Bansos untuk Pemegang KKS di Medan Mulai Cair, Begini Cara Cek Nya
Kabar baik datang bagi masyarakat Kota Medan.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada periode akhir tahun 2025.
Ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) kini bisa mencairkan dana bantuan melalui bank penyalur yang telah ditunjuk pemerintah.
Program bansos ini mencakup berbagai jenis bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di daerah perkotaan seperti Medan.
Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengecek status pencairan dana bansos secara mandiri, tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau bank.
Jenis Bantuan yang Diterima Pemegang KKS
Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berhak menerima beberapa jenis bantuan yang disalurkan melalui rekening elektronik. Berikut rincian jenis bantuan yang bisa diterima:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH ditujukan bagi keluarga miskin yang memiliki komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Misalnya, keluarga dengan anak sekolah, ibu hamil, penyandang disabilitas, atau lansia.
Nilai bantuan bervariasi antara Rp900.000 hingga Rp3.000.000 per tahun tergantung komponen yang dimiliki. - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Penerima BPNT mendapatkan bantuan senilai Rp200.000 per bulan yang disalurkan dalam bentuk saldo elektronik. Dana tersebut bisa digunakan untuk membeli bahan pangan seperti beras, telur, dan minyak di e-warong (warung elektronik) yang bekerja sama dengan bank penyalur.
Tambahan Bantuan Sosial Sementara (opsional)
Dalam beberapa periode, pemerintah juga memberikan tambahan bantuan, seperti BLT El Nino atau bantuan kompensasi pangan, untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
Cara Cek Status Pencairan Bansos Melalui HP
Bagi warga Medan yang ingin memastikan apakah dana bansos sudah cair, kini proses pengecekan bisa dilakukan secara mudah dan cepat melalui HP. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi Kemensos:
Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id. - Masukkan data penerima:
Ketik nama lengkap sesuai KTP, pilih provinsi, kabupaten/kota (Medan), kecamatan, dan kelurahan tempat tinggal. - Ketik kode verifikasi (captcha):
Masukkan kode yang muncul di layar untuk verifikasi keamanan. - Klik tombol “Cari Data.”
Sistem akan menampilkan informasi apakah nama Anda termasuk dalam daftar penerima bansos, jenis bantuan yang diterima, serta status pencairannya (sudah cair atau belum).
Selain situs Kemensos, warga juga bisa mengecek melalui aplikasi “DTSEN” yang bekerja sama dengan bank penyalur seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Melalui aplikasi tersebut, pemegang KKS bisa memantau saldo bantuan, lokasi e-warong, dan jadwal pencairan.
Langkah Aman Saat Mengecek Bansos Online
Untuk menjaga keamanan data pribadi, penerima manfaat perlu berhati-hati saat mengecek status bansos secara online. Berikut beberapa tips penting:
- Pastikan hanya mengakses situs resmi Kemensos atau aplikasi resmi bank penyalur.
- Jangan membagikan NIK dan nomor rekening KKS kepada pihak yang tidak dikenal.
- Hindari tautan yang dikirim melalui pesan singkat atau media sosial yang mencurigakan.
- Laporkan ke pihak kelurahan atau pendamping sosial jika menemukan indikasi penipuan.
Langkah-langkah ini penting agar masyarakat tetap terlindungi dari modus penipuan yang sering muncul menjelang pencairan bansos.
Kesimpulan
Pencairan bansos untuk pemegang KKS di Kota Medan sudah mulai dilakukan sejak akhir Oktober 2025.
Masyarakat bisa melakukan pengecekan status pencairan dengan mudah melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi bank penyalur tanpa harus datang ke lokasi.
Dengan sistem digital yang transparan, pemerintah berharap penyaluran bantuan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan bebas dari kecurangan.
Warga Medan diimbau untuk rutin memeriksa status bantuan agar dana yang telah disalurkan tidak tertunda penggunaannya.

















