Begini Cara Ambil Bansos di Medan, Bisa Melalui Kantor Pos atau Bank Himbara
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kota Medan.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi, terutama mereka yang tergolong keluarga berpenghasilan rendah.
Menariknya, kini proses pencairan bansos bisa dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu Kantor Pos dan Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang mencakup BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Sistem penyaluran ganda ini dibuat agar masyarakat lebih mudah mengakses bantuan tanpa perlu menempuh jarak jauh atau mengantre lama.
Dengan cara ini, warga Medan yang terdaftar sebagai penerima manfaat dapat menyesuaikan metode pencairan sesuai lokasi dan fasilitas terdekat.
Pemerintah berharap mekanisme ini mampu mempercepat proses distribusi bantuan, sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi.
Jenis Bantuan yang Disalurkan di Medan
Pada periode ini, warga Medan bisa menerima beberapa jenis bantuan sosial, antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH) – diperuntukkan bagi keluarga miskin dengan anggota keluarga berupa ibu hamil, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) – diberikan dalam bentuk saldo elektronik di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warung.
- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Daerah – dukungan tambahan dari pemerintah daerah untuk keluarga yang belum mendapatkan bansos pusat.
Masyarakat bisa mengecek jenis bantuan yang diterima melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi “Cek Bansos” hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Cara Ambil Bansos Lewat Kantor Pos
Salah satu jalur paling umum bagi penerima manfaat di Medan adalah melalui Kantor Pos Indonesia.
Prosesnya dibuat sederhana agar mudah diikuti oleh semua kalangan, termasuk lansia atau masyarakat yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital.
Berikut langkah-langkahnya:
- Tunggu pemberitahuan resmi melalui surat undangan atau SMS dari Kemensos yang berisi jadwal pengambilan.
- Datang ke Kantor Pos terdekat sesuai jadwal yang tertera.
- Bawa dokumen penting seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Tunjukkan surat undangan atau pesan pemberitahuan kepada petugas.
- Setelah verifikasi selesai, petugas akan langsung menyerahkan uang tunai bansos di loket pembayaran.
Bagi penerima lanjut usia atau yang memiliki keterbatasan mobilitas, petugas Kantor Pos dapat mengantarkan bantuan langsung ke rumah, sesuai kebijakan penyaluran khusus dari Kemensos.
Cara Ambil Bansos Melalui Bank Himbara
Selain Kantor Pos, warga Medan juga bisa mencairkan bantuan melalui Bank Himbara, yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Proses pencairan dilakukan secara elektronik dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berfungsi seperti kartu ATM.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Pastikan nama kamu terdaftar di DTSEN dan memiliki KKS aktif.
- Datang ke mesin ATM Bank Himbara terdekat atau ke agen bank (BRILink, Mandiri Agen, BTN Link, dan sebagainya).
- Masukkan KKS dan PIN untuk mengakses saldo.
- Lihat informasi saldo bantuan yang sudah masuk, kemudian tarik tunai sesuai kebutuhan.
- Jika ingin menggunakan dana bantuan untuk belanja, kamu juga bisa menggunakannya di e-warung atau mitra resmi yang bekerja sama dengan pemerintah.
Pencairan melalui bank ini dinilai lebih praktis dan efisien karena bisa dilakukan kapan saja tanpa terikat waktu pelayanan kantor.
Selain itu, sistem perbankan juga menjamin keamanan dana bantuan agar tidak disalahgunakan.
Peran Pendamping Sosial dalam Proses Pencairan
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sosial terus menugaskan pendamping sosial untuk membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan dalam pencairan.
Pendamping sosial berperan aktif dalam memberikan edukasi, pendampingan teknis, serta pengecekan data penerima agar penyaluran berjalan tepat sasaran.
Mereka juga memastikan warga memahami cara aman mengambil bantuan, menghindari praktik pungutan liar, dan tidak mudah tertipu dengan link palsu atau pesan hoaks yang mengatasnamakan Kemensos.
Kehadiran pendamping sosial menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program bansos yang transparan dan akuntabel di tengah masyarakat.
Langkah Aman agar Tidak Tertipu Saat Ambil Bansos
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak laporan mengenai penipuan online yang memanfaatkan momen pencairan bansos. Untuk itu, pemerintah mengimbau agar warga selalu berhati-hati dan mengikuti panduan resmi. Berikut langkah-langkah aman yang bisa dilakukan:
- Jangan percaya pada link tidak resmi yang beredar di WhatsApp atau media sosial.
- Selalu periksa situs https://cekbansos.kemensos.go.id
untuk memastikan status penerimaan. - Hindari memberikan NIK, nomor rekening, dan kode OTP kepada siapa pun.
- Laporkan ke Dinas Sosial Medan jika menemukan praktik penipuan atau pungutan liar.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, warga Medan bisa mengambil bansos dengan aman dan nyaman tanpa risiko kehilangan data pribadi.
Kesimpulan
Penyaluran bansos tahun 2025 di Kota Medan menunjukkan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem distribusi bantuan agar lebih inklusif, transparan, dan berbasis digital.
Warga kini bisa memilih metode pencairan paling mudah, baik melalui Kantor Pos bagi yang lebih nyaman secara langsung, maupun Bank Himbara bagi yang terbiasa dengan sistem perbankan digital.
Pastikan kamu terdaftar di DTSEN, membawa dokumen lengkap, dan hanya mengikuti panduan resmi dari Kemensos atau Dinas Sosial Medan.
Dengan langkah yang benar, bantuan sosial bisa benar-benar membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

















