Begini Cara Memperbarui Data DTKS 2025 agar Tetap Terdaftar
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan basis data yang digunakan oleh pemerintah untuk menentukan penerima berbagai program bantuan sosial (bansos). Agar tetap terdaftar dan tidak kehilangan kesempatan mendapatkan bantuan, masyarakat yang sudah masuk dalam DTKS perlu secara rutin memperbarui data mereka. Perubahan kondisi ekonomi, kepindahan tempat tinggal, atau perubahan status kependudukan bisa memengaruhi kelayakan seseorang dalam menerima bansos. Oleh karena itu, pembaruan data DTKS menjadi langkah penting agar penerima tetap terverifikasi dan mendapatkan haknya sesuai kebijakan yang berlaku.
Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana proses pembaruan data dalam DTKS. Untuk itu, berikut ini adalah panduan lengkap mengenai cara memperbarui data DTKS 2025 agar tetap terdaftar sebagai penerima bansos.
Mengapa Data DTKS Perlu Diperbarui?
Pembaruan data dalam DTKS bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada orang yang benar-benar berhak. Beberapa alasan mengapa pembaruan data diperlukan antara lain:
- Perubahan kondisi ekonomi – Jika seseorang mengalami perubahan status ekonomi, seperti kehilangan pekerjaan atau penurunan penghasilan, maka ia harus memperbarui datanya agar tetap terdaftar sebagai penerima bantuan.
- Pindah domisili – Jika penerima bantuan pindah ke daerah lain, maka pembaruan alamat diperlukan agar bantuan tetap bisa diterima di tempat tinggal yang baru.
- Perubahan status dalam keluarga – Kelahiran, kematian, atau perubahan jumlah anggota keluarga yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) bisa memengaruhi kepesertaan dalam DTKS.
- Kesalahan data kependudukan – Jika ada kesalahan dalam data Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, atau alamat, maka data harus diperbaiki agar sesuai dengan dokumen resmi.
Cara Memperbarui Data DTKS 2025
Bagi masyarakat yang ingin memperbarui data mereka dalam DTKS, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Datang Langsung ke Kantor Desa/Kelurahan
- Penerima bansos yang ingin memperbarui data harus mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.
- Membawa dokumen pendukung, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat keterangan lain yang relevan.
- Petugas desa/kelurahan akan melakukan verifikasi awal sebelum mengajukan perubahan data ke dinas sosial setempat.
2. Mengajukan Perubahan Data Melalui Dinas Sosial
- Setelah proses di desa atau kelurahan selesai, data yang diperbarui akan diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
- Dinas sosial akan melakukan pengecekan lebih lanjut dan menginput data terbaru ke dalam sistem DTKS.
- Proses verifikasi dapat memakan waktu beberapa minggu, tergantung pada jumlah data yang diperbarui.
3. Cek Status Pembaruan Melalui Website Cek Bansos
- Setelah data diperbarui, masyarakat dapat mengecek statusnya melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai dengan alamat KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP lalu klik Cari Data.
- Jika pembaruan berhasil, sistem akan menampilkan data terbaru penerima bansos.
4. Cek dan Perbarui Data melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store.
- Login menggunakan NIK dan data kependudukan yang valid.
- Pada menu utama, pilih opsi Usul atau Sanggah, lalu ikuti petunjuk untuk memperbarui data jika diperlukan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Belum Diperbarui?
Jika setelah melakukan pembaruan data tetapi nama masih belum terdaftar di DTKS atau bantuan belum diterima, maka masyarakat dapat melakukan langkah-langkah berikut:
- Memastikan bahwa semua dokumen yang diajukan sudah lengkap dan sesuai dengan persyaratan.
- Menghubungi kantor desa atau kelurahan untuk memastikan apakah data sudah dikirimkan ke dinas sosial.
- Jika masih ada kendala, bisa langsung mendatangi kantor dinas sosial setempat untuk meminta kejelasan mengenai status pembaruan data.
Kesimpulan
Pembaruan data dalam DTKS 2025 sangat penting bagi masyarakat yang ingin tetap terdaftar sebagai penerima bansos. Proses ini memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan memperbarui data secara berkala, masyarakat dapat menghindari risiko kehilangan hak bantuan akibat perubahan status ekonomi, domisili, atau kesalahan administrasi. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu melakukan pengecekan dan pembaruan data melalui kantor desa/kelurahan, dinas sosial, atau layanan online yang telah disediakan oleh pemerintah.
















