Cek Bansos PKH 2025: Cara, Jadwal Pencairan, dan Nominal yang Diterima
Bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama untuk tahun 2025 akan disalurkan mulai bulan Januari hingga Maret. Penerima bansos PKH 2025 dapat mengecek status mereka menggunakan nomor NIK KTP. PKH merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk keluarga miskin yang memenuhi syarat dan tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Penerima Bansos PKH 2025
Program PKH dirancang untuk membantu keluarga yang membutuhkan, terutama yang terdaftar dalam DTKS. Penerima bansos PKH adalah keluarga miskin yang memiliki NIK KTP yang terdaftar dalam sistem. Nomor induk kependudukan (NIK) terdiri dari 16 digit yang tertera di KTP dan Kartu Keluarga. Penerima bansos wajib memberikan informasi data diri yang sesuai dengan KTP untuk memastikan data mereka tercatat dengan benar.
Cara Cek Bansos PKH 2025 Menggunakan NIK KTP
Untuk memeriksa apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH 2025, Anda dapat menggunakan dua cara, yaitu melalui aplikasi dan situs resmi Kemensos. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk mengecek bansos PKH 2025.
1. Cek Bansos Melalui Aplikasi
Langkah pertama untuk mengecek melalui aplikasi adalah mengunduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos di Google Play Store. Setelah mengunduh aplikasi, ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Pilih “Buat Akun” untuk mendaftar
- Isi data diri lengkap seperti:
- Nama lengkap
- Nomor NIK
- Alamat lengkap
- Email dan password
- Lampirkan swafoto dan foto KTP
- Klik Buat Akun Baru
- Jika data yang dimasukkan sudah benar, akun akan otomatis dibuat
- Cek email untuk verifikasi akun jika diperlukan
- Buka menu Profil untuk mengetahui status penerima bansos
2. Cek Bansos di Situs Resmi Kemensos
Anda juga bisa mengecek status penerima bansos PKH 2025 melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi Cek Bansos Kemensos
- Isi kolom yang tersedia, seperti:
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kecamatan
- Desa
- Masukkan nama penerima manfaat sesuai yang tertera di KTP
- Ketik kode yang tertera di situs
- Klik Cari Data
- Jika terdaftar, data bantuan yang diterima akan muncul. Jika tidak terdaftar, Anda akan melihat notifikasi “Tidak Terdaftar Peserta/PM”.
Jadwal Pencairan Bansos PKH 2025
Bansos PKH 2025 akan disalurkan secara bertahap sepanjang tahun, dengan rincian pencairan sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari hingga Maret
- Tahap 2: April hingga Juni
- Tahap 3: Juli hingga September
- Tahap 4: Oktober hingga Desember
Penerima bansos dapat menunggu jadwal pencairan di setiap tahap sesuai dengan ketentuan yang ada.
Cara Pencairan Bansos PKH 2025
Bagi penerima yang sudah terdaftar, ada beberapa pilihan untuk mencairkan dana PKH 2025. Berikut adalah cara-cara pencairannya:
1. Pencairan di Kantor Pos
Penerima dapat datang langsung ke Kantor Pos terdekat untuk mencairkan dana bantuan secara langsung dan cepat.
2. Pencairan Melalui Bank
Dana PKH juga dapat dicairkan melalui beberapa bank nasional seperti Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank BTN. Penerima harus mendatangi cabang terdekat dari salah satu bank tersebut untuk melakukan pencairan.
3. Penyaluran PT Pos Indonesia ke Komunitas
Untuk memudahkan penerima yang berada dalam komunitas atau kelompok tertentu, PT Pos Indonesia juga menyediakan skema penyaluran grup yang lebih efisien dan terorganisir.
4. Layanan Door to Door
Bagi penerima dengan keterbatasan mobilitas, layanan door to door disediakan oleh PT Pos Indonesia. Tim PT Pos akan mengunjungi rumah penerima untuk menyampaikan bantuan secara langsung.
Nominal Bansos PKH 2025
Bantuan PKH 2025 dibagi menjadi beberapa kategori penerima, dengan nominal bantuan yang berbeda untuk setiap kategori. Berikut adalah rincian nominal bantuan yang diterima oleh setiap kategori penerima PKH:
- Anak Usia Dini: Rp 3.000.000/tahun atau Rp 750.000/tahap
- Ibu Hamil: Rp 3.000.000/tahun atau Rp 750.000/tahap
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun atau Rp 225.000/tahap
- Siswa SMP: Rp 1.500.000/tahun atau Rp 375.000/tahap
- Siswa SMA: Rp 2.000.000/tahun atau Rp 500.000/tahap
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp 2.400.000/tahun atau Rp 600.000/tahap
- Disabilitas Berat: Rp 2.400.000/tahun atau Rp 600.000/tahap
Dengan dana yang disiapkan sebesar Rp 28,7 triliun, pemerintah menargetkan untuk memberikan bantuan kepada sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kesimpulan
Cek bansos PKH 2025 tahap pertama dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi dan situs resmi menggunakan NIK KTP. Pastikan Anda memeriksa data secara berkala dan mengikuti tahapan pencairan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tengah menantikan pencairan bantuan sosial PKH.

















