Awas Penipuan! Tautan Pendaftaran Bansos Digital Bukan dari Kemensos
Awas Penipuan! Tautan Pendaftaran Bansos Digital Bukan dari Kemensos. Informasi mengenai pendaftaran bantuan sosial (Bansos) melalui program Digitalisasi Bansos, beredar di Facebook [arsip] pada 20 Oktober 2025. Postingan tersebut menyertakan tautan pendaftaran yang bisa diakses melalui bansosdigital2.resmi-ri.com.
Akun itu mengimbau kepada masyarakat yang belum menerima Bansos PKH senilai Rp2.500.000 agar segera melakukan pendaftaran. Digital Bansos berlangsung dari bulan Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Apakah benar pemerintah meluncurkan program Digitalisasi Bansos mulai Oktober 2025 hingga Januari 2026 dengan nilai Rp2.500.000?
PEMERIKSAAN FAKTA
Dilansir dari Tempo.co yang melakukan verifikasi mengenai konten tersebut dengan melakukan pencarian gambar terbalik dan membandingkannya dengan sumber yang terpercaya. Hasilnya, tautan yang tertera dalam unggahan tersebut bukanlah situs resmi untuk mengakses sistem digitalisasi bansos.
Pemerintah sebenarnya telah mulai menguji sistem Digitalisasi Bansos di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis, 18 September 2025. Program ini mencakup identitas digital, pembayaran elektronik, dan pertukaran data.
Menurut Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, masyarakat yang berhak menerima manfaat bisa mendaftar langsung melalui portal Perlinsos dengan menggunakan otentikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi biometrik.
Namun, tautan resmi untuk pendaftaran bansos bisa diakses di https://perlinsos.kemensos.go.id, bukan tautan yang terdapat di unggahan klaim yang beredar.
Prosedur pendaftaran terbaru ini juga diinformasikan melalui unggahan di akun Instagram @dinsosppkb.banyuwangi pada 24 September 2024.
Tiga Alur Digitalisasi Bansos
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa terdapat tiga jalur digitalisasi bansos yang diterapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) di Banyuwangi, Jawa Timur. Tiga jalur digitalisasi bansos tersebut terdiri dari aspek hulu, tengah, dan hilir.
Pada aspek hulu terdapat data penerima manfaat bansos yang akan diperbaharui melalui sistem digital atau teknologi.
Teknologi ini merupakan bagian dari program pemerintah yang dikembangkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Sistem digital ini akan mengintegrasikan seluruh informasi penerima manfaat mulai dari identitas kependudukan digital (IKD) hingga biometrik melalui pengenalan wajah. Kedua sistem ini nantinya akan dapat mengenali calon penerima manfaat.
Penyaluran bantuan sosial akan dilakukan melalui Payment ID- sebagai bagian hilir dari jalur digitalisasi bansos. Teknologi berfungsi sebagai penghubung antara data dan Payment ID.
KESIMPULAN
Verifikasi yang dilakukan oleh Tempo.co menyimpulkan bahwa tautan yang diklaim untuk pendaftaran bansos digital adalah tidak benar.
Sumber : https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-tautan-pendaftaran-bansos-digital-2082234

















