Cara Mendaftarkan Sekolah dalam Program (MBG) Makanan Bergizi Gratis 2025, Berikut Langkah-Langkahnya
Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak sekolah melalui Program Makanan Bergizi Gratis. Inisiatif ini ditujukan untuk menyediakan makanan sehat bagi pelajar, khususnya dari keluarga kurang mampu, guna mendukung pertumbuhan mereka dan mengurangi risiko stunting. Bagi sekolah yang ingin berpartisipasi, berikut ini adalah panduan lengkap yang bisa diikuti:
1. Pelajari Kriteria dan Ketentuan Program
Sebelum mendaftar, sekolah harus memahami ketentuan yang berlaku. Umumnya, program ini menyasar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang berada di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Beberapa persyaratan umum:
- Sekolah harus memiliki data akurat jumlah siswa dan latar belakang ekonomi keluarga siswa.
- Harus tersedia fasilitas penyajian makanan yang layak.
- Prioritas diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu atau berpenghasilan rendah.
2. Ajukan Permohonan ke Dinas Pendidikan
- Langkah selanjutnya adalah menghubungi Dinas Pendidikan setempat, baik di tingkat kota/kabupaten maupun provinsi, untuk mengetahui prosedur pendaftaran yang berlaku.
- Siapkan dokumen seperti profil sekolah, jumlah siswa, dan data terkait kondisi gizi siswa.
- Ikuti prosedur pendaftaran sesuai arahan dari dinas. Di beberapa daerah, pendaftaran dilakukan langsung, sementara di tempat lain bisa melalui sistem online.
3. Susun Proposal Pelaksanaan Program
Beberapa pemerintah daerah mewajibkan sekolah menyusun proposal pelaksanaan program. Proposal tersebut sebaiknya mencantumkan:
- Tujuan program di sekolah, seperti meningkatkan kesehatan dan konsentrasi siswa.
- Rencana menu makanan sehat sesuai standar gizi.
- Strategi distribusi makanan, termasuk dapur, tenaga penyaji, dan pengawasan keamanan makanan.
4. Rancang Anggaran Kebutuhan Program
Sekolah harus menyusun anggaran yang rinci agar pelaksanaan program berjalan efisien dan sesuai kebutuhan, seperti:
- Biaya bahan makanan harian.
- Gaji tenaga dapur atau petugas penyaji.
- Pembelian peralatan masak dan penyajian.
- Biaya transportasi logistik jika diperlukan.
- Proposal anggaran ini akan diajukan ke Dinas Pendidikan untuk diproses dan didanai oleh pemerintah daerah.
5. Jalin Koordinasi dengan Instansi Terkait
Selama proses pendaftaran dan pelaksanaan, penting bagi sekolah untuk bekerja sama dengan berbagai pihak:
- Dinas Kesehatan atau Puskesmas, untuk memastikan makanan memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.
- Dinas Sosial, untuk mengidentifikasi siswa yang berhak menerima bantuan.
- Orang tua/wali siswa, agar mendukung program dan berkontribusi dalam pengawasan.
6. Lakukan Evaluasi dan Pengawasan Berkala
Program akan diawasi oleh dinas terkait untuk memastikan pelaksanaannya sesuai standar. Evaluasi meliputi:
- Kualitas makanan yang disediakan.
- Kedisiplinan distribusi makanan, sesuai jadwal.
- Tingkat kepuasan siswa dan orang tua, berdasarkan survei atau umpan balik.
- Apabila muncul kendala, sekolah wajib berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk segera mencari solusi.


















Comments 1