Bansos Oktober 2025 Cair, Siapkan HP dan Cek ATM Kamu!
Bansos Oktober 2025 Cair, Siapkan HP dan Cek ATM Kamu! Pergantian bulan Oktober menandai dimulainya fase baru penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di berbagai wilayah di Indonesia.
Bansos yang disalurkan setiap bulan sepanjang tahun bertujuan untuk meringankan beban biaya hidup keluarga yang kurang mampu serta menjaga ketahanan pangan rumah tangga, sambil membantu pengendalian inflasi.
Pernyataan ini disampaikan oleh pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Airlangga menyatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan kebijakan untuk menambah bansos bagi 30 juta keluarga yang menerima manfaat dan juga para pekerja pada kuartal IV tahun 2025.
“Pemerintah akan memberikan tambahan stimulus (penebalan) pada kuartal IV. Arahan Bapak Presiden adalah agar tambahan stimulus ini menjangkau sampai desil ke-4 atau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat (KPM), termasuk pekerja,” ujar Airlangga, pada Rabu (1/10) yang lalu.
Di samping itu, terdapat sekitar 4 jenis bansos yang akan kembali disalurkan dengan mekanisme yang sama, meskipun terdapat sedikit perubahan dalam pembaruan data dibandingkan sebelumnya.
Maka dari itu, apa saja jenis bansos yang akan disalurkan khususnya pada bulan Oktober 2025 ini?
4 Daftar Bansos Cair Edisi Oktober 2025
Penting untuk dicatat, bansos yang dimaksud adalah jenis yang telah berlangsung selama tahun 2025, yang disalurkan di luar bulan lainnya, dan baru diperbarui pada bulan Oktober 2025 ini.
Keempat bansos tersebut telah dibahas dan diperkuat selama beberapa bulan terakhir, antara lain:
1. Program Keluarga Harapan
Bansos Program Keluarga Harapan, atau yang lebih dikenal dengan singkatan PKH, akan terus dicairkan pada bulan Oktober 2025 dengan skema yang tetap sama seperti bulan-bulan sebelumnya.
Bantuan ini bersifat kondisional dan ditujukan untuk keluarga miskin serta rentan dengan tujuan untuk memutus siklus kemiskinan.
Penyaluran PKH dilakukan secara bertahap empat kali selama setahun, yaitu: Januari-Maret (Tahap I), April-Juni (Tahap II), Juli-September (Tahap III), dan Oktober-Desember (Tahap IV).
Dengan demikian, pencairan tahap keempat PKH akan berlangsung pada bulan Oktober 2025. Penyalurannya dapat dilakukan melalui bank atau kantor pos, menggunakan sistem tunai maupun non-tunai.
2. Bantuan Pangan Non Tunai
Selanjutnya, bantuan yang sering kali digabung dengan PKH adalah Bantuan Pangan Non Tunai, atau disingkat BPNT.
BPNT juga akan ditransfer pada bulan Oktober dengan sistem yang sama, namun terdapat pembaruan yang sedikit berbeda dalam hal pendataannya.
Program reguler dari Kemensos ini memberikan dukungan untuk kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat (KPM) dengan memberikan saldo yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.
Tidak semua pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berhak otomatis menerima bantuan ini, sebab hanya individu tertentu yang terdaftar dan memenuhi syarat tertentu saja.
3. Beras 10 kg per KPM
Jenis bantuan ini sebenarnya sudah berjalan bersamaan dengan beberapa bansos lainnya seperti PKH dan BPNT.
Sistem penyaluran yang mirip memungkinkan pemerintah menargetkan penyaluran kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat pada bulan Oktober dan November 2025.
Bantuan ini diberikan sekaligus atau dalam bentuk rapel.
- Periode I (Oktober 2025): Beras 10 kg
- Periode II (November 2025): Beras 10 kg.
4. Bantuan Minyak Goreng 2 Liter
Selain bantuan beras 10 kg, peserta yang termasuk dalam Keluarga Penerima Bantuan (KPM) diharapkan juga akan menerima jenis bantuan lain yang merupakan kebutuhan pokok, yakni minyak goreng.
Bantuan minyak goreng ini direncanakan akan disalurkan bersamaan dengan beras untuk 18,3 juta KPM pada bulan Oktober dan November 2025.
Program bantuan pangan beras dan Minyakita adalah bagian dari 17 paket kebijakan ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah untuk tahun 2025 dan 2026.
Cara Memeriksa Nama untuk 4 Bansos di Atas
1. Cara Memeriksa Penerima Bansos BPNT dan PKH Oktober 2025
– Situs Kemensos
Salah satu metode yang paling sederhana dan dapat dipercaya untuk mengecek status bantuan sosial dari Kemensos adalah melalui situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia.
- Kunjungi situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
- Pilih Provinsi dan Kabupaten/Kota sesuai dengan tempat tinggalmu.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom yang disediakan.
- Klik tombol Cari Data untuk mengetahui apakah kamu terdaftar sebagai penerima bansos.
– Melalui Aplikasi Cek Bansos
Di samping website, Kementerian Sosial juga menawarkan aplikasi mobile yang mempermudah masyarakat dalam memeriksa status bansos.
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos Kemensos.
- Masuk dengan akun yang sudah ada atau buat akun yang baru.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data mengenai wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa).
- Tulis nama sesuai dengan KTP.
- Pastikan data yang dimasukkan benar, lalu tekan “Cari Data”.
2. Beras 10 kg per KPM
- Buka situs resmi https://cekbansos. kemensos. go. id/.
- Selanjutnya, pilih area domisili pada kolom “Wilayah PM”.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP pada kolom “Nama PM”.
- Kemudian, ketik kode captcha yang muncul dan klik tombol “Cari Data”.
Tunggu hingga sistem menampilkan informasi penerima (KPM), usia, jenis bantuan, status penyaluran, dan periode penyaluran.
3. Bantuan Minyakkita 2 L
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id atau klik tautan ini;
- Kemudian, masukkan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan;
- Lalu, isikan nama lengkap sesuai KTP;
- Masukkan dua kata yang muncul dalam kotak kode;
- Jika huruf kode tidak terbaca jelas, klik ikon penyegaran untuk mendapatkan kode yang baru;
- Lalu tekan tombol cari data.
Sumber: https://priangan.tribunnews.com/nasional/74751/siapkan-hp-dan-cek-atm-4-bansos-baru-cair-lagi-di-oktober-2025-ada-lanjutan-bpnt-dan-pkh?page=3&s=paging_new.

















