Bansos BPNT Tahap Akhir 2025
Pencairan bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap akhir 2025 mulai memasuki periode paling ditunggu, yaitu Oktober–Desember 2025. Pada triwulan IV ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan total bantuan sebesar Rp600.000 untuk tiga bulan sekaligus (Rp200.000 per bulan).
Program ini berbeda dengan bantuan sosial lainnya karena penyalurannya menggunakan mekanisme elektronik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Saat ini, penyaluran BPNT 2025 memasuki tahap 4 (triwulan IV-2025), yang mencakup bulan Oktober, November, dan Desember.
Baca Juga : Pencairan BPNT Sudah Mulai Muncul, Ini Cara Cek Saldo BPNT Di KKS
Apa Itu BPNT?
Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2019, bansos BPNT 2025 adalah bantuan sosial nontunai yang disalurkan pemerintah melalui saldo uang elektronik setiap bulan. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli bahan pangan tertentu di e-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong), yaitu tempat belanja sembako yang bekerja sama dengan bank penyalur.
Penyaluran BPNT dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau melalui Kantor Pos untuk penerima yang tidak memiliki rekening bank.
Pada tahun 2025, Kemensos menyalurkan BPNT dalam empat tahap:
- Tahap 1 (Jan–Mar 2025)
- Tahap 2 (Apr–Jun 2025)
- Tahap 3 (Jul–Sep 2025)
- Tahap 4 (Okt–Des 2025)
Jika kamu menerima bansos BPNT pada Desember 2025, pencairan tersebut merupakan bagian dari BPNT Tahap 4.
Syarat Penerima BPNT
Tidak semua masyarakat berhak menerima bantuan pangan non tunai ini. Kemensos telah menetapkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima, antara lain:
- Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP yang masih berlaku
- Terdaftar dalam basis data DTSEN atau DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebagai keluarga kurang mampu
- Masuk dalam kategori desil 1 sampai 4 berdasarkan klasifikasi tingkat kesejahteraan
- Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI, atau anggota Polri beserta keluarganya
- Tidak sedang menerima bantuan sosial sejenis dalam periode yang sama
- Memiliki kondisi ekonomi yang sesuai dengan indikator kemiskinan yang ditetapkan pemerintah
Penetapan penerima dilakukan melalui mekanisme pemutakhiran data yang melibatkan pemerintah daerah, mulai dari tingkat RT/RW hingga kecamatan. Proses verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Mengapa Penting Mengecek Status BPNT Secara Online?
Setiap daerah bisa memiliki jadwal pencairan yang berbeda tergantung kesiapan administrasi dan distribusi lapangan. Oleh karena itu, penerima manfaat disarankan:
- Memantau status BPNT secara rutin
- Memastikan periode bantuan sudah muncul “OKT–DES 2025”
- Menghubungi pendamping sosial jika data belum muncul
- Menyelaraskan data diri sesuai KTP untuk menghindari kekeliruan
Cara mengecek bansos BPNT 2025 lewat HP
1. Cek bansos BPNT 2025 via Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap)
- Lakukan verifikasi keamanan sesuai petunjuk di layar
- Klik “Cari Data” untuk menampilkan hasil.
Jika Anda terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan nama, jenis bantuan (BPNT), status “YA”, dan periode pencairan “OKT-DES 2025”.
2. Cek bansos BPNT 2025 di situs cek bansos kemensos go id 2025
- Buka laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data sesuai KTP dan masukkan kode verifikasi yang tertera
- Klik tombol “Cari Data”
Jika terdaftar sebagai penerima BPNT, hasil pencarian cek bansos akan menampilkan nama, jenis bansos (Sembako/BPNT), dan periode pencairan “OKT-DES 2025”.
BPNT tahap 4 2025 kapan cair?
Pencairan BPNT tahap 4 dilakukan secara bertahap, mulai Oktober hingga Desember 2025. Jadwal pencairan di tiap daerah bisa berbeda, tergantung kesiapan administrasi dan distribusi di lapangan.
Masyarakat disarankan rutin cek BPNT 2025 lewat aplikasi atau situs resmi Kemensos agar tidak ketinggalan informasi pencairan.
Kesimpulan
Pencairan BPNT Tahap Akhir 2025 sebesar Rp600 ribu bisa kamu cek dengan mudah menggunakan HP lewat aplikasi atau situs resmi Kemensos

















