Bansos Medan 2025: Kenapa Ada KPM yang Dicoret dari Daftar Penerima?
Program bantuan sosial (bansos) tahun 2025 di Kota Medan masih terus berjalan untuk membantu warga yang membutuhkan.
Namun, sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapati nama mereka tidak lagi tercantum dalam daftar penerima.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat: kenapa ada KPM yang dicoret dari daftar penerima bansos?
Alasan KPM Dicoret dari Daftar Bansos
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sosial menegaskan bahwa pencoretan nama KPM dilakukan berdasarkan hasil validasi dan verifikasi data terbaru. Beberapa alasan umum di antaranya:
- Kondisi ekonomi membaik – Keluarga yang sudah tidak memenuhi kriteria miskin atau rentan miskin otomatis dikeluarkan dari daftar.
- Data ganda – Nama yang tercatat lebih dari satu kali dalam sistem akan dihapus agar tidak terjadi tumpang tindih.
- Perubahan data keluarga – Misalnya pindah domisili, meninggal dunia, atau perubahan status kependudukan.
- Tidak melakukan validasi – KPM yang tidak memperbarui data sesuai jadwal bisa kehilangan hak menerima bansos.
- Ketidaksesuaian dengan DTSEN/P3KE – Data yang tidak sesuai dengan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau P3KE akan dicoret.
Proses Pemerintah dalam Validasi Data
Setiap tahun, pemerintah melakukan validasi untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Petugas Dinas Sosial bersama aparat kelurahan dan RT/RW turun langsung mengecek kondisi keluarga penerima.
Data kemudian diperbarui melalui DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang menjadi acuan utama penyaluran bantuan.
Apa yang Bisa Dilakukan Warga Jika Dicoret?
Bagi warga Medan yang merasa berhak namun namanya dicoret dari daftar KPM, ada langkah yang bisa ditempuh:
- Menghubungi kelurahan atau pendamping bansos untuk klarifikasi.
- Mengajukan usulan perbaikan data melalui musyawarah kelurahan (muskel).
- Melengkapi dokumen identitas seperti KTP, KK, dan bukti lain untuk mendukung pengajuan.
- Menunggu verifikasi ulang dari Dinas Sosial Kota Medan sebelum nama kembali masuk daftar penerima.
Kesimpulan
Pencoretan KPM dari daftar penerima bansos Medan 2025 bukan tanpa alasan.
Pemerintah berusaha menyalurkan bantuan lebih tepat sasaran dengan melakukan validasi berkala.
Warga yang merasa dirugikan bisa mengajukan perbaikan data agar tetap mendapat haknya.
Dengan langkah ini, diharapkan bansos benar-benar menyentuh keluarga yang paling membutuhkan.

















