Demo Mahasiswa di Medan Ricuh: Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Tangkap Sejumlah Mahasiswa
Aksi unjuk rasa dalam rangka Demo Mahasiswa di Medan di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, pada Selasa sore (26/8/2025) berubah menjadi ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran.
Bentrokan pecah ketika massa yang sebelumnya melakukan aksi damai mulai mendorong pagar gedung dewan hingga roboh.
Usai gas air mata ditembakkan, aparat langsung mengejar massa aksi yang terpencar ke tiga arah berbeda.
Dari pantauan di lapangan, beberapa demonstran terlihat ditangkap oleh petugas.
Di sisi lain, para peserta aksi juga melakukan perlawanan dengan melemparkan botol dan batu ke arah polisi.
Situasi tetap tegang hingga pukul 18.37 WIB, di mana aparat keamanan masih terus menyisir lokasi untuk mengejar sisa demonstran yang bertahan.
Kericuhan ini terjadi setelah aparat mengingatkan bahwa waktu unjuk rasa telah habis. Namun massa aksi tetap bertahan, hingga akhirnya petugas membubarkan aksi dengan semprotan water cannon dan menembakkan gas air mata.
Sebelumnya, massa sempat merobohkan pagar besi pintu masuk Gedung DPRD Sumut, yang menjadi pemicu awal pecahnya bentrokan. Aksi dorong antara mahasiswa dan aparat pun tak terhindarkan.
Hingga malam hari, kondisi masih dijaga ketat oleh polisi yang dilengkapi tameng dan alat pengendali massa.
Kendaraan taktis seperti mobil water cannon juga masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi kericuhan lanjutan.

















