Dana Bansos Lansia, Anak, dan Disabilitas di Jakarta Cair Setiap Bulan Mulai April 2025
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) untuk warga rentan, seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas, akan mulai dicairkan setiap bulan mulai April 2025.
Kebijakan baru ini menggantikan sistem pencairan sebelumnya yang dilakukan setiap tiga bulan.
Penerima manfaat, termasuk pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ), kini akan menerima dana bansos setiap bulan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa tujuan dari pencairan bulanan ini adalah untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat serta memastikan akses yang lebih merata terhadap layanan dasar.
Ia berharap, dengan skema baru ini, penerima manfaat dapat merasakan manfaat yang lebih optimal dari bantuan yang diberikan.
“Mulai bulan April, seluruh dana bantuan akan diserahkan setiap bulan, sehingga para penerima bantuan tidak lagi harus berurusan dengan bank keliling,” kata Rano Karno dalam acara penyerahan bansos di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Kamis (27/3/2025).
Pemerintah DKI Jakarta menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama kelompok rentan, adalah salah satu prioritas utama dalam program “quick wins” 100 hari pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2025-2030.
Pemerintah berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi penerima, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Pada tahap pertama tahun 2025, terdapat 147.304 penerima bansos di Jakarta.
Rinciannya, 117.784 warga berusia minimal 60 tahun menerima KLJ, 15.203 anak usia dini (0-6 tahun) menerima KAJ, dan 14.317 penyandang disabilitas menerima KPDJ.
Setiap penerima bansos akan menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, dengan harapan bantuan ini dapat digunakan dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Rano Karno.
















