Begini Tanda dan Cara Cek Pencairan Bansos Kesra Rp900 Ribu
Begini Tanda dan Cara Cek Pencairan Bansos Kesra Rp900 Ribu. Pemerintah mulai mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) secara bertahap di bulan Oktober 2025. Warga yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) ini dapat memeriksa melalui berbagai cara untuk mengetahui apakah dana tersebut sudah dicairkan atau belum.
Keluarga penerima manfaat (KPM) yang memenuhi syarat untuk BLT Kesra akan mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu setiap bulan selama periode Oktober hingga Desember 2025. Pencairan bansos ini akan dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, sehingga total yang diterima setiap KPM adalah Rp900 ribu.
Pencairan BLT Kesra 2025 dilakukan melalui dua metode. Pertama, melalui bank Himbara (Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI) untuk 18,3 KPM. Sedangkan 17,2 KPM lainnya akan mengambil dana tersebut melalui PT Pos Indonesia.
Dalam program bansos ini, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp30 triliun yang bersumber dari APBN 2025. BLT Kesra ditujukan kepada 35 juta KPM dari desil 1-4 yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan rincian 14,1 juta di antaranya adalah penerima baru dan 20,9 KPM menerima bantuan tambahan. Jadi, bagaimana cara memeriksa apakah bantuan ini sudah cair atau belum?
Tanda Bansos Kesra Rp900 Ribu Sudah Bisa Dicairkan
Untuk mengecek status BLT Kesra sudah cair atau belum, dapat dilakukan dengan beberapa metode, terutama melalui aplikasi atau situs Cek Bansos. Status pencairan bansos dapat diketahui melalui aplikasi atau laman tersebut.
Namun sebelum mencairkan, KPM harus memastikan apakah mereka termasuk dalam penerima bantuan ini melalui bank Himbara atau Kantor Pos.
Penerima bantuan yang menggunakan bank Himbara juga perlu memeriksa apakah rekening mereka masih aktif. Ada sejumlah rekening yang dibekukan karena diduga digunakan untuk kegiatan ilegal seperti perjudian online.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa bagi masyarakat yang rekeningnya telah tidak aktif, mereka dapat melakukan reaktivasi. Proses ini dapat dilakukan dengan mengunjungi kelurahan, RT/RW, Dinas Sosial setempat, atau melalui aplikasi daring seperti Cek Bansos dan SIK-NG dari Kemensos.
“Pada dasarnya, kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan pemerintah melalui mekanisme reaktivasi,” ujar Mensos Saifullah Yusuf pada Senin (20/10/2025) yang dilansir dari Antara.
Selanjutnya, bagi KPM yang mengambil dananya melalui Kantor Pos, mereka diminta untuk bersabar. Hal ini karena kementerian masih sedang melakukan validasi data yang ditargetkan selesai paling lambat pada Senin (27/10/2025). Setelah proses tersebut, dana akan dicairkan oleh PT Pos Indonesia secara berangsur.
“Yang pasti, kami akan segera menyalurkan bantuan tunai untuk Oktober-November-Desember. Setelah data selesai dan diterima oleh PT Pos, mereka akan mulai melakukan pemanggilan sebelum penyaluran,” jelas Saifullah dalam kesempatan lain pada Kamis (23/10/2025).
PT Pos Indonesia menjelaskan bahwa pencairan di luar bank Himbara akan dilakukan melalui tiga metode. Pencairan dana oleh PT Pos Indonesia tersebut meliputi pembayaran langsung yang diambil di kantor pos, penyaluran di lokasi komunitas seperti kantor desa atau kelurahan, serta pengantaran langsung ke rumah bagi penerima yang berusia lanjut atau yang sedang sakit.
“Kami juga melakukan pencatatan berupa foto rumah, foto keluarga penerima manfaat, dan geotagging. Ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris, yang dikutip dari Antara pada Jumat (23/10/2025).
Masyarakat yang telah terdaftar dalam DTSEN dan berhak mendapatkan BLT Kesra dapat memeriksa status pencairan dana. Berikut ini beberapa cara yang bisa digunakan:
Aplikasi Cek Bansos
- Unduh “aplikasi Cek Bansos” dari Play Store atau App Store.
- Masuk ke aplikasi, kemudian pilih opsi “Cek Bansos” di halaman utama.
- Lengkapi informasi mengenai lokasi tempat tinggal, mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, sampai desa.
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di KTP.
- Lakukan verifikasi keamanan (captcha) atau jawab pertanyaan matematika yang mudah.
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian.
- Setelah itu, masyarakat dapat mengetahui status penerimaan dana bantuan sosial.
Situs Cek Bansos Kemensos
- Kunjungi situs resmi di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi informasi tentang tempat tinggal, mencakup Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa atau Kelurahan.
- Kemudian, masukkan nama lengkap sesuai dengan KTP.
- Tulis kode captcha yang muncul pada layar, lalu klik tombol “Cari Data”.
- Setelahnya, sistem akan menunjukkan hasil pencarian yang mencakup informasi mengenai status keanggotaan bantuan sosial.
Dengan menggunakan Cek Bansos, sistem akan menampilkan informasi untuk penerima bantuan sosial BLT Kemensos 2025. Juga ada jenis bantuan dan tanda status pencairan.
Selain metode di atas, masyarakat dapat memeriksa status pencairan secara manual melalui rekening mereka. Cara ini bisa digunakan oleh KPM yang menerima dana melalui bank Himbara. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Aplikasi Mobile Banking
– Unduh dan buka aplikasi BNI Mobile Banking.
– Masuk dengan User ID dan MPIN.
– Pilih opsi Informasi Rekening – Cek Saldo.
Melalui ATM
– Datanglah ke mesin ATM terdekat yang berfungsi dengan baik.
– Masukkan kartu KKS ke dalam slot mesin dengan posisi yang benar.
– Ketik enam digit PIN dengan hati-hati untuk menjaga keamanan data.
– Pilih opsi “Informasi Rekening” pada layar utama.
– Tekan pilihan “Cek Saldo” untuk melihat jumlah dana yang tersedia saat ini.
















