Catat! Syarat dan Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Pencairan PIP SMP di Medan
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025 bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Medan.
Melalui program ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anak berhak mendapat pendidikan tanpa hambatan ekonomi.
Bantuan berupa dana tunai ini disalurkan langsung ke rekening siswa penerima manfaat yang telah terdaftar di data Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
Tujuan dan Manfaat PIP bagi Siswa SMP
Program Indonesia Pintar (PIP) bertujuan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.
Bantuan ini juga mendorong semangat belajar dan menekan angka ketidakhadiran siswa karena alasan ekonomi.
Dana bantuan PIP dapat digunakan untuk berbagai keperluan pendidikan seperti:
- Membeli perlengkapan sekolah (seragam, buku, alat tulis, sepatu).
- Membayar iuran sekolah atau kegiatan ekstrakurikuler.
- Menunjang biaya transportasi bagi siswa yang bersekolah jauh dari rumah.
- Menambah uang saku harian untuk mendukung kegiatan belajar.
Dengan adanya PIP, pemerintah berharap siswa SMP di Medan bisa fokus belajar dan meningkatkan prestasinya di sekolah.
Syarat Penerima dan Ketentuan Pencairan PIP SMP 2025
Agar bisa menerima dan mencairkan dana PIP SMP 2025, orang tua atau wali siswa perlu memastikan bahwa anaknya memenuhi beberapa syarat utama berikut:
- Terdaftar aktif di sekolah formal atau non-formal (negeri maupun swasta) di Kota Medan.
- Terdata dalam sistem Dapodik yang dikelola oleh sekolah dan Kemendikbudristek.
- Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial.
- Berasal dari keluarga penerima manfaat program bantuan sosial lain seperti PKH atau BPNT.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain dari pemerintah atau lembaga swasta.
Apabila siswa sudah terdaftar sebagai penerima, pihak sekolah akan memberikan surat pemberitahuan resmi kepada orang tua atau wali untuk proses pencairan dana PIP.
Besaran Bantuan PIP SMP 2025
Berdasarkan informasi dari Kemendikbudristek, besaran bantuan PIP tahun 2025 untuk jenjang SMP adalah Rp750.000 per tahun per siswa.
Dana tersebut diberikan satu kali dalam setahun dan bisa diambil langsung oleh penerima di bank penyalur resmi seperti BNI atau BRI.
Bantuan ini diberikan langsung ke rekening siswa penerima agar penggunaan dana tetap transparan dan tepat sasaran. Namun, pencairan hanya bisa dilakukan setelah rekening siswa diaktifkan.
Langkah-Langkah Pencairan Dana PIP di Medan
Bagi siswa atau orang tua yang sudah menerima pemberitahuan pencairan, berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat mengambil dana PIP SMP 2025:
Bawa dokumen lengkap ke bank penyalur:
- Surat keterangan atau undangan pencairan dari sekolah.
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua/wali.
- Kartu Pelajar atau surat keterangan aktif sekolah.
- Buku tabungan atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).
- Datang ke bank sesuai jadwal pencairan yang ditentukan.
Warga Medan disarankan datang sesuai waktu yang dijadwalkan agar proses berjalan tertib dan cepat. - Verifikasi data oleh petugas bank.
Petugas akan mencocokkan data penerima dengan sistem Kemendikbudristek dan Dapodik sebelum dana disalurkan. - Aktivasi rekening bagi penerima baru.
Jika siswa baru pertama kali menerima bantuan, orang tua harus membantu proses aktivasi rekening di bank yang ditunjuk. - Ambil dana secara langsung.
Setelah data diverifikasi, penerima bisa langsung mencairkan bantuan melalui teller atau ATM bank penyalur.
Dengan mengikuti langkah tersebut, pencairan akan berjalan lancar dan tanpa kendala administratif.
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Pencairan
Sebelum mencairkan dana PIP SMP 2025, orang tua dan siswa di Medan perlu memperhatikan beberapa hal penting agar bantuan tidak bermasalah:
- Pastikan data identitas (nama, NISN, NIK) sesuai dengan dokumen resmi.
- Jangan menggunakan dana bantuan untuk keperluan selain pendidikan.
- Simpan bukti transaksi dan buku tabungan sebagai dokumen resmi penerimaan.
- Hindari tawaran dari pihak tidak dikenal yang mengaku bisa mempercepat pencairan.
- Cek status penerima secara mandiri di situs resmi https://pip.kemdikbud.go.id
dengan memasukkan NISN dan tanggal lahir siswa.
Langkah-langkah ini membantu memastikan bahwa bantuan benar-benar digunakan untuk tujuan pendidikan anak.
Peran Sekolah dan Pemerintah Daerah dalam Pencairan PIP
Sekolah memiliki peran penting dalam mendampingi proses pencairan dana PIP. Guru atau operator sekolah bertugas memastikan data siswa di Dapodik valid dan mutakhir.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Medan terus berkoordinasi dengan Kemendikbudristek untuk memastikan distribusi dana berjalan lancar.
Pemerintah juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pencairan.
Dengan sinergi antara sekolah, pemerintah, dan orang tua, diharapkan seluruh siswa SMP di Medan bisa menikmati manfaat PIP secara adil dan tepat sasaran.
Kesimpulan
Program PIP SMP 2025 merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Agar bantuan ini bisa diterima tanpa hambatan, orang tua di Medan wajib memastikan kelengkapan dokumen dan validitas data anak.
Dengan memahami syarat, tata cara, dan hal penting saat pencairan, masyarakat dapat memaksimalkan manfaat program ini demi masa depan pendidikan anak-anak Medan yang lebih baik.

















