Cara Mendaftar Kembali Bansos Yang Sudah Dicabut
Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah merupakan bentuk dukungan langsung bagi masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi sulit, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah. Namun dalam beberapa kasus, bantuan yang sebelumnya diterima bisa saja tiba-tiba dicabut atau dihentikan, baik karena adanya perubahan data, status kepesertaan, ataupun hasil evaluasi dari instansi terkait.
Kondisi ini tentu membingungkan dan meresahkan bagi penerima manfaat. Pertanyaan yang sering muncul kemudian adalah: apakah bansos yang sudah dicabut bisa didaftarkan kembali? Jawabannya, bisa. Pemerintah membuka peluang bagi masyarakat untuk memperbarui data dan mengajukan kembali permohonan bansos, selama syarat-syaratnya terpenuhi.
Melalui artikel ini, kami akan mengulas langkah-langkah praktis untuk mendaftar kembali bansos yang telah dicabut, jenis bansos yang memungkinkan untuk diajukan ulang, serta cara memastikan data Anda tetap valid di sistem resmi pemerintah seperti DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Ajukan Permohonan atau Koreksi Data (Usul Sanggah)
Jika ternyata namamu sudah tidak tercantum lagi sebagai penerima, padahal kondisi ekonomimu tergolong masih memenuhi syarat, kamu bisa mengajukan usul sanggah. Ini merupakan prosedur resmi untuk menyampaikan keberatan sekaligus memperbaiki data yang mungkin belum sesuai. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:
Gunakan fitur usul sanggah di aplikasi resmi atau melalui website pemerintah.
Datangi langsung kelurahan atau kantor desa untuk menyerahkan permohonan secara luring (offline).
Siapkan dan serahkan dokumen pendukung seperti KTP, KK, dan bukti kondisi sosial-ekonomi kamu.
Perbarui Data di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)
DTKS merupakan database nasional yang digunakan pemerintah untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima berbagai program bantuan sosial. Jadi, kalau data kamu belum terdaftar atau sudah tidak sesuai, kamu perlu melakukan pembaruan. Langkah-langkah pembaruan:
Kunjungi kantor kelurahan atau desa, lalu ajukan permintaan update data.
Di beberapa wilayah, pembaruan bisa dilakukan secara online melalui situs resmi DTKS.
Pastikan kamu membawa dokumen yang relevan dan bisa menunjukkan kondisi sebenarnya.
Sampaikan Keluhan Melalui Layanan Pengaduan Resmi
Sudah coba perbaiki data tapi belum ada perubahan? Kamu bisa menghubungi layanan aduan bansos untuk melaporkan masalahmu. Opsi pengaduan:
Hubungi Call Center Kementerian Sosial atau cari kontak pengaduan resmi di situs Kemensos.
Gunakan menu pengaduan di aplikasi Cek Bansos yang bisa diakses langsung dari ponsel.
Catatan: Sampaikan permasalahan itu dengan jelas dan sertakan bukti pendukung kalau diperlukan.
Manfaatkan Bantuan dari Lembaga Sosial Lain
Kalau dari jalur pemerintah belum berhasil, jangan lupa bahwa masih banyak organisasi kemanusiaan, yayasan, atau lembaga sosial lainnya yang menyediakan bantuan bagi masyarakat kurang mampu. Bentuk bantuannya bisa berupa:
Paket sembako
Bantuan pendidikan untuk anak-anak
Layanan kesehatan gratis
Cari info melalui media sosial, tanya ke kelurahan, atau bahkan ikut komunitas lokal agar tahu program bantuan yang sedang berjalan.
Telusuri Program Bantuan Lain yang Mungkin Kamu Penuhi
Bansos itu jenisnya banyak. Jadi walau kamu nggak masuk satu program, bisa jadi kamu cocok di program lain. Beberapa jenis bansos yang umum:
BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
PKH (Program Keluarga Harapan)
BLT (Bantuan Langsung Tunai)
Bantuan pendidikan dan kesehatan
Setiap program punya persyaratan berbeda, jadi pastikan kamu cari tahu dulu syarat dan cara daftarnya.
Ikut Penyuluhan dan Sosialisasi di Daerahmu
Pemerintah setempat biasanya menyampaikan informasi mengenai program bantuan sosial melalui kegiatan sosialisasi yang difasilitasi oleh RT, RW, atau kantor kelurahan. Momen seperti ini sangat bermanfaat untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pihak yang berwenang.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan lingkungan, karena informasi penting terkait bansos sering kali disampaikan melalui pertemuan warga semacam ini.

















