuhan tenaga ahli bioteknologi diprediksi terus meningkat.

    Bisnis Digital dan Financial Technology (Fintech)

    Transformasi digital turut mengubah lanskap bisnis dan sektor keuangan.

    Jurusan bisnis digital dan fintech menggabungkan ilmu manajemen, keuangan, serta teknologi, termasuk sistem pembayaran digital, analisis risiko, dan pengembangan startup. Talenta yang memahami keuangan sekaligus teknologi menjadi semakin dibutuhkan seiring berkembangnya bank digital dan layanan finansial berbasis aplikasi.



    Teknik Lingkungan dan Energi Terbarukan

    Isu perubahan iklim dan transisi energi menjadi perhatian utama di banyak negara.

    Jurusan teknik lingkungan dan energi terbarukan berfokus pada pengelolaan limbah, pengembangan energi surya dan angin, serta penerapan prinsip keberlanjutan industri. Pertumbuhan sektor ekonomi hijau diperkirakan menciptakan banyak peluang kerja baru, seiring meningkatnya komitmen terhadap target emisi nol bersih.

  • Musprov ALTI Sumut, Wagub Surya Dorong Lari Trail Jadi Motor Prestasi dan Pariwisata

    Musprov ALTI Sumut, Wagub Surya Dorong Lari Trail Jadi Motor Prestasi dan Pariwisata

    Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menilai olahraga lari trail memiliki peran penting, tidak hanya dalam mencetak prestasi atlet, tetapi juga sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Provinsi Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sumut di Aula KONI Sumut, Jalan William Iskandar, Deliserdang, Jumat (6/2/2026).

    Menurut Surya, Sumatera Utara memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai lintasan lari trail berkelas dunia. Kawasan seperti Danau Toba, Bukit Lawang, Berastagi, hingga wilayah pegunungan di berbagai kabupaten dan kota dinilai mampu mendukung pengembangan lari trail berbasis sport tourism.



    “Kita memiliki modal utama yang tidak dimiliki semua daerah. Event lari trail terbukti mampu menghidupkan sektor pariwisata, perhotelan, dan ekonomi kreatif masyarakat setempat. Inilah kolaborasi antara olahraga dengan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Surya.

    Selain aspek pariwisata, Surya juga memberikan apresiasi terhadap capaian atlet ALTI Sumut yang sukses bersaing di papan atas pada eksibisi PON XXI 2024. Menyongsong PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, ia menekankan pentingnya pembinaan atlet yang terencana, terstruktur, dan berkesinambungan sejak usia dini.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI Bima Arya Sugiarto turut mengingatkan pentingnya aspek keselamatan seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari trail. Ia menyoroti fenomena “pelari konten” yang dinilai kerap mengabaikan kesiapan fisik dan pemahaman medan.



    “Catatan kami, ada korban meninggal di beberapa event karena kurangnya persiapan. Lari trail itu ekstrem, bisa melintasi gunung dan sungai hingga 100 KM lebih tanpa tidur. Maka, penting bagi pengurus untuk melakukan sosialisasi dan standardisasi kualifikasi prestasi,” tegas Bima.

    Bima juga mendorong jajaran pengurus ALTI Sumut untuk melibatkan seluruh kabupaten dan kota agar potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor sport tourism dapat dimaksimalkan melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan dan event lari trail.

    Sementara itu, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menyampaikan bahwa ALTI resmi bergabung sebagai anggota KONI Sumut sejak Desember lalu. Dengan status tersebut, ALTI memiliki hak dan kewajiban yang setara dengan cabang olahraga lainnya.

    “Kita harap ALTI bisa terus berjuang agar Cabor ini dipertandingkan secara resmi di PON XXII NTT-NTB mendatang,” ungkap Hatunggal.





    Ketua Umum ALTI Sumut Hendry Wahyudi menutup rangkaian Musprov dengan mengibaratkan forum ini sebagai water station bagi organisasi. Ia menyebut Musprov menjadi momentum evaluasi dan penataan strategi sebelum melangkah lebih jauh.

    “Kita sedang berada di water station. Intinya kita bersiap untuk berlari kembali menuju puncak. Dengan arahan dari pusat dan pemerintah daerah, kita pastikan ALTI Sumut tidak tersesat dalam meraih prestasi internasional,” pungkas Hendry.

  • Jelang Ramadan dan Idulfitri, Bobby Nasution Ingatkan Daerah Amankan Stok Pangan

    Jelang Ramadan dan Idulfitri, Bobby Nasution Ingatkan Daerah Amankan Stok Pangan

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta seluruh pemerintah daerah di Sumut untuk lebih waspada menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri. Langkah ini dinilai krusial untuk menahan laju inflasi sekaligus mencegah lonjakan harga kebutuhan masyarakat.

    Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi setiap menjelang hari besar keagamaan. Selain karena meningkatnya kebutuhan masyarakat lokal, permintaan dari provinsi lain juga turut memberi tekanan pada pasokan di Sumut.



    “Jaga betul barang-barangnya, seluruh wilayah di Sumut sama-sama puasa, semua meningkat kebutuhan bahan pokoknya, daerah lain sering meminta supply bahan pokok dari kita, jangan sampai kita kekurangan dan harga-harga jadi naik di daerah kita sendiri,” kata Bobby Nasution saat menghadiri high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Jumat (6/2/2026).

    Untuk mengantisipasi keluarnya bahan pokok ke daerah lain, Bobby Nasution mendorong optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia menyebut sejumlah komoditas yang kerap memicu inflasi di Sumut, seperti cabai, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging sapi, telur, dan ayam.

    Menurutnya, BUMD dapat menjadi instrumen strategis dengan membeli langsung dari petani melalui harga yang kompetitif, sehingga pasokan tetap berada di dalam daerah.



    “Perhatikan betul-betul distribusinya, saya juga minta tolong kepada Pak Kapolda dan Pak Kajati ikut memonitor ini, Pemda bisa memanfaatkan BUMD-nya, beli langsung ke petani dengan harga yang kompetitif,” ujarnya.

    Berdasarkan data per 2 Januari 2026, inflasi Sumut tercatat sebesar 3,81 persen (year on year), turun signifikan dibandingkan Desember 2025 yang berada di angka 4,66 persen. Bobby Nasution menilai capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor dalam pengendalian inflasi.

    “Akhir tahun lalu, kita di urutan keempat inflasi tertinggi, dan sekarang 3,81 persen, angka ini bukan sekadar angka, tetapi menunjukkan lebih dari itu, menunjukkan kolaborasi kuat kita menjaga inflasi, menjaga harga-harga barang tetap stabil,” katanya.





    Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumut Rudy Brando Hutabarat menekankan pentingnya komitmen seluruh daerah dalam mengendalikan inflasi. Hal tersebut tertuang dalam enam kesepakatan roadmap Pengendalian Inflasi Sumut menjelang Ramadan dan Idulfitri.

    Kesepakatan itu meliputi peningkatan frekuensi pasar murah, penambahan pasokan daging sapi dan kerbau, serta kerja sama dengan produsen ayam ras dan telur. Selain itu, juga mencakup pengendalian tarif administered price, penguatan sistem peringatan dini inflasi, serta sinergi TPID dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih beragam.

    “Pasar murah misalnya harus dilakukan di pasar tradisional, bukan di kantor kecamatan, kantor wali kota, karena dampaknya akan berbeda, kemudian tarif air, transportasi, distribusi juga perlu dikendalikan, jangan malah naik saat tekanan inflasi tinggi dan juga kita bersinergi dengan SPPG agar menunya tidak melulu telur, ayam, agar permintaan komoditi ini tidak meningkat,” kata Rudy Brando Hutabarat.





    Rapat tingkat tinggi TPID Sumut tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kajati Sumut Harli Siregar, serta Wakil Ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi. Hadir pula Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut, serta jajaran OPD terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.