Cek Daftar Penerima Bansos Beras SPHP 2025, Judol Langsung Dicoret!
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras SPHP kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini menyasar kelompok rentan melalui pembagian beras 10 kilogram per keluarga.
Namun, ada kebijakan baru yang harus diperhatikan. Masyarakat yang terlibat dalam judi online (judol) dan kegiatan terorisme akan otomatis dicoret dari daftar penerima bansos beras SPHP 2025.
Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, demi menjaga agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak. Cek kriteria penerima dan cara memastikan nama Anda terdaftar.
Bantuan Pangan Beras 10 Kg dan Beras SPHP
Bansos beras SPHP adalah bagian dari program pemerintah untuk menstabilkan pasokan dan harga beras nasional sekaligus membantu keluarga miskin dan rentan memenuhi kebutuhan pangannya. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak menerima bantuan beras 10 kg setiap bulan, dengan jenis beras yang telah distabilkan harga dan pasokannya.
Tujuan Program Bansos Beras SPHP
Program ini bertujuan menurunkan beban pengeluaran keluarga rentan, menjaga ketahanan pangan nasional, serta memastikan bantuan tepat sasaran. Dengan tambahan aturan ketat, bansos ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak terlibat dalam aktivitas judi online maupun terorisme.
Cara Cek Penerima Bansos Beras melalui Situs Resmi
Kamu bisa mengecek apakah terdaftar menjadi penerima bansos beras SPHP 2025 melalui situs resmi Kementerian Sosial:
Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
Pilih wilayah lokasi sesuai KTP Anda, mulai dari provinsi hingga desa/kelurahan
Masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai KTP
Isi kode captcha/verifikasi yang muncul, kemudian tekan tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, serta periode pencairan bansos beras SPHP
Siapa Saja yang Tidak Masuk Daftar Penerima Program Bansos Beras SPHP
Perum Bulog dan pemerintah melalui kebijakan tegas melarang penerima bansos beras SPHP yang terbukti ikut judi online atau terlibat aktivitas terorisme. Oknum yang melanggar ketentuan ini bakal langsung dicoret dari daftar penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran bagi yang berhak.
Kegiatan judi online bisa merusak efektivitas penyaluran bansos. Dana yang mestinya membantu keluarga miskin akan dialihkan ke aktivitas negatif. Oleh karena itu, penegakan aturan ini menjadi kunci agar bantuan sosial beras dapat memberikan manfaat maksimal.

















