Cara Cek Apakah Penerima PKH di Medan Juga Masuk Daftar Penerima Sembako
Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Medan ingin mengetahui apakah mereka juga berhak menerima bantuan sembako atau BPNT.
Pemerintah menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar penerima PKH juga mendapatkan bantuan sembako, tidak semua KPM otomatis masuk dalam daftar penerima program tersebut.
Oleh karena itu, warga perlu memahami mekanisme cek status agar tidak keliru dalam mengakses bantuan.
Pemerintah menegaskan bahwa pengecekan status bansos harus dilakukan secara berkala.
Setiap pembaruan data yang dilakukan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat mengubah status penerimaan bantuan keluarga.
Dengan memahami cara pengecekan yang benar, warga bisa mendapatkan informasi valid tanpa perlu datang ke kantor kelurahan atau menunggu pemberitahuan dari pendamping.
Hubungan Antara PKH dan Bantuan Sembako
PKH dan bantuan sembako—sering disebut BPNT—merupakan dua program berbeda yang memiliki indikator dan kategori penerima tersendiri.
Meskipun banyak keluarga menerima keduanya sekaligus, pemerintah tetap menerapkan aturan seleksi berdasarkan data ekonomi.
PKH menargetkan keluarga dengan komponen khusus, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, bantuan sembako berfokus pada peningkatan ketahanan pangan keluarga miskin dan rentan.
Karena itu, tidak semua penerima PKH otomatis masuk daftar penerima sembako.
Pemerintah perlu memastikan keluarga memenuhi syarat ganda sebelum bantuan diberikan.
Cek Melalui Situs Resmi Bansos
Cara paling mudah untuk mengetahui apakah penerima PKH juga menerima bantuan sembako adalah dengan mengakses situs resmi bansos.
Warga cukup memasukkan data diri untuk memeriksa status terbaru.
Langkah pengecekan sangat sederhana:
- Masuk ke portal resmi bansos
- Portal resmi menyediakan akses bagi masyarakat untuk mengecek semua jenis bantuan, termasuk PKH dan sembako.
- Isi data diri sesuai KTP
- Warga perlu memasukkan nama lengkap, NIK, serta memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan.
- Tekan tombol cari data
- Sistem akan menampilkan informasi PKH, sembako, ataupun bantuan lain yang sedang diterima.
Jika nama dan NIK muncul dalam kategori PKH dan bantuan pangan, berarti warga termasuk penerima keduanya.
Menghubungi Pendamping Sosial untuk Verifikasi Tambahan
Pendamping sosial memiliki akses resmi ke sistem penyaluran bantuan.
Jika warga menemukan perbedaan data antara situs dengan kondisi di lapangan, pendamping dapat melakukan pengecekan lebih detail.
Pendamping juga membantu warga yang datanya tidak sinkron, misalnya perbedaan nama, kesalahan tanggal lahir, atau NIK yang belum terbaca sistem.
Semua proses verifikasi mengacu pada data di DTSEN.
Warga disarankan aktif berkonsultasi dengan pendamping, terutama jika bantuan tidak masuk, padahal sebelumnya terdaftar dalam dua kategori bantuan sekaligus.
Cek Status melalui Aplikasi Resmi dari Pemerintah
Selain situs, warga juga bisa memanfaatkan aplikasi resmi pemerintah.
Aplikasi tersebut memuat menu pengecekan sederhana yang menampilkan status PKH dan sembako.
Dalam aplikasi, warga cukup memasukkan NIK dan memverifikasi data melalui kode OTP.
Sistem kemudian menampilkan informasi bantuan aktif, riwayat pencairan, serta status evaluasi.
Penggunaan aplikasi ini sangat membantu karena warga bisa melakukan pengecekan kapan saja tanpa harus menunggu pengumuman dari kelurahan atau bank penyalur.
Menyesuaikan Data di DTSEN Jika Status Tidak Tampil
Banyak penerima PKH yang tidak muncul sebagai penerima sembako karena data mereka tidak sinkron di DTSEN. Pemerintah menekankan bahwa keluarga harus memastikan:
- NIK dan KK sudah diperbarui
- Alamat sesuai dokumen kependudukan
- Nama anggota keluarga tercatat lengkap
- Status ekonomi diperbarui jika terjadi perubahan signifikan
Perangkat kelurahan dan dinas sosial bertanggung jawab mengajukan perbaikan data setelah warga melapor. Setelah data diperbarui, status bantuan biasanya akan muncul pada periode berikutnya.
Pentingnya Mengecek Status Secara Berkala
Pemerintah menyarankan warga rutin mengecek status PKH dan sembako setiap bulan.
Evaluasi data dapat mengubah daftar penerima kapan saja, terutama jika terjadi perubahan kondisi ekonomi atau perbaikan dokumen.
Dengan mengecek secara berkala, warga dapat mengetahui apakah mereka masih berhak menerima dua bantuan tersebut, apakah masuk daftar evaluasi, atau apakah harus melakukan aktivasi ulang kartu KKS.
















