Medan – Ironi dualisme sepertinya menjadi trend yang sedang menjangkiti sendi-sendi kehidupan kelembagaan di Indonesia. Ramai dimedia massa terkait berita tentang dualisme, baik dualisme kepentingan, dualisme kepemimpinan, dualisme aturan/regulasi, dualisme organisasi/kelompok/partai dll. Dualisme-dualisme demikian cenderung terjadi akibat adanya konfik/pertentangan terlebih dahulu.
Dualisme pun dialami kalangan pemuda. Ini ditandai terbentuak dua kepemimpin KNPI. Dualisme itu pun menular ke Sumatera Utara. Di Sumut ada dua Ketua Umum KNPI. Yang satu diketuai Sugiat Santoso dan satu lagi Dodi Sutanto
Atas dasar itulah, Kadisporasu Baharuddin Siagian SH MH mengajak pemuda Sumut bersatu dengan menyatukan persepsi tentang apa dan bagaimana itu dualisme. Pendefenisian dualisme akan merujuk pada objek, konsep maupun konteks dualisme itu sendiri.
“Saya berharap seluruh pemuda Sumut mampu membangun dinamika dan perubahan sebagai kontribusi untuk meningkatkan komunikasi positif dalam konteks revitalisasi organisasi kepemudaan di Sumut”,kata Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi MSi yang diwakili Kadisporasu H Baharuddin SH MH pada Sarasehan Bersama Stakeholder Pemuda di Medan, Senin (9/4/2018).
Dikatakan, potensi dualisme Dalam konteks organisasi atau lembaga cukup banyak, namun yang sering terjadi adalah dualisme kelembagaan dan dualisme kepemimpinan. Adanya dua wadah atau lembaga yang memiliki identitas dan visi yang sama kemudian saling klaim berhak atas otoritas kelembagaan berdasarkan pada tafsiran berbeda terhadap regulasi yang sama, sedangkan dualisme kepemimpinan biasanya merujuk pada konflik struktural, dimana ada dua top leader atau pemangku kebijakan yang saling berburu pengaruh dalam menjalankan roda kelembagaan.
Guna memenuhi harapan yang positif tambah Gubsu, diperlukan komunikasi yang intens pada organisasi kepemudaan, kemahasiswaan dan kepelajaran sebagai objek pembinaan organisasi kepemudaan yang berorientasi pada inti pola dasar layanan kepemudaan”,ujarnya.
Sarasehan ini sendiri berlangsung sehari dan dihadiri Sakhyan Asmara, Ketua KNPI Sumut Sugiat Santoso. (wl))
















