Cek Fakta: Penerima PKH di Medan Apakah Termasuk Penerima BPNT?
Pertanyaan mengenai apakah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) otomatis menjadi penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) terus muncul di berbagai kelompok masyarakat, terutama di wilayah Medan.
Banyak warga mengaku bingung karena melihat sebagian penerima PKH juga menerima BPNT, sementara lainnya tidak.
Untuk menjawab kebingungan tersebut, pemerintah bersama pendamping sosial memberikan penjelasan resmi mengenai hubungan antara kedua jenis bantuan tersebut.
Dengan memahami mekanismenya, warga dapat mengetahui alasan beberapa keluarga menerima dua bantuan sekaligus, sementara keluarga lainnya hanya mendapatkan satu jenis saja.
PKH dan BPNT: Dua Program Berbeda dengan Mekanisme Berbeda
PKH dan BPNT sama-sama merupakan program bantuan sosial yang menyasar keluarga miskin dan rentan.
Namun, kedua program ini memiliki tujuan yang berbeda sehingga tidak semua penerima PKH otomatis masuk ke dalam daftar penerima BPNT.
PKH fokus memberikan bantuan berdasarkan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga, seperti:
- Ibu hamil
- Anak usia dini
- Anak sekolah
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
Sementara BPNT fokus membantu keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok melalui saldo pembelian sembako setiap bulan.
Karena tujuan dan indikatornya berbeda, tidak semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH memenuhi kriteria BPNT.
Apakah Penerima PKH Selalu Mendapatkan BPNT?
Jawabannya adalah tidak selalu. Pemerintah menjelaskan bahwa penerima PKH bisa menerima BPNT, tetapi itu tidak otomatis terjadi.
Hal ini bergantung pada kelayakan dan hasil pemadanan data keluarga dalam sistem nasional.
Beberapa faktor yang memengaruhi apakah penerima PKH berhak menerima BPNT, meliputi:
- Status kesejahteraan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
- Perubahan kondisi ekonomi keluarga
- Sinkronisasi data kependudukan (NIK, KK, alamat, dan komponen keluarga)
- Prioritas pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah tertentu
Jika keluarga terdaftar sebagai miskin atau sangat miskin dalam DTSEN dan tidak mengalami masalah data, peluang mereka untuk menerima BPNT lebih besar.
Mengapa Sebagian Penerima PKH Tidak Mendapatkan BPNT?
Tidak semua penerima PKH mendapatkan BPNT karena beberapa alasan berikut:
1. Data Tidak Sinkron
Banyak kasus menunjukkan bahwa perbedaan data di KTP, KK, dan sistem dapat menyebabkan BPNT tidak cair. Ketidaksinkronan ini membuat keluarga tidak masuk dalam daftar penerima BPNT.
2. Hasil Verifikasi Menunjukkan Keluarga Masuk Kategori Rentan, Bukan Miskin
PKH memiliki komponen khusus, seperti anak sekolah atau ibu hamil, sehingga keluarga masih bisa masuk PKH meski tingkat kesejahteraannya sedikit lebih baik. BPNT lebih ketat pada kategori miskin dan sangat miskin.
3. Kuota Daerah
BPNT memiliki kuota tertentu di setiap wilayah. Meski layak, keluarga bisa tertunda menerima bantuan karena pembatasan anggaran dan prioritas.
4. Perubahan Status Sosial Ekonomi
Jika keluarga mengalami peningkatan ekonomi atau telah keluar dari kategori miskin, mereka mungkin masih menyelesaikan PKH periode berjalan, tetapi tidak lagi masuk BPNT.
Mengapa Banyak Penerima PKH yang Juga Menerima BPNT?
Di Medan, cukup banyak penerima PKH yang juga tercatat dalam BPNT. Ini terjadi karena keluarga tersebut masuk dalam kategori sangat miskin dan memenuhi indikator kelayakan bantuan pangan.
Pemerintah ingin memastikan keluarga dengan tingkat kerentanan tinggi mendapatkan dukungan ganda agar kebutuhan pangan dan layanan dasar tetap tercukupi.
Keluarga yang menerima dua bantuan sekaligus ini berada dalam prioritas tertinggi berdasarkan pemetaan DTSEN.
Cara Mengecek Apakah Penerima PKH Juga Terdaftar dalam BPNT
Warga dapat mengecek kelayakan BPNT dengan beberapa cara yang mudah dilakukan:
- Tanya Pendamping PKH
Pendamping sosial dapat memeriksa apakah nama keluarga masuk dalam daftar BPNT berdasarkan data terbaru.
- Cek di Kelurahan
Petugas kelurahan biasanya memegang daftar penerima BPNT setiap bulan. Warga bisa menanyakan statusnya secara langsung.
- Cek Saldo KKS
Jika warga sudah menerima KKS, mereka dapat mengecek saldo melalui ATM atau e-Warong untuk melihat apakah ada saldo BPNT yang masuk.
- Pantau Informasi Resmi Pemerintah
Warga juga dapat mengikuti pengumuman melalui kanal resmi pemerintah yang menyediakan daftar penerima bansos terbaru.
Kesimpulan
Penerima PKH tidak otomatis menjadi penerima BPNT, meskipun keduanya merupakan bantuan bagi keluarga kurang mampu.
Perbedaan tujuan program, kuota wilayah, serta hasil pemadanan data DTSEN menjadi penentu apakah sebuah keluarga menerima satu atau dua bantuan sekaligus.
Untuk memastikan status bantuan, warga Medan dianjurkan memeriksa data melalui pendamping sosial atau kelurahan, serta memastikan seluruh dokumen kependudukan selalu diperbarui.

















