Sebelum itu mari kita pelajari apa itu ibadah Shalat
Ibadah Shalat merupakan ibadah yang agung dalam ajaran Islam. Karena ibadah shalat adalah rukun islam yang kedua. Dan di akhirat nanti shalat merupakan amal yang pertama kali akan ditanyakan oleh Allah SwT kepada hamba-hambaNya.
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنْ انْتَقَصَ
مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ
Artinya: Sesungguhnya amal hamba yang paling pertama sekali diperhitungkan pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika didapati shalatnya sempurna, maka dicatat sebagai shalat yang sempurna. Tetapi jika kurang daripadanya sesuatu. (Allah) bertitah, “Lihatlah apakah kalian mendapatkan baginya suatu amalan suna untuk melengkapi apa-apa yang kurang dari fardhu itu dari amalan sunnahnya itu. Kemudian semua perbuatan diperlakukannya seperti itu.” (HR. Nasa’i dan Ibnu Majah)
Baca juga: Hal-Hal yang Membatalkan Shalat Menurut Islam
Dalam Al-Qur’an kata shalat disebutkan tidak kurang dari Sembilan puluh ayat dengan berbagai maknanya. Ada yang berarti do’a sebagaimana difirmankan dalam surat At-Taubah [9] ayat 103,
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Artinya: Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan, dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketentraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (Qur’an surah At-Taubah:103)
Ibadah Shalat juga berarti memberi berkah, sebagaimana yang difirmankan dalam Al-Qur’an surah (Al-Ahzab [33]: 56),
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا (٥٦)
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malakikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. (Al-Ahzab [33]: 56)
Dari dalam ayat tersebut terdapat kata salawat yang merupakan bentuk jamak dari kata salat yang berarti rahmat, doa, dan berkah, sebab ayat tersebut telah menyatakan bahwa Allah memberi rahmat dan berkah kepada Nabi dan juga para Malaikat mendoakan Nabi, serta kepada kaum muslimin diperintahkan untuk memohonkan rahmat bagi Nabi SAW.
Ibadah shalat secara syar’i iyalah menghadapkan jiwa kepada Allah SWT, yang dapat melahirkan rasa takut kepada Allah SWT dan bisa membangkitkan kesadaran yang dalam pada setiap jiwa terhadap kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Menurut Prof.Hasby Ash-Siddieqy, sholat ialah menggambarkan ruhus shalat atau jiwa shalat; yakni berharap kepada Allah dengan sepenuh hati dan jiwa raga, dengan segala kekhusyu’an di hadapan Allah dan ikhlas disertai dengan hati yang selalu berdzikir, berdoa, dan memuji-Nya.
Ibadah shalat juga memiliki banyak hikmah didalam nya
Adapun beberapa hikmah shalat yang perlu diketahui setiap Muslim dan bisa menambah semangat kita dalam menunaikan ibadah shalat, yaitu:
Mencegah diri dari perbutan mungkar
Mendidik menjadi Pribadi yang Disiplin
Melatih menjadi Pribadi yang Tangguh
Meninggikan Derajat
Membersihkan Kesalahan dan Dosa
Meraih Pertolongan Allah
Kesimpulan
Jangan lah kita meninggalkan shalat, karena ibadah shalat sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat muslim.

















