Cara Cek Apakah KTP Terdaftar dalam Bansos 2025: Mudah dan Praktis!
Bantuan sosial (bansos) adalah program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu, terutama yang terdampak oleh kondisi seperti bencana alam, krisis ekonomi, atau pandemi.
Untuk memastikan apakah KTP terdaftar sebagai penerima bansos 2025, kamu bisa melakukan pengecekan dengan mudah, baik secara online maupun offline.
Berikut ini adalah cara lengkap untuk mengecek apakah kamu termasuk penerima bansos.
Cara Cek KTP Terdaftar dalam Bansos 2025
1. Cek Bansos Secara Online
Pemerintah menyediakan layanan online yang memudahkan masyarakat untuk mengecek status penerimaan bansos.
Kamu dapat mengeceknya melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
a. Melalui Website Kemensos
Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengecek status bansos melalui situs resmi Kemensos:
- Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data diri sesuai KTP, seperti nama lengkap, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
- Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat apakah KTP kamu terdaftar sebagai penerima bansos. Jika terdaftar, akan muncul informasi detail mengenai jenis bantuan yang diterima.
b. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pemerintah juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Google Play Store.
Berikut langkah-langkah penggunaannya:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store.
- Buka aplikasi dan login dengan akun yang sudah terdaftar, atau buat akun baru jika belum memiliki.
- Pilih menu “Cek Penerima Bansos”.
- Masukkan data sesuai KTP dan pilih wilayah tempat tinggal.
- Klik “Cari Data” untuk mengetahui apakah kamu terdaftar sebagai penerima bansos.
2. Cek Bansos Secara Offline
Selain melalui online, kamu juga bisa mengecek status penerimaan bansos secara offline dengan mendatangi kantor desa/kelurahan atau dinas sosial setempat.
Jangan lupa membawa dokumen seperti KTP dan KK untuk proses verifikasi.
Mengapa KTP Tidak Terdaftar dalam Bansos?
Ada beberapa alasan mengapa KTP kamu mungkin tidak terdaftar dalam penerima bansos, di antaranya:
- Tidak memenuhi kriteria administrasi atau dianggap tidak layak menerima bantuan sosial.
- Sudah terdaftar sebagai penerima manfaat bansos jenis lain.
- Kesalahan pada proses input data.
- Data penerima bansos belum diperbarui.
Rincian Bansos Tahun 2025
Berbagai program bansos masih akan disalurkan pemerintah pada tahun 2025, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan PIP.
Berikut rinciannya:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH adalah bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan.
Bantuan ini disalurkan dalam 4 tahap sepanjang tahun. Beberapa kategori penerima manfaat PKH antara lain:
- Balita (usia 0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun).
- Ibu hamil dan nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun).
- Siswa SD: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun).
- Siswa SMP: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun).
- Siswa SMA: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun).
- Lansia 70+ dan penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT diberikan kepada keluarga dengan kondisi sosial ekonomi 25% terendah.
Bentuk bantuannya berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa digunakan untuk membeli bahan pangan secara online melalui E-Warong.
Untuk 2025, BPNT akan cair setiap tiga bulan dengan total Rp 600.000 per pencairan.
Dengan memanfaatkan layanan online dan offline ini, kamu bisa mengecek apakah KTP terdaftar dalam bansos 2025 dengan mudah.
Pastikan data yang dimasukkan benar dan jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan bantuan sosial yang dapat meringankan beban ekonomi.

















