Tanjung Balai – Dikhawatirkan Pemasangan pipa sistem penyediaan air minum (SPAM) yang dilaksanakan pekerjaannya TA 2018 yang lalu banyak yang sudah retak ataupun pecah. Pasalnya sudah banyak truk yang bermuatan berat terperosok kedalam timbunan galian tanah penanaman pipa SPAM tersebut.
Seperti yang terjadi pada tanggal 28 Maret 2019 yang lalu,kembali truk bermuatan berat terperosok ke dalam timbunan galian pipa SPAM yang ditanamkan.Amatan awak media dilokasi pemasangan pipa SPAM Jln.Sudirman Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai,timbunan pipa SPAM yang ditanam tidak dipadatkan terlebih dahulu. Sehingga ketika dilintasi truk bermuatan,maka tanah timbunnya amblas kebawah. Sehingga dikhawatirkan pipa SPAM yang ditanam tadi ikut terlindas.
“Terperosoknya truk kedalam galian pipa SPAM yang ditanamkan tersebut, akibat dari tidak padatnya timbunan tanah di atas pipa SPAM yang ditanamkan.Seharusnya pelaksana pekerjaan,setelah dilakukan penggalian,sebelum pipa SPAM tadi ditanamkan,terlebih dahulu dasar tanah galian dilapis dengan pasir urug,baru pipa SPAM tersebut ditanamkan dan ditimbun kembali dengan pasir urug juga dengan dilakukan pemadatan sekaligus. Hal tersebut dikatakan Ketua LSM PK-APPD Tanjungbalai I.Siagian minggu (31/3)
Lanjutnya lagi,akibat dari terperosoknya truk yang bermuatan di atas timbunan pipa SPAM tadi,sudah bisa dipastikan pipa yang ditanam dibawahnya pecah akibat tekanan beban berat dari atas. “Sehingga tujuan dari pemasangan pipa SPAM untuk pendistribusian air bersih ke masyarakat jadi tergendala.” Oleh karena itu dinas terkait harus meninjau ulang kembali pemasangan pipa SPAM yang berlokasi di Jln.Sudirman,”tegas I.Siagian.(Su)

















