Daftar Nama Merek Beras Premium Yang Diduga Oplosan
Lonjakan harga beras dalam beberapa waktu terakhir membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam memilih produk, terutama jenis beras premium yang dibanderol lebih mahal. Namun, di tengah kondisi ini, muncul dugaan adanya praktik curang berupa pencampuran beras kualitas rendah yang dikemas ulang dan dijual dengan label premium. Tindakan semacam ini tentu merugikan konsumen, baik dari segi finansial maupun kualitas konsumsi.
Sejumlah merek yang beredar di pasaran saat ini tengah menjadi sorotan karena dicurigai terlibat dalam praktik pengoplosan. Beberapa di antaranya bahkan telah masuk dalam proses pemeriksaan oleh instansi terkait untuk memastikan keaslian produknya. Dalam artikel ini, akan dibahas merek-merek yang terlibat dalam dugaan tersebut, latar belakang munculnya isu ini, serta tips bagi konsumen agar lebih cermat saat membeli beras kemasan di pasaran.
Bagi Anda yang biasa membeli beras bermerek, penting untuk mengetahui daftar produk yang sedang dalam pengawasan, sekaligus memahami cara membedakan beras asli dan yang telah dicampur.
Daftar Merek Beras Premium yang Diduga Oplosan
1. Wilmar Group
- Sania
- Sovia
- Fortune
- Siip
2. PT Food Station Tjipinang Jaya
- Alfamidi Setra Pulen
- Beras Premium Setra Ramos
- Beras Pulen Wangi
- Food Station
- Ramos Premium
- Setra Pulen
- Setra Ramos
3. PT Belitang Panen Raya
- Raja Platinum
- Raja Ultima
Cara Membedakan Beras Asli dan Oplosan
| Metode Pengecekan | Ciri-ciri Beras Asli | Ciri-ciri Beras Oplosan |
| Warna dan Penampilan | Warna butir beras seragam, cerah, utuh | Warna tidak konsisten, ada butir yang tampak kusam atau berbeda |
| Aroma | Memiliki aroma khas yang harum dan segar | Biasanya tidak berbau atau berbau kurang sedap |
| Tekstur Butir | Butir terasa padat dan keras saat disentuh | Butir terasa ringan dan mudah pecah |
| Kotoran dan Debu | Jarang ditemukan debu dan kotoran, proses sortir ketat | Mengandung kotoran, kulit gabah, dan debu lebih banyak |
| Hasil Setelah Dimasak | Nasi menjadi pulen, wangi, dan teksturnya stabil | Nasi cepat menjadi lembek dan kurang wangi |
| Kemasan dan Label | Kemasan rapi dengan label jelas dan sertifikasi resmi | Kemasan kurang rapi, label tidak lengkap atau tanpa sertifikat |
| Uji Rendam dalam Air | Air rendaman tetap cukup jernih atau sedikit keruh | Air cepat berubah keruh atau berwarna gelap |
| Tes Menggunakan Alat Khusus | Kualitas beras dapat terdeteksi secara akurat dengan alat penguji | Alat mendeteksi adanya bahan campuran atau penurunan kualitas |
















