Desil P3KE Jadi Dasar Penetapan Keluarga Penerima Bansos di Kota Medan
Pemerintah terus memperkuat akurasi penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran melalui penerapan sistem Desil P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem).
Di Kota Medan, data desil ini menjadi dasar utama penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk berbagai program bantuan seperti PKH, BPNT, dan BLT.
Dengan sistem ini, pemerintah dapat memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan berdasarkan tingkat kesejahteraan dan kondisi ekonomi keluarganya.
Apa Itu Desil P3KE?
Desil P3KE merupakan klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah untuk memetakan kondisi sosial ekonomi setiap keluarga di Indonesia, termasuk di Kota Medan.
Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 desil, mulai dari desil 1 yang paling miskin hingga desil 10 yang tergolong mampu.
Data P3KE dikembangkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Kementerian Sosial (Kemensos).
Melalui pemetaan ini, pemerintah dapat menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial berdasarkan tingkat kerentanan ekonomi.
Warga yang masuk dalam desil 1 hingga 4 umumnya berhak menerima berbagai bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Desil P3KE Jadi Acuan Utama Pemerintah Medan
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sosial aktif menggunakan data desil P3KE untuk memperbarui daftar penerima bantuan sosial.
Data ini menjadi acuan dalam menentukan keluarga yang layak menerima bantuan berdasarkan indikator seperti penghasilan, kepemilikan aset, jenis pekerjaan, dan kondisi tempat tinggal.
Setiap keluarga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akan dipetakan ke dalam desil P3KE secara otomatis.
Hasil pemetaan ini membantu petugas lapangan dan pendamping sosial dalam melakukan verifikasi dan validasi (verval) penerima bantuan secara berkala.
Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan bahwa program bantuan tidak salah sasaran dan tidak lagi diberikan kepada warga yang sudah tergolong mampu.
Langkah Cek dan Pembaruan Data P3KE untuk Warga Medan
Warga Medan bisa mengecek status desil keluarganya melalui Dinas Sosial setempat atau aplikasi digital seperti DTSEN.
Pemerintah juga mendorong warga untuk memperbarui data sosial ekonomi jika terjadi perubahan kondisi, misalnya penurunan penghasilan, kehilangan pekerjaan, atau pindah domisili.
Berikut langkah umum untuk melakukan pembaruan data:
- Kunjungi kantor kelurahan atau Dinas Sosial Medan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga.
- Sampaikan permohonan pembaruan data sosial ekonomi keluarga.
- Petugas akan melakukan survei dan verifikasi lapangan.
- Data baru akan diunggah ke sistem DTSEN dan P3KE untuk disesuaikan dengan tingkat kesejahteraan terbaru.
Dengan sistem ini, warga yang sebelumnya tidak terdaftar dapat berpeluang masuk dalam kategori penerima bantuan jika kondisi ekonominya memang layak.
Transparansi dan Ketepatan Sasaran Jadi Prioritas
Pemerintah menegaskan bahwa penerapan desil P3KE bukan hanya tentang klasifikasi data, tetapi juga upaya mewujudkan transparansi dan keadilan dalam penyaluran bansos.
Dengan data yang diperbarui secara rutin, potensi duplikasi dan penyalahgunaan bantuan dapat diminimalkan.
Selain itu, sistem P3KE membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih terarah.
Program bantuan tidak lagi bersifat umum, melainkan menyesuaikan kondisi nyata masyarakat di lapangan.
Dinas Sosial Kota Medan juga berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses validasi agar data yang tercatat benar-benar mencerminkan situasi ekonomi warga.
Kesimpulan
Penggunaan Desil P3KE sebagai dasar penetapan penerima bansos di Kota Medan menjadi langkah maju dalam mewujudkan bantuan sosial yang lebih adil, transparan, dan tepat sasaran.
Melalui sistem berbasis data ini, pemerintah dapat memastikan bahwa bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan sesuai tingkat kesejahteraan keluarga.
Warga diimbau untuk aktif memeriksa dan memperbarui data DTSEN dan P3KE agar tidak tertinggal dalam proses pendataan penerima manfaat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Medan dapat mencapai sistem kesejahteraan sosial yang lebih akurat dan berkeadilan bagi seluruh warganya.

















