Banjir Kembali Terjadi di Medan, Warga Resah
Kota Medan kembali dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur pada Kamis dini hari (16 Oktober 2025). Warga pun merasa jenuh karena banjir ini terjadi hanya beberapa hari setelah peristiwa serupa pada Minggu (12 Oktober 2025).
Kejadian banjir yang berulang ini menimbulkan keresahan dan menyoroti pentingnya penanganan banjir yang efektif di Kota Medan.
Penyebab Banjir di Medan: Jalan Speksi dan Bangunan Liar
Menurut Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan, H.T Bahrumsyah SH MH, penyebab banjir bukan hanya terkait kinerja Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), tapi juga peran Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Kota Medan.
Bahrumsyah menjelaskan bahwa banyak bangunan liar yang berdiri di atas jalan speksi — yakni jalur yang dibangun di sepanjang aliran sungai atau saluran irigasi. Bangunan ilegal ini menghambat aliran air dari drainase menuju sungai, sehingga banjir sulit diatasi.
Kritik Terhadap Dinas Perkim Medan
Wakil Ketua Komisi III DPRD Medan ini mencontohkan kondisi di Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, di mana sejumlah bangunan berdiri kokoh di atas jalan speksi. Kondisi ini menyebabkan air tidak bisa mengalir dengan lancar, sehingga memicu banjir.
Sayangnya, Dinas Perkim Kota Medan kurang serius menangani persoalan ini. Bahrumsyah menegaskan bahwa Kepala Dinas Perkim, John Ester Lase, harus ikut bertanggung jawab atas banjir yang terjadi karena membiarkan bangunan liar berdiri di jalur kritis tersebut.
Pentingnya Sinergi Antar Dinas untuk Solusi Banjir Medan
Bahrumsyah menegaskan, Dinas SDABMBK tidak akan efektif memperbaiki sistem drainase jika Dinas Perkim tidak menertibkan bangunan di atas jalan speksi terlebih dahulu. Menurutnya, koordinasi antar dinas harus ditingkatkan demi mengatasi banjir yang berulang di Medan.
Kesimpulan
Banjir yang terus terjadi di Kota Medan menjadi peringatan penting bahwa penanganan banjir harus melibatkan seluruh stakeholder, terutama peran aktif Dinas Perkim dalam menertibkan bangunan ilegal.
Dengan sinergi yang baik dan tindakan tegas, diharapkan banjir di Medan bisa diminimalisir di masa depan.
















