Bobby Nasution Serahkan SK PPPK untuk 591 Tenaga Guru dan Teknis di Sumut
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada 591 orang, yang terdiri dari tenaga guru dan tenaga teknis.
Acara penyerahan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, pada Senin (22/9).
Dari total penerima, 299 merupakan tenaga pendidik (guru) dan 292 lainnya adalah tenaga teknis yang akan memperkuat layanan publik di lingkungan pemerintahan Provinsi Sumut.
Bobby Nasution Dukung Pendidikan, ASN Harus Jadi Teladan
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menekankan pentingnya peran ASN, terutama PPPK, dalam menyukseskan berbagai program strategis pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan.
“Kita ingin anak-anak Sumut mendapatkan pendidikan terbaik. Untuk itu, guru PPPK memiliki tanggung jawab besar dalam mencerdaskan generasi penerus,” ujar Bobby.
Ia juga menyinggung kebijakan sekolah lima hari yang tengah digalakkan Pemprov Sumut, yang memerlukan komitmen kuat dari para tenaga pengajar.
Tegaskan Bahaya Judi Online dan Narkoba Bagi ASN
Bobby juga mengingatkan agar ASN, termasuk PPPK yang baru dilantik, menjaga etika dan integritas dengan menjauhi judi online dan penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, dua hal ini menjadi ancaman serius yang tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga mencoreng citra ASN sebagai pelayan publik.
“ASN adalah contoh di tengah masyarakat. Jangan sampai terlibat judi online atau narkoba, karena dampaknya bisa menghancurkan karier dan kepercayaan publik,” tegasnya.
BKN: ASN Harus Jadi Motor Perubahan
Mendukung pernyataan Gubernur, Kepala Kantor Regional VI BKN, Janry Haposan Simanungkalit, juga menekankan bahwa ASN harus siap menjadi penggerak perubahan dan bukan sekadar pekerja birokrasi.
“ASN itu bukan untuk dilayani, tapi melayani. Jadi harus siap jadi motor perubahan bagi Sumatera Utara,” ujarnya.
PPPK Merasa Dihargai Setelah Lama Mengabdi
Salah satu penerima SK, Warsini, seorang guru dari Kabupaten Serdangbedagai, menyampaikan rasa syukur dan harunya.
Setelah mengabdi selama lebih dari dua dekade, ia akhirnya diangkat secara resmi sebagai ASN PPPK.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Semoga dengan status baru ini, saya bisa lebih fokus mendidik anak-anak dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” ucapnya.
















