Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

7 Dampak Negatif Makanan Kaleng untuk Kesehatan, Berikut Penjelasannya

Maksum Rangkuti by Maksum Rangkuti
23 November 2025
in Artikel, Food, Health, Kesehatan
0
7 Dampak Negatif Makanan Kaleng untuk Kesehatan, Berikut Penjelasannya

7 Dampak Negatif Makanan Kaleng untuk Kesehatan, Berikut Penjelasannya

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dampak Negatif Makanan Kaleng untuk Kesehatan, Berikut Penjelasannya

Makanan kaleng sering kali menjadi pilihan praktis ketika seseorang membutuhkan makanan cepat saji. Dengan kepraktisan dan daya tahan yang lama, makanan kaleng seperti sarden, buah kaleng, dan tomat kaleng banyak dicari. Namun, di balik kenyamanannya, ada dampak buruk bagi kesehatan yang harus diwaspadai. Berikut adalah beberapa risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat konsumsi makanan kaleng secara berlebihan.




  • Bahaya Kanker karena Bahan Pengawet

    Makanan kaleng dikenal dengan daya tahannya yang lama, namun untuk mempertahankan kualitasnya, seringkali digunakan bahan kimia pengawet. Salah satu bahan kimia yang digunakan adalah bisphenol A (BPA), yang digunakan pada lapisan kaleng untuk mencegah korosi. Sayangnya, paparan berlebihan terhadap BPA dapat meningkatkan risiko kanker. Penelitian menunjukkan bahwa BPA dapat mengganggu fungsi hormon dan memicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

  • Gangguan Pencernaan dan Masalah Usus

    Selain BPA, makanan kaleng juga mengandung bahan kimia lain yang dapat merusak sistem pencernaan. Pengawetan makanan melalui pemanasan tinggi dapat mengurangi kandungan nutrisi penting dalam makanan. Di samping itu, bahan pengawet dan zat kimia lainnya bisa menyebabkan penumpukan dalam usus, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, atau perut kembung.




  • Peningkatan Risiko Diabetes}

    Di dalam makanan kaleng sering ditemukan zat tambahan yang disebut Bisphenol A (BPA). Zat ini dapat mengganggu sistem pengaturan gula darah dalam tubuh. BPA yang terpapar pada makanan kaleng dapat menghalangi fungsi insulin, yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah. Akibatnya, konsumsi makanan kaleng dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

  • Kekurangan Nutrisi

    Salah satu kelemahan makanan kaleng adalah kandungan nutrisinya yang rendah dibandingkan dengan makanan segar. Proses pengalengan yang melibatkan pemanasan pada suhu tinggi dapat merusak sebagian besar vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam bahan makanan. Oleh karena itu, meski praktis, makanan kaleng tidak memberikan manfaat gizi yang optimal seperti halnya makanan segar.




  • Gangguan Saluran Kemih dan Ginjal

    Pemanis buatan yang sering digunakan pada makanan kaleng, terutama pada buah kaleng, dapat menjadi masalah bagi kesehatan ginjal dan saluran kemih. Pemanis buatan ini sulit dicerna tubuh dan bisa menyebabkan gangguan pada ginjal, seperti peradangan atau infeksi saluran kemih. Pemanis ini juga dapat menambah beban pada organ tubuh yang bertanggung jawab untuk memproses racun, sehingga meningkatkan risiko gangguan ginjal.

  • Reaksi Alergi dan Iritasi Kulit

    Bahan tambahan yang digunakan dalam makanan kaleng, seperti pewarna buatan dan pengawet, dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Gejala yang umum muncul adalah gatal-gatal atau ruam merah pada kulit. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa jadi reaksi alergi tersebut menjadi lebih parah, dan dapat mengganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan.




  • Keracunan Makanan Akibat Bakteri

    Makanan kaleng yang tidak disimpan dengan benar atau dibiarkan terlalu lama bisa terkontaminasi bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini dapat berkembang biak dalam kaleng yang sudah rusak atau penyegelan yang tidak sempurna, menyebabkan keracunan makanan yang cukup serius. Gejala keracunan ini termasuk pusing, mual, dan muntah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan cara penyimpanan makanan kaleng.

Kesimpulan

Meskipun makanan kaleng menawarkan kenyamanan dan kemudahan, ada berbagai risiko kesehatan yang harus dipertimbangkan jika dikonsumsi secara berlebihan. Penyakit berbahaya seperti kanker, diabetes, gangguan pencernaan, dan keracunan makanan bisa terjadi akibat konsumsi makanan kaleng yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan kaleng secara bijak, dan lebih memilih makanan segar yang lebih bergizi untuk menjaga kesehatan tubuh. Jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa dan cara penyimpanan yang tepat agar makanan kaleng tetap aman untuk dikonsumsi.



Tags: Bahaya makanan kalengKeracunan makanan kalengRisiko kankerRisiko kanker makanan kaleng

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Cek Harga Emas Antam Terbaru Secara Online, Ini Cara dan Ketentuannya
Artikel

Harga Emas Antam di Medan Tembus Rp 3 Juta per Gram

30 Januari 2026
Tak Punya Lahan? Ini 7 Cara Menanam Cabai Tanpa Tanah Pakai Barang Bekas
Artikel

Tak Punya Lahan? Ini 7 Cara Menanam Cabai Tanpa Tanah Pakai Barang Bekas

29 Januari 2026
Ingin Teras Rumah Lebih Asri? Coba Pohon Kecil Berbunga Ini
Artikel

Ingin Teras Rumah Lebih Asri? Coba Pohon Kecil Berbunga Ini

29 Januari 2026
KKPD Jadi Sorotan: Kartu Kredit Pemerintah Daerah dan Dasar Hukumnya
Artikel

KKPD Jadi Sorotan: Kartu Kredit Pemerintah Daerah dan Dasar Hukumnya

29 Januari 2026
Next Post
Link Cek BLT Kesra dan Cara Cek PKH BPNT November 2025

Link Cek BLT Kesra dan Cara Cek PKH BPNT November 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Waspadai Jika Kita Sering Buang Air Kecil di Malam Hari

Waspadai Jika Kita Sering Buang Air Kecil di Malam Hari

8 April 2019
Berikut Jadwal, Link dan Cara Ceknya! Pengumuman Hasil Kelulusan PPPK Tahap 2 Tinggal Menghitung Hari

Berikut Jadwal, Link dan Cara Ceknya! Pengumuman Hasil Kelulusan PPPK Tahap 2 Tinggal Menghitung Hari

13 Juni 2025
Prediksi Waktu Pencairan Bansos BPNT Tahap 3 Tahun 2025

Prediksi Waktu Pencairan Bansos BPNT Tahap 3 Tahun 2025

18 Juli 2025
PBSI Sumut Dukung Kejuaraan Piala Pangkosekhanudnas III

PBSI Sumut Dukung Kejuaraan Piala Pangkosekhanudnas III

19 Februari 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.