Butuh Dana Cepat? Ini Cara Pinjam Uang di Koperasi Merah Putih
Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM resmi membuka jalur pinjaman untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai 1 Juli 2025. Program ini hadir sebagai solusi modal usaha bagi pegiat UMKM di desa, dengan bunga rendah dan prosedur yang ringkas.
Apa Itu Koperasi Merah Putih?
Koperasi Merah Putih dibentuk untuk memperkuat ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, menekan inflasi, serta meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat desa. Inisiatif ini juga diharapkan bisa menjadi alternatif legal dan aman dari praktik pinjaman online ilegal yang meresahkan.
Syarat Pinjaman
Untuk bisa melakukan pinjaman di Koperasi Merah Putih, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain:
- Koperasi sudah berbadan hukum dan aktif, dengan dokumen lengkap seperti akta pendirian, NPWP, AD/ART, NIB, dan memiliki rekening bank di bawah Himbara (BRI, BNI, Mandiri, atau BTN).
- Memiliki minimal enam gerai usaha koperasi aktif di wilayah desa atau kelurahan.
- Menyusun proposal pinjaman yang menjelaskan rencana penggunaan dana secara rinci.
Prosedur Pengajuan Pinjaman
Berikut ini prosedur Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih:
- Koperasi melakukan musyawarah khusus bersama warga desa/kelurahan untuk membahas pendirian atau pengembangan koperasi.
- Menyusun AD/ART dan proposal usaha, kemudian mengurus akta notaris dan pendaftaran badan hukum koperasi.
- Proposal diajukan ke Dinas Koperasi kabupaten/kota setempat untuk diverifikasi dan didampingi oleh penyuluh koperasi.
- Setelah dinyatakan lengkap dan layak, proposal dilanjutkan ke bank Himbara untuk uji kelayakan dan survei lapangan.
Jika disetujui, dana pinjaman akan dicairkan langsung ke rekening koperasi.
Plafon, Tenor, dan Jaminan
- Plafon pinjaman bisa mencapai hingga Rp500 juta per koperasi, tergantung kelayakan dan kebutuhan. Plafon nasional untuk program ini mencapai Rp3 miliar.
- Tenor pinjaman fleksibel, antara 1 hingga 6 tahun.
- Jaminan bisa berupa aset milik koperasi atau menggunakan sistem tanggung renteng.
Kenapa Program Ini Penting?
Program ini dirancang untuk:
- Memberdayakan koperasi sebagai lembaga keuangan resmi di desa.
- Menyalurkan dana pemerintah secara transparan dan tepat sasaran.
- Meningkatkan perputaran ekonomi desa secara berkelanjutan.
- Menekan maraknya pinjaman online ilegal yang menyasar warga desa.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa koperasi ini akan berjalan secara profesional. “Kita ingin koperasi ini benar-benar mengangkat ekonomi desa, dan umurnya panjang. Ini bukan proyek musiman,” ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi.
Bagaimana Memulai Koperasi Merah Putih Ini
Untuk desa yang belum menjalankan program ini, bisa melakukan beberapa hal ini untuk segera memulai:
- Bentuk atau perkuat koperasi desa Anda.
- Selenggarakan musyawarah dan susun dokumen legalitas.
- Ajukan proposal lengkap melalui Dinas Koperasi setempat.
- Siapkan koperasi untuk proses survei dan pendampingan dari bank.
Bagi Anda yang aktif di koperasi desa, ini adalah peluang nyata untuk memperkuat usaha dan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan prosedur yang tertata, dukungan dari pemerintah, dan bunga rendah, program ini bisa menjadi jawaban dari kebutuhan dana yang aman dan bertanggung jawab.

















