Cara Cek Bansos Anak Sekolah via link pip.kemendikdasmen.go.id
Masih belum tahu apakah anak Anda menerima bantuan pendidikan dari pemerintah tahun ini? Jangan lewatkan informasi penting mengenai Bantuan Sosial (Bansos) Program Indonesia Pintar (PIP). Pemerintah melalui Kemendikbud Ristek kembali menyalurkan bantuan tunai pendidikan untuk pelajar dari jenjang SD hingga SMA/SMK pada gelombang pencairan Juli 2025.
Bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, bantuan ini bisa sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sekolah. Proses pengecekannya pun sangat mudah dan bisa dilakukan secara mandiri melalui HP dan koneksi internet. Berikut penjelasan lengkapnya.
Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan langsung tunai yang ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, termasuk pemegang KIP (Kartu Indonesia Pintar). Tujuan utama program ini adalah memastikan setiap anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala biaya.
PIP diberikan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK, serta madrasah, dan pencairannya dilakukan beberapa kali dalam setahun.
Besaran Dana Bansos PIP 2025
Besaran bantuan yang diterima setiap siswa berbeda-beda tergantung jenjang pendidikan:
SD: Rp450.000 – Rp900.000 per tahun
SMP: Rp750.000 – Rp1.000.000 per tahun
SMA/SMK: Rp1.000.000 – Rp1.800.000 per tahun
Tahun ini, pencairan terbesar dilakukan pada bulan Juli dan akan berlanjut hingga akhir Agustus 2025.
Cara Cek Bansos PIP Anak Sekolah via pip.kemendikdasmen.go.id
Untuk mengetahui apakah siswa menerima bantuan, Anda bisa langsung mengeceknya secara online. Berikut langkah-langkahnya:
Buka situs resmi: https://pip.kemendikdasmen.go.id
Klik menu “Cek Penerima PIP”
Isi data yang diminta, yaitu:
NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
Tanggal lahir siswa
Nama ibu kandung
Klik tombol “Cek Penerima”
Jika siswa terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi lengkap seperti:
Nama siswa
Nama sekolah
Tahap pencairan
Status bantuan: Dana Siap Dicairkan atau Sedang Diproses
Penyebab Nama Tidak Muncul sebagai Penerima
Jika setelah dicek nama tidak ditemukan dalam daftar penerima, bisa jadi disebabkan oleh beberapa hal berikut:
NISN belum valid atau belum terdaftar di Dapodik
Salah penulisan nama ibu kandung
Sekolah belum mengusulkan data penerima baru
Proses verifikasi masih berjalan
Apabila terjadi hal demikian, segera hubungi pihak sekolah, terutama operator Dapodik atau TU, untuk memastikan data telah diinput dan diverifikasi dengan benar.

















