Cek Syarat Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan untuk Anak
Pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) punya program bantuan keren, lho! Program ini bukan cuma soal jaminan hari tua atau kecelakaan kerja saja. Ada juga manfaat beasiswa pendidikan untuk anak-anak dari peserta yang meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap.
Tentu saja, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang ditinggalkan. Oleh karena itu, kamu perlu tahu cara dan Syarat Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan.
Apa Itu Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan?
Beasiswa ini adalah santunan berkala yang diberikan untuk membantu biaya pendidikan anak. Namun, tidak semua peserta bisa mendapatkannya secara langsung.
Beasiswa ini adalah manfaat tambahan dari program Jaminan Kematian (JKM) atau Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Jadi, bantuan ini cair jika pesertanya sudah tidak ada atau tidak bisa bekerja lagi secara permanen.
Pemerintah memberikan bantuan ini untuk dua orang anak peserta. Jumlahnya juga lumayan besar, lho!
Persyaratan Umum Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan
Peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan kerja dan terdaftar minimal 3 tahun (syarat kepesertaan dapat bervariasi tergantung kebijakan terbaru, cek di kantor cabang).
- Anak peserta yang sah secara hukum.
- Anak berusia maksimal 23 tahun, belum menikah, dan belum bekerja.
- Pengajuan klaim beasiswa dilakukan setiap tahun.
Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan
Untuk mengajukan klaim, kamu perlu menyiapkan beberapa berkas penting. Kelengkapan dokumen akan mempercepat proses pencairan.
Pastikan kamu punya dokumen-dokumen ini:
- Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan (asli & fotokopi).
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) ahli waris dan anak.
- Kartu Keluarga (KK).
- Akta Kelahiran anak.
- Surat Keterangan Kematian (jika peserta meninggal dunia).
- Surat Keterangan Aktif Sekolah/Kuliah (terbaru).
- Buku rekening bank ahli waris.
- NPWP (jika diperlukan).
Semua dokumen ini adalah Syarat Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan yang wajib kamu penuhi.
Bagaimana Cara Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan?
Proses klaimnya cukup mudah. Kamu bisa datang langsung ke kantor cabang atau melakukannya secara online melalui portal resmi BPJAMSOSTEK.
Ikuti langkah-langkah berikut:
- Pastikan semua Syarat Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan sudah lengkap.
- Datang ke kantor BPJAMSOSTEK terdekat.
- Petugas akan memberimu formulir pengajuan klaim JKM/JKK dan beasiswa.
- Petugas akan memverifikasi semua dokumen yang kamu serahkan.
Jika semua syarat terpenuhi, dana beasiswa akan ditransfer langsung ke rekening bank kamu (ahli waris).
Selain itu, untuk pengajuan klaim tahunan berikutnya, prosesnya juga sama. Kamu hanya perlu membawa surat keterangan aktif sekolah/kuliah terbaru.
Nominal Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan yang Didapat?
Besaran bantuan ini bervariasi, tergantung jenjang pendidikan anak. Oleh karena itu, siapkan surat keterangan aktif sekolah/kuliah setiap tahunnya.
Berikut rincian nominal bantuan per tahunnya:
- SD/Sederajat: Rp 1,5 Juta per tahun (maksimal 8 tahun).
- SMP/Sederajat: Rp 2 Juta per tahun (maksimal 3 tahun).
- SMA/Sederajat: Rp 3 Juta per tahun (maksimal 3 tahun).
- Perguruan Tinggi (Kuliah): Rp 12 Juta per tahun (maksimal 5 tahun).

















