Rezeki Bansos Oktober 2025: Ini Daftar Penerima, Segera Cek NISN-mu
Program Indonesia Pintar (PIP) kembali hadir pada tahun 2025 sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah untuk menjaga akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Program ini dirancang agar siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya sekolah, buku, maupun seragam.
Pemerintah menekankan pentingnya bantuan ini karena pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan.
Pemerintah melalui Kemendikdasmen menegaskan bahwa calon penerima PIP 2025 diprioritaskan untuk siswa dari keluarga yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Prioritas ini diberikan agar siswa yang paling rentan secara ekonomi tidak harus meninggalkan bangku sekolah hanya karena keterbatasan biaya.
Siapa yang Masuk Desil 1 dan Desil 2?
Desil 1 dan Desil 2 menggambarkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah di Indonesia.
Siswa yang berasal dari keluarga ini biasanya menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok, termasuk biaya pendidikan.
Dengan masuk ke prioritas penerima PIP, mereka mendapatkan kesempatan lebih besar untuk melanjutkan sekolah.
Pemerintah menginstruksikan sekolah-sekolah di Medan dan daerah lain untuk memastikan bahwa siswa yang masuk kategori Desil 1 dan 2 benar-benar tercatat dalam data sekolah.
Verifikasi dilakukan secara berkala agar penerima bantuan tepat sasaran dan tidak ada siswa yang tertinggal.
Syarat Penerima Bantuan PIP 2025
Untuk bisa menerima bantuan PIP, siswa harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Berusia 6–21 tahun.
- Masih berstatus sebagai pelajar aktif di SD, SMP, SMA, atau SMK.
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori Desil 1 dan Desil 2.
- Belum menerima bantuan pendidikan lain yang sejenis.
- Terdaftar secara resmi di sekolah serta memiliki NISN yang valid.
Syarat ini dibuat agar bantuan tersalurkan tepat sasaran, sehingga benar-benar dirasakan oleh siswa yang sangat membutuhkan.
Cara Mengecek Status Penerima PIP
Orang tua dan siswa bisa mengecek status penerimaan bantuan melalui situs resmi pip.kemdikbud.go.id. Caranya cukup mudah:
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
- Isi tanggal lahir sesuai dokumen resmi.
- Masukkan nama ibu kandung.
- Klik tombol Cari, lalu tunggu hasil pencarian.
- Jika nama siswa tercatat sebagai penerima, informasi bantuan akan langsung muncul di layar.
Dengan cara ini, warga Medan dan seluruh Indonesia bisa memantau status PIP secara mandiri tanpa harus menunggu informasi dari sekolah.
Kesimpulan
Prioritas penerima PIP 2025 bagi siswa dari Desil 1 dan Desil 2 menunjukkan langkah nyata pemerintah dalam memberikan perlindungan pendidikan bagi keluarga rentan.
Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Warga Medan khususnya para orang tua diminta aktif memantau status anak melalui situs resmi agar tidak ketinggalan informasi.
Dengan dukungan program PIP, siswa dari keluarga kurang mampu bisa lebih percaya diri melanjutkan sekolah hingga tuntas.
Program ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda yang lebih cerdas, mandiri, dan siap membangun bangsa.
















