Bursa Kerja Medan Sediakan Kesempatan Kerja Inklusif untuk Difabel
Pemerintah Kota Medan menunjukkan langkah nyata dalam menciptakan dunia kerja yang lebih ramah dan terbuka bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Dalam kegiatan bursa kerja (Job Fair) yang digelar pada Rabu, dua perusahaan yang bergerak di sektor ritel memberikan lowongan kerja khusus bagi para pencari kerja disabilitas.
`Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menyambut baik partisipasi dua perusahaan tersebut yang telah menyediakan masing-masing lima posisi kerja bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, inisiatif ini patut diapresiasi dan diharapkan menjadi contoh positif bagi perusahaan lainnya.
“Dua perusahaan membuka peluang bagi penyandang disabilitas. Kami sangat mengapresiasi. Mudah-mudahan para pelamar difabel bisa segera direkrut,” ujar Rico dalam keterangannya saat meninjau lokasi acara.
Ia juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pelamar kerja difabel. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kesiapan diri, sikap profesional, dan semangat kerja bagi para pencari kerja.
“Tunjukkan kemampuan, keterampilan berkomunikasi, dan kerja sama yang baik. Miliki komitmen dan integritas agar layak direkrut,” tambahnya.
Semangat dari Pencari Kerja Difabel
Salah satu peserta yang hadir dalam acara ini adalah Ummu Aina Lubis, wanita berusia 24 tahun yang merupakan penyandang tuna daksa sejak lahir. Ummu mengungkapkan rasa optimisnya saat melamar pekerjaan sebagai kasir di salah satu perusahaan yang membuka peluang bagi difabel.
“Saya tahu informasi bursa kerja ini dari media sosial Disnaker Kota Medan. Saya yakin dengan kemampuan saya dan berharap bisa diterima bekerja,” katanya.
Lebih dari Dua Ribu Lowongan Tersedia
Acara Job Fair ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Medan, Dinas Ketenagakerjaan, serta puluhan perusahaan swasta. Total terdapat 2.149 lowongan kerja yang ditawarkan oleh 56 perusahaan, mencakup 203 posisi berbeda. Dari jumlah tersebut, 928 lowongan ditujukan bagi laki-laki dan 1.221 untuk perempuan.
Medan Menuju Dunia Kerja yang Lebih Terbuka
Langkah inklusif yang diambil dalam bursa kerja ini menjadi sinyal positif bahwa Kota Medan terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang menghargai keberagaman dan kesetaraan hak.
“Kita ingin Medan jadi contoh kota yang terbuka untuk semua kalangan, termasuk difabel. Ini bukan tentang belas kasihan, tapi tentang kesempatan yang setara,” tutup Wali Kota.
Dengan membuka akses kerja bagi penyandang disabilitas, Job Fair ini bukan hanya sekadar ajang perekrutan tenaga kerja, melainkan bentuk nyata dari keberpihakan terhadap kelompok yang selama ini kurang mendapat ruang di dunia kerja formal.

















