Kenapa Perlu Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2025?
Bulan Oktober 2025 jadi momen penting karena pencairan dan pengecekan bansos kemensos diantaranya PKH dan BPNT masuk ke tahap akhir tahun ini. Kalau kamu tergolong penerima bantuan, pastinya pengen tahu apakah dana sudah masuk atau belum, kan? Nah, supaya nggak penasaran terus, yuk kita bahas gimana cara cek-nya dan info penting lainnya.
Langkah-Langkah Cek Bansos via Website
Cek status bansos lewat situs resmi adalah cara paling cepat dan mudah. Berikut panduan untuk melakukannya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai domisili kamu
- Isi nama penerima manfaat (PM) sesuai KTP
- Masukkan kode huruf (captcha) yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
Kalau kamu terdaftar sebagai penerima, akan muncul jenis bantuan (PKH atau BPNT) dan status “Ya”. Jika tidak, biasanya muncul keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM”.
Baca Juga : PKH Oktober Cair, Cek Namamu Sekarang!
Cara Cek Bansos PKH BPNT Lewat Aplikasi Resmi
Selain lewat web, kamu bisa gunakan aplikasi Cek Bansos agar bisa melakukan pengecekan langsung dari HP:
- Unduh aplikasi Cek Bansos lewat Play Store atau App Store
- Daftar akun pengguna baru: isi data diri lengkap, NIK, foto KTP dan swafoto
- Setelah akun aktif dan login, buka menu profil atau layanan bansos
- Sistem akan menunjukkan jenis bantuan dan status pencairan jika kamu telah terdaftar
Tapi ingat, keberhasilan login & cek-nya tergantung data yang kamu masukkan sudah benar & lengkap.
Jadwal dan Tahapan Pencairan Oktober 2025
Pencairan PKH dan BPNT tahun ini dibagi per triwulan. Oktober termasuk tahap ke-4 yang mencakup bulan Oktober, November, Desember.
Proses penyaluran tidak ditetapkan tanggal pasti bisa di awal, tengah, atau akhir bulan tergantung kesiapan penyaluran di tiap daerah. Jadi pastikan kamu cek bansos PKH BPNT secara berkala agar tidak tertinggal informasi.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT
Besaran dana yang diterima akan berbeda tergantung program:
- PKH: Nominal disesuaikan kategori, misalnya ibu hamil, anak usia dini, pelajar SD/SMP/SMA, lanjut usia, atau penyandang disabilitas.
- BPNT: Diberikan secara non tunai dengan besaran per penerima dibayar Rp 200.000 per bulan. Karena penyaluran dilakukan triwulan, maka dalam satu tahap bantuan BPNT adalah sekitar Rp 600.000.
















