Bansos Beras 10 Kg Cair Juni–Juli 2025! Bagaimana Penyalurannya?
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial berupa beras 10 kilogram per bulan kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang digulirkan untuk mendukung daya beli kelompok rentan selama Juni dan Juli 2025.
Total Bantuan dan Jumlah Penerima
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menyatakan bahwa sebanyak 180.000 ton beras akan disalurkan setiap bulan, dengan total keseluruhan 360.000 ton untuk dua bulan. Bantuan tersebut ditujukan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
“Kami akan menyalurkan 180 ribu ton setiap bulan kepada masyarakat kurang mampu. Totalnya selama dua bulan menjadi 360 ribu ton,” ujar Amran dalam konferensi pers di Istana Presiden, Senin (2/6/2025).
Stok Beras Nasional Aman
Pemerintah menjamin bahwa program ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras nasional. Saat ini, stok beras mencapai lebih dari 4 juta ton, jumlah tertinggi dalam 57 tahun terakhir.
“Stok kita lebih dari 4 juta ton. Kita hanya keluarkan 360 ribu ton untuk bansos. Bahkan bulan ini kita bisa serap 400–500 ribu ton,” kata Amran.
Bantuan Ganda: Beras dan Kartu Sembako
Selain beras, pemerintah juga memberikan tambahan kartu sembako senilai Rp200.000 per bulan selama Juni dan Juli 2025. Total anggaran untuk penebalan bansos ini mencapai Rp11,93 triliun.
Kenapa Disalurkan ke Daerah Non-Produsen?
Strategi distribusi ke daerah non-penghasil beras bertujuan untuk melindungi Nilai Tukar Petani (NTP). Pada Mei 2025, NTP tercatat meningkat ke angka 121,15, dibandingkan 116,71 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kita harus jaga agar NTP tidak turun. Kalau turun, petani akan rugi. Jadi penyaluran bansos ini diarahkan ke daerah yang tidak berdampak langsung pada produksi,” kata Amran.
Penyaluran bantuan beras 10 kg per bulan selama Juni dan Juli 2025 merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan dan melindungi masyarakat kurang mampu. Dengan fokus distribusi pada daerah non-produsen, langkah ini juga mendukung petani lokal melalui pengendalian harga yang adil.
Pastikan keluarga Anda tercatat sebagai penerima manfaat di DTKS agar bisa mendapatkan bantuan ini. Pantau terus info resmi dari pemerintah untuk pembaruan jadwal dan lokasi pencairan.

















