Cara Buat Kartu Nusuk Secara Online 2025: Panduan Lengkap untuk Jemaah Haji Indonesia
Kartu Nusuk kini menjadi dokumen wajib bagi seluruh jemaah haji yang hendak menunaikan ibadah di Tanah Suci, khususnya di wilayah Makkah. Tanpa kartu ini, akses ke lokasi-lokasi suci seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina bisa terhambat. Pemerintah Arab Saudi, bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH), telah menyediakan opsi untuk mendapatkan Kartu Nusuk baik secara fisik maupun digital melalui aplikasi resmi. Berikut cara membuat dan mengunduh Kartu Nusuk secara online tahun 2025.
Apa Itu Kartu Nusuk?
Kartu Nusuk adalah kartu identitas resmi bagi jemaah haji selama berada di Arab Saudi. Kartu ini diterbitkan oleh syarikah (perusahaan penyedia layanan haji) dan berfungsi sebagai:
Bukti legalitas sebagai jemaah haji resmi
Kunci akses masuk ke area suci seperti Masjidil Haram
Panduan administrasi, lokasi akomodasi, dan riwayat kesehatan
Cara Mendapatkan Kartu Nusuk Secara Online
Jika Anda belum menerima Kartu Nusuk fisik, atau ingin menyimpan versi digital sebagai cadangan, Anda bisa mengunduhnya melalui aplikasi resmi pemerintah Saudi: Tawakkalna atau Nusuk. Berikut langkah-langkahnya:
Unduh Aplikasi Tawakkalna atau Nusuk
- Android: Buka Google Play Store dan cari “Tawakkalna” atau “Nusuk”
- iOS: Buka App Store dan cari aplikasi serupa
Registrasi Akun
- Buka aplikasi dan pilih opsi pendaftaran
- Masukkan data diri sesuai paspor: nama lengkap, nomor paspor, nomor visa, kewarganegaraan
- Buat kata sandi unik dan simpan dengan aman
Verifikasi Data
- Aplikasi akan memverifikasi data Anda melalui sistem pemerintah Arab Saudi
- Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit hingga 1 jam
Akses dan Unduh Kartu
- Setelah registrasi berhasil, buka menu “Kartu” atau “Documents”
- Pilih Kartu Nusuk, lalu unduh atau simpan versi digitalnya ke dalam ponsel Anda
- Kartu Lain yang Bisa Diakses Lewat Tawakkalna
- Selain Kartu Nusuk, jemaah juga bisa mengakses:
- Pilgrim Permit: Izin resmi menjalankan ibadah haji
- Visitor ID: Identitas pengunjung yang wajib dibawa
Jika Kartu Nusuk Fisik Belum Diterima
Menurut data per 27 Mei 2025, sekitar 95% jemaah haji Indonesia sudah menerima Kartu Nusuk fisik. Bagi jemaah yang belum, PPIH telah menyediakan dua mekanisme pendistribusian:
Langsung di lobi hotel, saat jemaah tiba dan menempati kamar
Di dalam bus, bagi jemaah yang kelelahan setelah perjalanan jauh
Koordinasi intensif antara PPIH, maktab, dan syarikah memastikan distribusi berlangsung lancar.
Pentingnya Menjaga Kartu Nusuk
Karena Kartu Nusuk berlaku hingga 13 tahun dan memiliki nilai tinggi, jemaah diimbau:
Jangan menggantungkan kartu di leher di tempat ramai
Simpan di kantong paspor transparan yang aman
Selalu bawa kartu fisik dan versi digital selama perjalanan
Cara Mengatasi Jika Kartu Nusuk Hilang
Segera lapor ke petugas PPIH atau Daker setempat
Verifikasi data melalui manifest jemaah
Terbitkan ulang kartu dengan bantuan syarikah
Gunakan versi digital sementara jika diperlukan
Tips Tambahan
Gunakan tali pengaman yang kuat untuk kartu fisik
Aktifkan fitur cadangan digital di aplikasi
Jangan bepergian sendiri di tempat ramai
Gunakan layanan darurat di nomor 1966 jika mengalami kesulitan
Kesimpulan
Kartu Nusuk adalah dokumen kunci yang wajib dimiliki oleh setiap jemaah haji Indonesia. Dengan hadirnya versi digital di aplikasi Tawakkalna dan Nusuk, jemaah kini dapat mengakses kartu ini secara mandiri, aman, dan cepat. Pastikan Anda segera mengunduh dan menyimpan kartu digital untuk kenyamanan selama beribadah di Tanah Suci.

















