Bangga! 8 Universitas Muhammadiyah Masuk Daftar Kampus Terbaik Asia Versi QS 2026
Dunia pendidikan tinggi Indonesia kini kembali menorehkan prestasi membanggakan di kanca Internasional.
Delapan universitas di bawah naungan Muhammadiyah resmi masuk dalam daftar Kampus Terbaik Asia versi QS Asia University Rankings (AUR) 2026 yang dirilis pada 4 November 2025.
Capaian ini membuktikan bahwa kampus Muhammadiyah tidak hanya unggul secara nasional, tetapi juga diakui di kancah internasional.
Kabar ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi swasta berbasis nilai keislaman dan kemanusiaan mampu berkompetisi di tingkat Asia.
Peringkat yang diperoleh kampus Muhammadiyah ini sekaligus menunjukkan keseriusan mereka dalam meningkatkan mutu akademik, riset, dan kolaborasi global.
Daftar 8 Universitas Muhammadiyah Terbaik di Asia Versi QS 2026
Berdasarkan hasil pemeringkatan QS Asia University Rankings 2026, delapan universitas Muhammadiyah berikut berhasil masuk daftar kampus terbaik di Asia:
1. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
UMSU menorehkan pencapaian luar biasa dengan menembus peringkat ke-445 Asia dan menjadi salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia.
Kampus ini mendapatkan skor tinggi pada indikator mobilitas mahasiswa internasional dan reputasi akademik.
2. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
UMY mencatat peningkatan signifikan dengan berada di peringkat ke-526 Asia. Kampus ini dikenal aktif menjalin kolaborasi riset internasional dan memiliki reputasi global yang terus meningkat.
3. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
UMS kembali mempertahankan posisinya sebagai salah satu universitas Muhammadiyah dengan rekognisi internasional yang konsisten. Kampus ini banyak mengembangkan penelitian dan kerja sama lintas negara.
4. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
UMM turut masuk daftar QS Asia 2026 berkat komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan, inovasi riset, serta aktivitas internasionalisasi.
Kampus ini juga aktif memperluas jaringan akademik dengan berbagai universitas di luar negeri.
5. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
UAD terus menunjukkan kemajuan pesat dalam publikasi ilmiah dan pengabdian masyarakat berbasis penelitian. Prestasi ini menegaskan UAD sebagai kampus Muhammadiyah yang produktif dan berdaya saing di level Asia.
6. Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar)
Unismuh Makassar berhasil masuk dalam kelompok peringkat 1.201–1.300 Asia. Ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kampus di kawasan Indonesia Timur yang mampu menembus pemeringkatan internasional bergengsi.
7. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA)
UHAMKA menunjukkan kiprah globalnya melalui kolaborasi akademik dan penguatan publikasi internasional.
Masuknya UHAMKA dalam QS Asia 2026 mempertegas reputasinya sebagai kampus unggulan di bidang pendidikan dan penelitian.
8. Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
UMP melengkapi daftar kampus Muhammadiyah terbaik Asia berkat peningkatan performa riset, pengajaran, dan kerja sama internasional.
Kampus ini aktif mendorong dosen dan mahasiswa berpartisipasi dalam program pertukaran serta publikasi global.
Makna dan Dampak bagi Dunia Pendidikan
Masuknya delapan universitas Muhammadiyah dalam QS Asia University Rankings 2026 menjadi bukti bahwa perguruan tinggi berbasis keislaman mampu bersaing dengan universitas ternama di kawasan Asia.
Capaian ini juga mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan tinggi di bawah Persyarikatan Muhammadiyah.
Selain itu, keberhasilan ini diharapkan dapat memperluas kerja sama internasional, membuka peluang beasiswa, serta meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen.
Reputasi yang baik di tingkat Asia juga menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing lulusan Muhammadiyah di pasar kerja global.
Kesimpulan
Prestasi delapan kampus Muhammadiyah dalam QS Asia University Rankings 2026 menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan tinggi Indonesia.
Dengan semangat “berkemajuan”, universitas-universitas Muhammadiyah telah menunjukkan bahwa nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan profesionalisme dapat berjalan beriringan dalam membangun reputasi global.
Kini saatnya seluruh civitas akademika Muhammadiyah terus memperkuat kolaborasi riset, memperluas jejaring internasional, dan meningkatkan kualitas pengajaran agar mampu mempertahankan bahkan melampaui prestasi.
















