Ramai Kabar BSU Tahap 2 di Akhir Tahun, Apa Benar?
Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan kabar bahwa Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan kembali cair pada November 2025. Banyak pekerja berharap pemerintah membuka kembali program ini menjelang akhir tahun.
Namun, sebelum percaya dengan kabar tersebut, penting untuk mengetahui klarifikasi resmi dari pemerintah.
Faktanya, tidak ada penyaluran BSU tahap 2 pada November 2025. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa penyaluran BSU 2025 hanya dilakukan sekali, yaitu pada periode Juni hingga Juli 2025.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa hingga kini belum ada instruksi baru dari Presiden terkait program lanjutan BSU.
“Sampai sekarang belum ada kebijakan soal BSU tahap II. Jadi kabar yang beredar itu belum benar,” ujar Yassierli di Jakarta.
Kenapa Banyak yang Mengira BSU Cair Lagi?
Kebingungan publik muncul karena banyak unggahan lama yang kembali viral di media sosial. Potongan gambar, jadwal lama, atau informasi dari tahun sebelumnya sering disebar ulang tanpa konteks yang jelas, terutama di WhatsApp dan TikTok.
Selain itu, dengan kondisi ekonomi yang masih fluktuatif dan harga kebutuhan pokok yang meningkat, harapan masyarakat terhadap bantuan tambahan seperti BSU memang tinggi, sehingga kabar palsu mudah menyebar.
Penerima BSU 2025 dan Besaran Bantuan
Untuk diketahui, program BSU 2025 telah disalurkan kepada 15,9 juta pekerja di seluruh Indonesia.
Setiap penerima mendapatkan Rp600.000, yang disalurkan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau PT Pos Indonesia.
Program ini diatur melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025, dengan kriteria penerima sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid.
- Masih aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan per 30 April 2025.
- Gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.
- Bukan ASN, TNI, atau Polri.
- Belum menerima bantuan lain seperti PKH, BPNT, atau BLT Kesra saat BSU disalurkan.
Dana BSU sebesar Rp600 ribu disalurkan sekaligus (Rp300 ribu × 2 bulan) dan pencairan terakhir dilakukan hingga 12 Agustus 2025 di kantor pos.
Cara Cek Status BSU Jika Ada Program Baru
Apabila pemerintah kembali membuka program BSU di masa mendatang, masyarakat dapat memeriksa status penerimaan secara resmi melalui dua kanal berikut:
1. Situs Kemnaker
- Buka laman https://bsu.kemnaker.go.id
- Login atau buat akun baru
- Lengkapi data pribadi dan nomor kepesertaan BPJS
- Klik menu “Bantuan Subsidi Upah” untuk melihat status penerima
2. Situs BPJS Ketenagakerjaan
- Akses https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id
- Isi NIK, nama lengkap, tanggal lahir, dan nama ibu kandung
- Klik “Cari Data” untuk melihat apakah terdaftar sebagai penerima
Kesimpulan
Sampai saat ini, tidak ada penyaluran BSU November 2025. Pemerintah belum menetapkan kebijakan baru mengenai BSU tahap II, sehingga informasi yang beredar di media sosial dapat dipastikan hoaks atau menyesatkan.
Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi atau mentransfer uang kepada pihak mana pun yang mengaku bisa membantu mencairkan BSU.
















