Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Artikel

Di Balik Antrian Bansos: Cerita Warga yang Berjuang Bertahan Hidup

Rudy Chandra by Rudy Chandra
30 Desember 2025
in Artikel, Bansos, Info, Informasi
0
Dibalik Antrian Bansos Cerita Warga yang Berjuang Bertahan Hidup

Dibalik Antrian Bansos Cerita Warga yang Berjuang Bertahan Hidup

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Balik Antrian Bansos: Cerita Warga yang Berjuang Bertahan Hidup

Di sudut sebuah kantor kelurahan pada pagi yang masih berkabut, barisan warga sudah mengular. Ada yang datang sejak subuh, ada pula yang membawa anak kecil karena tak ada yang menjaga di rumah. Mereka berkumpul dengan satu harapan yang sama: bantuan sosial (Bansos) yang bisa sedikit meringankan beban hidup.

Namun, di balik barisan yang tampak biasa itu, tersimpan banyak cerita tentang perjuangan, kesabaran, dan ketulusan untuk bertahan hidup.

Baca juga: Mau Dapat Bansos? Begini Cara Legal yang Bisa Kamu Lakukan



1. Bu Siti: Menghidupi Keluarga dari Jualan Kecil-Kecilan

Bu Siti, seorang ibu berusia 45 tahun, menenteng tas kain lusuh berisi berkas. Sudah bertahun-tahun ia berjualan gorengan di depan rumah. Penghasilan sehari kadang tak sampai Rp30.000.

“Kalau lagi sepi, ya cuma bisa masak nasi sama garam. Yang penting anak-anak tetap makan,” tuturnya pelan.

Bagi Bu Siti, bansos bukan sekadar uang. Itu adalah napas tambahan agar dapur tetap menyala. Dengan bantuan itu, ia bisa membeli beras, minyak goreng, dan kebutuhan sekolah anaknya.

Namun ia sadar, bantuan bukan satu-satunya jalan. Setiap hari ia tetap berjualan, berusaha sekuat tenaga agar tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan.




2. Pak Rahman: Meniti Hari di Usia Senja

Di barisan yang sama, ada Pak Rahman. Rambutnya sudah memutih, langkahnya pelan. Dulu ia bekerja sebagai buruh bangunan. Kini, tubuhnya tak lagi sekuat dulu.

“Sekarang kalau kerja angkat semen, badan sudah tak sanggup,” katanya sambil tersenyum.

Anak-anaknya merantau, namun penghasilan mereka pun pas-pasan. Bansos bagi Pak Rahman adalah bentuk perhatian negara—tanda bahwa ia tidak sendirian menghadapi usia senja.

3. Keluarga dengan Anak Sekolah: Berjuang untuk Masa Depan

Tidak sedikit pula yang datang demi masa depan anak-anak mereka. Banyak orang tua rela menunggu berjam-jam demi bantuan biaya pendidikan.

“Kalau tidak ada bantuan, mungkin anak saya sudah berhenti sekolah,” ucap seorang ibu muda.

Di tengah keterbatasan, mereka tetap memeluk mimpi. Bahwa suatu hari, anak-anak mereka bisa hidup lebih baik.




Bukan Sekadar Mengantre, Tapi Menguatkan Harapan

Bagi sebagian orang, bantuan sosial mungkin hanya angka. Tapi bagi mereka yang berdiri di barisan itu, bansos adalah:

  • bahan makanan untuk beberapa minggu
  • ongkos anak ke sekolah
  • obat untuk orang tua
  • sedikit kelegaan di tengah tekanan hidup

Setiap antrean adalah kisah perjuangan. Ada yang menahan lelah, ada yang menahan malu, ada yang menahan haru saat akhirnya namanya terdaftar.




Namun, Jalan Bansos Tidak Selalu Mulus

Masih ada warga yang:

  • belum terdata

  • salah input NIK

  • terkendala administrasi

  • atau masih menunggu keputusan

Sebagian dari mereka pulang dengan wajah lesu, namun tetap menyimpan harapan. Esok, mereka akan mencoba lagi.




Di Balik Angka Bansos, Ada Manusia

Program bansos memang diatur dengan data, angka, dan sistem. Tapi jangan lupa, di baliknya ada:

  • ayah yang ingin menafkahi keluarganya

  • ibu yang ingin anaknya sekolah

  • kakek-nenek yang ingin menjalani hari tua dengan tenang

  • warga yang tidak menyerah meski hidup penuh keterbatasan

Mereka tidak meminta lebih. Hanya ingin tetap bertahan.




Mari Saling Mendukung

Peran kita sebagai masyarakat juga penting:

  •  tidak menyebarkan hoaks tentang bansos
  • tidak memanfaatkan keadaan untuk keuntungan pribadi
  • membantu warga sekitar yang membutuhkan
  • dan memberi dukungan moral

Karena bantuan terbesar bukan hanya materi, tapi juga rasa peduli.

Kesimpulan

Antrean bansos bukan sekadar barisan panjang menunggu giliran. Itu adalah potret nyata tentang ketahanan hidup masyarakat kecil—yang tetap berjuang, tetap berharap, dan tetap percaya bahwa esok hari bisa lebih baik.




Tags: Bansosbantuan sosialberita bansos hari inicekbansos.kemensos.go.idCerita Warga yang Berjuang Bertahan Hidupinfo bansos

Related Posts

Sering Disebut Hedon? Ini Makna dan Bahayanya
Artikel

Self Reward Tak Harus Mahal, Ini Cara Menghargai Diri Tanpa Bikin Kantong Jebol

2 Februari 2026
Tak Ada Pendaftaran dan Titipan, Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Penjangkauan
Berita

Sekolah Rakyat Fokus Life Skills, Lulusan Diakui Negara dan Bisa Lanjut ke SMA Umum

1 Februari 2026
Sekolah Rakyat Deli Serdang Jadi Percontohan, Sasar Anak dari Keluarga Paling Rentan
Berita

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

1 Februari 2026
Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Berita

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

1 Februari 2026
Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Berita

Kemensos Salurkan Santunan Korban Banjir, Gus Ipul Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

1 Februari 2026
ChatGPT Kini Bisa Prediksi Usia demi Lindungi Anak
Artikel

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

30 Januari 2026
Next Post
BLT Untuk 35 Juta Warga, Dana Dari Efisiensi Anggaran

Seskab Pastikan Tambahan BLT untuk 35 Juta Warga, Dana dari Efisiensi Anggaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Kapolres Tanjungbalai Bagikan Masker Kepada Nelayan Di Tengah Laut

Kapolres Tanjungbalai Bagikan Masker Kepada Nelayan Di Tengah Laut

26 September 2019
Cara Buka Blokir ATM BCA Salah PIN 3 kali

Cara Buka Blokir ATM BCA Salah PIN 3 kali

28 Maret 2025

138 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

2 November 2018
Cara Cek Bansos PKH di Medan Lewat HP, Cuma Pakai KTP

Cara Cek Bansos PKH di Medan Lewat HP, Cuma Pakai KTP

16 September 2025

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.