Tanaman Hias Yang Dapat Kamu Hindari
Tanaman hias yang beracun menjadi ancaman tersembunyi saat menghias rumah, walaupun begitu tampulannya terlihat cantik dan menenangkan.
Orang banyak yang menempatkan tanaman sebagai hiasan pada ruang tamu, tempat tidur, sampai area kerja agar memperindah suasana dan membuat seolah-olah menjadi kesan alami.
Tetapi, tidak semua tanaman aman untuk manusia dan hewan peliharan.
Dan memiliki kandungan yang beracun yang bisa menyebabkan iritasi kulit, gangguan pernapasan, atau menjadi masalah penceraan saat tertelan.
Efeknyya emang ringan seperti gatal, tetapi dapat berakibat serius apabila tidak menanganinya segera.
Jadi karena itu, kamu penting untuk mengenali jenis-jenis tanaman yang berbahaya agar tetap bisa menikmati keindahannya tanpa risiko kesehatan.
Berikut 5 jenis tanaman hias yang beracun
1. Philodendron
Philodendron tanaman hias ini termasuk yang beracun yang cukup terkenal karena tampilannya tropis dan perawatannya mudah.
Daunnya yang besar dan hijau mengilap membuatnya sering menjadikannya sebagai dekorasi rumah atau kantor.
Tetapi, di balik keindahannya, tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat yang bisa menimbulkan reaksi berbahaya.
Jika menelan bagian tanaman ini, mulut akan merasakan seperti terbakar, dan pembengkakan pada tenggorokan, dan akan sulit menelan.
Tidak hanya menelan, getahnya pun jika mengenai kulit, dapat menimbulkan iritasi atau ruam merah.
Biasanya hewan peliharaan akan sangat sensitif pada racun ini dan dapat mengalami muntah, air liur berlebihan, atau hilangnnya nafsu makan.
Jika tetap ingin tanaman ini menjadi hiasan letakkan di area tinggi agar aman dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
2. Dieffenbachia
Baca Juga : Khasiat Daun Kelor: Tanaman Sejuta Manfaat, Waspadai Efek Sampingnya
Dieffenbachia atau daun bahagia biasa orang mengenalnya dengan daun hijau yang bercorak putih yang menarik.
Tetapi, getahnya memiliki kandungan kalsium oksalat yang dapat menyebabkan rasa panas, gatal, dan kemerahan pada kulit.
Akan lebih bahaya jika ada bagian tanaman ini tertelan.
Karena racun dalam getahnya dapat menyebabkan pembengkakan pada bibir, lidah, sampai tenggorokan yang dapat membuat sulit berbicara dan juga menelan.
Oleh sebab itu, harus menempatkannya ke tempat tinggi agar anak-anak susah menjangkau.
Dieffenbachia atau daun bahagia dikenal dengan daun hijau bercorak putih yang menarik.
Jika tetap ingin merawatnya, harus gunakan sarung tangan saat memangkas atau saat membersihkan daunnya, lalu cuci tangan hingga bersih agar tidak ada racun yang menempel.
3. Oleander
Oleander atau bunga jepun adalah tanaman hias yang beracun dengan bunga berwarna merah muda, putih, dan kuning yang tampak menawan.
Tapi, seluruh bagian tanaman ini mengandung glikosida jantung—zat beracun yang bisa mengganggu detak jantung manusia maupun hewan.
Tidak sengaja atau sengaja menelan sedikit saja bagian daun atau bunga dapat memicu mual, muntah, pusing, dan gangguan irama jantung.
Pada kasus ekstrem, racun ini bahkan bisa berakibat fatal.
Oleander sering menjadikannya sebagai tanaman pagar, tetapi sebaiknya menghindarinya apabila anda mempunya anak kecil atau hewan peliharan.
Tetapi Jika ingin merawat tanaman ini gunakan sarung tangan saat menyentuhnya dan hindari kontak langsung dengan getah tanaman ini.
4. Lidah Mertua
Lidah mertua atau biasanya mengenalnya dengan tanaman penyerap polusi yang kuat dan mudah merawatnya.
Walaupun terlihat aman, sansevieria mengandung senyawa saponin yang bersifat racun ringan.
Jika tertelan dalam jumlah banyak, dapat menyebabkan mual, muntah, dan sakit perut.
Efeknya lebih parah jika terkena pada hewan peliharaan karena sistem pencernaanya lebih sensitif.
Namun, bila cuman ingin menjadikannya dekorasi dan tanpa menyentuhnya, tanaman ini tetap tergolong aman.
Pastikan saja tidak ada yang mengunyah atau bermain dengan daunnya.
5. Wisteria
Wisteria termasuk tanaman hias yang beracun dengan bunga berwarna ungu menjuntai yang sering menghiasi taman bergaya Eropa atau Jepang.
Di balik keindahan bunga-bunganya, biji dan polong wisteria mengandung saponin berbahaya.
Kalau tertelan, racun ini dapat menyebabkan mual, muntah, pusing, dan sakit kepala.
Jika Menelan dalam jumlah banyak, efeknya dapat berpengaruh pada sistem saraf dan menimbulkan kejang ringan.
Meskipun jarang menyebabkan keracunan berat, anak-anak dan hewan peliharaan cenderung tertarik dengan bentuk bijinya yang menyerupai kacang.
Sebaiknya tanam wisteria jauh dari area bermain atau jalur lalu lintas hewan.
Kesimpulan
Walaupun 5 tanaman ini terlihat indah dan cocok untuk menjadi penghias ruang, atau tempat kerja, tetapi memiliki efek samping yang cukup berbahaya jika tidak hati-hati saat merawat tanaman tersebut.














