Jumat, 16 Januari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Berita

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Hasil Pertanian Sebagai Bahan Peralatan Tepat Guna

Medan Aktual by Medan Aktual
23 Agustus 2022
in Berita, Pendidikan
0
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Hasil Pertanian Sebagai Bahan Peralatan Tepat Guna
193
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medan – Pembangunan di Indonesia menunjukkan kemajuan yang sangat pesat dengan meningkatnya jumlah populasi masyarakat Indonesia secara signifikan menyebabkan meningkatnya biaya kebutuhan akan bahan bangunan khususnya atap yang berfungsi sebagai pelindung konstruksi rumah dan isinya. Atap saat ini telah memiliki beragam jenis bahan dasar seperti atap berbahan dasar seng, tanah liat, dan komposit polimer.

Atap yang baik adalah atap yang awet, kuat, tahan lama, dan tahan terhadap kondisi cuaca. Di area modren ini atap berbahan komposit polimer banyak dikembangkan karena memiliki bobot yang ringan, kekuatan yang baik dan harga yang relatif murah. .

Disisi lain tanaman kelapa merupakan tanaman yang banyak dijumpai hingga pelosok Nusantara khususnya Indonesia, sehingga hasil alam berupa kelapa di Indonesia sangat melimpah. Pohon kelapa memiliki banyak manfaat bagi manusia salah satunya serat sabut kelapa. Secara tradisional serat sabut kelapa hanya dimanfaatkan untuk bahan pembuat sapu, keset, tali dan alat rumah tangga lainnya.

Seiring berkembangnya teknologi dibidang material seperti bahan serat alam, serat sabut kelapa saat ini dapat menjadi bahan penelitian komposit karena dapat dilakukan kombinasi serat alam sebagai bahan penguat komposit .

Serat sabut kelapa merupakan salah satu material alternatif yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan bahan komposit, menggunakan serat sabut kelapa sebagai bahan pembuatan atap rumah adalah suatu cara yang baik untuk mengurangi evolusi limbah alam seperti serat sabut kelapa. penggunaan serat sabut kelapa banyak digunakan karena serat sabut kelapa memiliki sifat tahan lama, tidak mudah patah, tahan terhadap air, tidak mudah membusuk, tahan terhadap jamur dan hama .

Selain berguna sebagi bahan pembuatan atap rumah, masyarakat juga dapat mengetahui cara mengelolah limbah serat sabut kelapa menjadi bahan material yang berguna dibidang industri maupun kontruksi. Melihat manfaat serat sabut kelapa yang begitu berpotensi untuk dikembangkan ini akan menarik sekali untuk melakukan suatu penelitian, bagaimana supaya serat sabut kelapa dapat lebih bermanfaat. Salah satunya yaitu dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan atap rumah .

Komposit serat merupakan jenis komposit yang menggunakan serat sebagai penguat komposit. Serat yang digunakan biasanya berupa serat gelas, serat karbon, serat aramid dan sebagainya. Serat ini bisa disusun secara acak maupun dengan orientasi tertentu bahkan bisa juga dalam bentuk yang lebih kompleks seperti anyaman.

Gambar 1. Atap komposit

Kegiatan yang dilakukan dalam program pemanfaatan rekayasa material industri komposit polimer di industru kontruksi dengan tujuan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang knsisten dan berkualitas. Untuk itu diperlukan penguasaan IPTEK dibidang pengembangan material kontruksi bangunan yang mendukung terlaksananya inovasi teknologi. Kita ketahui sekarang ini, kontruksi bangunan tempat tinggal, khususnya rumah hunian memiliki elemen yang relatif berat sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk instalasi[6]. Padahal jika darurat, dibutuhkan infrastruktur yang mudah dan cepat dalam proses instalasi. Jika ditinjau dari sisi material, tentunya diperlukan teknologi material ringan sehingga dapat dibawa dan dirakit oleh masyarakat[7]. Dari sisi sitem struktur, harus dapat mengakomodasi proses instalasi yang cepat dan memiliki kapasitas yang besar. Karena itu, memalalui penelitia kontruksi komposit serat alam, diharapkan dapat memperoleh teknologi material kontruksi yang ringan, cepat dalam proses instalasi dan memiliki kapasitas yang cukup baik.

Sudirman Lubis menjelaskan dengan demikian sifat mekaniknya pun harus lebih baik dari matriksnya. Ini menjadi syarat utama bahan penguat. Salah satu indikatornya yaitu ketika terjadi pembebanan lebih yang menyebabkan kegagalan pada komposit, maka yang gagal atau rusak terlebih dahulu adalah matriks dan bukan penguatnya. Sehingga jika penguatnya mengalami kegagalan terlebih dahulu maka sebenarnya bahan tersebut tidak bisa menjadi penguat dalam komposit. Jika matriks menempati persentasi volume di atas 50% maka penguat tidak lebih dari 50%.

Gambar 2. Cetakan Atap Komposit

Hal ini disebabkan karena jika penguatnya lebih besar daripada matriks maka akan mengurangi daya ikat antar permukaan, penguat dengan matriksnya. Akibatnya selanjutnya yaitu kekuatan komposit akan menurun. Oleh karena itu persentasi penguat dan matriks harus diatur sedemikian rupa agar keduanya dapat berfungsi secara maksimal.

Serat dalam bahan komposit berperan sebagai bagian utama yang menahan beban, sehingga besar kecilnya kekuatan bahan komposit sangat tergantung dari kekuatan serat pembentuknya. Semakin kecil bahan (diameter serat mendekati ukuran kristal) maka semakin kuat bahan tersebut, karena minimnya cacat pada material.

Serat dibedakan menjadi dua yaitu serat alam dan serat sintetis. Serat alam merupakan yang berasal dari alam misal enceng gondo, serabut kelapa, serat pisang dll, sedangkan serat sintetis adalah serat yang dibuat dari bahan-bahan an-organik. Pada umumnya serat sintetis yang kebanyakan digunakan adalah serat gelas, nylon,kevlar, serat karbon dan lain sebagainya.

Adapun dalam pelaksanan PKM tahun ini mitra yang kita libatkan ada dua komunitas yaitu, kelompok tani sinar jaya dan kelompok tani sejahtera yang berada di daerah kabupaten deli serdang dan berjarak sekitar 20 km dari universitas muhammadiyah sumatera utara

Tags: Atap komposit

Related Posts

Tampil di Kandang, Medan Falcons Tumbang dari Jakarta Garuda Jaya
Berita

Tampil di Kandang, Medan Falcons Tumbang dari Jakarta Garuda Jaya

15 Januari 2026
Kadispora Sumut Fokuskan Seluruh Pembinaan untuk PON 2028
Berita

Kadispora Sumut Fokuskan Seluruh Pembinaan untuk PON 2028

15 Januari 2026
Asprov dan Askab Tak Sinkron, PSSI Sumut Lakukan Evaluasi
Berita

Asprov dan Askab Tak Sinkron, PSSI Sumut Lakukan Evaluasi

15 Januari 2026
PSSI Sumut Ubah Total Struktur, Kongres 2026 Jadi Titik Balik
Berita

PSSI Sumut Ubah Total Struktur, Kongres 2026 Jadi Titik Balik

15 Januari 2026
Cara Lolos Beasiswa Bank Indonesia 2026: Syarat IPK, Berkas, dan Tips Seleksi
Artikel

Cara Lolos Beasiswa Bank Indonesia 2026: Syarat IPK, Berkas, dan Tips Seleksi

15 Januari 2026
Panduan Mahasiswa: Trik Proposal PKM-PM agar Didanai 2026
Artikel

Panduan Mahasiswa: Trik Proposal PKM-PM agar Didanai 2026

15 Januari 2026
Next Post
Dekan FT UMSU Lepas Mahasiswa Teknik MBKM Program Pertukaran Mahasiswa

Dekan FT UMSU Lepas Mahasiswa Teknik MBKM Program Pertukaran Mahasiswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Cara Mudah Cek KAJ Tahap 1 Februari 2025

Cara Mudah Cek KAJ Tahap 1 Februari 2025

2 Februari 2025
NIK Tak Terdaftar di Bansos Oktober 2025? Begini Cara Mengeceknya

NIK Tak Terdaftar di Bansos Oktober 2025? Begini Cara Mengeceknya

6 Oktober 2025
Modric Tolak Permintaan Hazard untuk Kenakan Nomor 10

Modric Tolak Permintaan Hazard untuk Kenakan Nomor 10

14 Juni 2019
Akhyar Tanam Pohon di Bantaran Sungai Belawan

Akhyar Tanam Pohon di Bantaran Sungai Belawan

13 Desember 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.