Adab Saat Mendengar Adzan dan Iqamah
Adzan dan iqamah bukan hanya tanda waktu shalat, tetapi juga panggilan suci yang mengingatkan manusia untuk kembali kepada Allah.
Keduanya memiliki nilai spiritual yang tinggi, sehingga setiap Muslim perlu memahami adab saat mendengarnya agar ibadah menjadi lebih sempurna dan bernilai pahala besar.
Makna dan Keutamaan Adzan serta Iqamah
Adzan adalah seruan yang menandai masuknya waktu shalat, sedangkan iqamah menjadi tanda bahwa shalat segera dimulai.
Rasulullah SAW sangat menghormati momen ini dan bersabda bahwa siapa pun yang mendengar adzan lalu menjawabnya dengan penuh keimanan, maka dosanya akan diampuni.
Adzan dan iqamah juga menjadi pengingat agar umat Islam tidak lalai, serta bentuk kedisiplinan dalam menjaga waktu ibadah.
Adab Saat Mendengar Adzan
Ketika adzan berkumandang, hentikan segala aktivitas yang sedang dikerjakan.
Dengarkan dengan khusyuk dan jawab setiap lafaznya sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.
Ketika muadzin mengucapkan “Allahu Akbar”, jawab dengan kalimat yang sama.
Setelah adzan selesai, bacalah doa khusus yang disunnahkan untuk memohon syafaat Rasulullah di hari kiamat.
Hindari berbicara, tertawa, atau sibuk dengan hal lain yang mengurangi rasa hormat terhadap adzan.
Adab Saat Mendengar Iqamah
Saat iqamah dikumandangkan, sebaiknya bersiap untuk shalat.
Luruskan niat, perbaiki wudhu, dan segera menuju tempat shalat dengan tenang tanpa tergesa-gesa.
Rasulullah SAW melarang umatnya berlari menuju masjid, karena shalat bukan tentang kecepatan, melainkan kekhusyukan.
Saat iqamah berlangsung, hindari berbicara atau melakukan aktivitas lain, karena waktu tersebut adalah momen transisi menuju ibadah yang sakral.
Mengamalkan Adab Adzan dan Iqamah dalam Kehidupan Sehari-Hari
Menjaga adab terhadap adzan dan iqamah berarti menjaga hubungan dengan Allah.
Biasakan berhenti sejenak ketika mendengar adzan, walaupun sedang sibuk bekerja.
Orang tua juga sebaiknya menanamkan kebiasaan ini pada anak sejak dini.
Dengan membiasakan diri menghormati adzan dan iqamah, hati menjadi lebih tenang, hidup lebih teratur, dan suasana rumah terasa lebih berkah.
Kesimpulan
Adzan dan iqamah bukan sekadar tanda waktu, melainkan panggilan kasih sayang dari Allah kepada hamba-Nya.
Siapa yang menjaga adab saat mendengarnya akan mendapatkan ketenangan, keberkahan, dan kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta.
Mari biasakan diri berhenti, mendengarkan, dan menjawab panggilan ini dengan penuh khusyuk agar ibadah kita semakin bermakna.
















