Senin, 2 Februari 2026
Medan Aktual
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan Aktual
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dirjen Dikti Kemendikbud: UMSU Leading Institution

Medan Aktual by Medan Aktual
22 Maret 2021
in Pendidikan
0
Dirjen Dikti Kemendikbud: UMSU Leading Institution
193
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Kuliah Umum “Implementasi Merdeka Kampus Merdeka” dengan menghadirkan pembicara Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemendikbud) Prof Ir Nizam MSc, DIC, PhD di Aula Kampus Utama UMSU, Jl Kapt. Mukhtar Basri, Medan, Sabtu ( 20/3).

Kegiatan yang digelar secara hybrid (online dan offline) ini juga dihadiri Dr Ir Ridwan M.Sc (Direktur Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI), Prof Dr. Ibnu Hajar (Kepala LLDKTI Wilayah I Sumut), Dr. Agussani M.AP (Rektor UMSU), jajaran BPH UMSU, Dr Muhammad Arifin Gultom SH MHum (WR I UMSU), Dr Akrim MPd (WR II UMSU), Dr Rudianto, MSi (WR III UMSU), Dekanat se UMSU dan sejumlah perwakilan mahasiswa.

Dalam prolognya, Nizam mengapresiasi UMSU yang menjadi leading institution di Sumatera Utara. Karena itu ia meminta UMSU untuk menarik PTS lainnya untuk ikut maju dan berkembang, sehingga akan semakin kokoh dan kuat persaudaraan di antara perguruan tinggi di Sumut.

Kemudian dalam paparan kuliah umumnya, Nizam menyampaikan, bahwa kunci perguruan tinggi bisa maju dan berkembang untuk mewujudkan cita-cita para pendiri republik ini adalah menyiapkan generasi masa depan yang unggul sebagai pemimpin-pemimpin masa depan di semua sektor produktif bangsa.
Ia mengakui, Indonesia sekarang ini sedang menghadapi banyak sekali tantangan baik ditingkat regional maupun global.

Mencermati perkembangan dunia saat ini, Nizam mengungkapkan, bahwa bandul ekonomi dunia sedang beralih dari Barat ke Timur, dari Eropa dan Amerika menuju ke Asia.

“Abad ini adalah abadnya Asia. Sekarang ini Asia tumbuh menjadi kekuatan ekonomi terbesar didunia, dimana lebih 50 persen perdagangan dan pertumbuhan ekonomi di dunia ada di Asia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Asia tersebut dimotori raksasa-raksasa ekonomi seperti Tiongkok, Jepang , Korea dan India. Namun, kata Nizam, diantara negara-negara tersebut sedang mengalami krisis populasi yang disebut dengan “masyarakat yang menua”.

Sementara Indonesia diproyeksikan berpotensi mengalami bonus demografi pada tahun 2020 hingga 2024 mendatang. Momentum ini, kata Nizam, tentu bisa jadi peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia. Sebab, ada negara yang berhasil mengelola bonus demografinya, namun ada pula yang tidak.

“Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi yang akan dihadapi beberapa tahun ke depan. Sehingga nantinya tidak mengalami krisis populasi yang tengah dialami sejumlah Negara raksasa ekonomi Asia saat ini,” tukasnya.

Menurut Nizam, Indonesia akan kehilangan momentum jika tidak segera memanfaatkan bonus demografi, karena struktur penduduk berubah dengan sangat cepat. Dan rentang waktu bonus demokrafi itu sangat pendek, yakni 5 sampai 10 tahun kedepan saja,” imbuhnya.

Lebih lanjut diingatkannya, Indonesia harus memanfaat kan bonus demokrafi ini dengan sebaik- sebelum berakhir. Sebab bonus demografi tidak sertamerta menjadi kekuatan ekonomi, kekuataan kemajuan pembanguan kalau SDM tidak kita siapkan dengan baik dari sekarang.

“Jadi pelajaran bagi kita, bahwa banyak terjadi di sejumlah Negara di Amerika Selatan dan Afrika yang bonus demokrafinya lewat begitu saja, sehingga terjebak dalam apa yang kita kenal dengan middle income trap, yaitu kegagalan suatu negara untuk naik kelas dari pendapatan menengah-bawah (lower-middle income) ke menengah-atas (upper-middle income),” terangnya.

Karena itu, Indonesia membutuhkan terobosan-terobosan dalam mengakselarasi penyiapan SDM yang unggul, kreatif, dan inovatif.

“Itulah tugas utama perguruan tinggi. Dan ini pulalah yang menginspirasi kebijakan Kampus Merdeka. Kita harus membuka potensi mahasiswa seluas-luasnya dan secepat-cepatnya,” kata Nizam.

Namun demikian, kata Nizam, diperlukan upaya keras karena angkatan kerja yang berpendidikan tinggi saat ini masih di bawah 20 persen. Dilihat dari kacamata SDM mengenai kualifikasi SDM, Indonesia sudah tertinggal jauh dari persiapan negara-negara yang berhasil memanfaatkan bonus demografi.

“Oleh karena itu, perguruan tinggi harus bekerja 3 kali lebih cepat dari negara lain agar bisa bisa memanfaatkan bonus demografi seperti Negara-negara lain,” ujar Nizam.

Nizam menambahkan, tantangan yang ada di dalam negeri menjadi PR utama. Adanya publikasi internasional sangat penting tetapi saat ini, perguruan tinggi bisa menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional jauh lebih penting, bagaimana produk perguruan tinggi bisa menjadi pengungkit bagi segala aspek.
“Kemajuan suatu bangsa negara akan sangat ditentukan oleh majunya pendidikan tinggi,” kata Nizam.

Kampus yang Sehat

Untuk mewujudkan semua harapan tersebut, Nizam mengatakan saat ini Indonesia perlu memperkuat kampus-kampus yang inspiratif dan kreatif.

“Untuk bisa inspiratif dan kreatif maka kampus itu harus sehat. Sehat dalam arti yang utuh, baik sehat secara fisik (jasmani), sehat secara rohani (spiritualitas) dan sehat secara intelektualitas,” jelas Nizam.
Selain itu, kata Nizam, kampus juga harus sehat secara sosial, yakni bagaiman perguruan tinggi bisa menjadi mata air bagi kehidupan masyarakat dan kemajuan bangsa dan negara.

“Perguruan tinggi harus mampu menyuguhkan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Nizam.

Sementara itu Ketua L2Dikti Prof Dr Ibnu Hajar dalam paparannya mengatakan, tantangan pendidikan tinggi di Sumut hari ini adalah, bagaimana mengangkat performa PTS yang ada di Sumatera Utara.
Ia mengatakan, bahwa layanan pendidikan tinggi khususnya di Sumut harus terus dibenahi dan diatur sedemikian rupa agar tetap on the right track.

“Karena itu, pada masa sekarang PT itu tidak mungkin lagi ‘bermain tunggal’. Artinya, bahasa sinergi dan integrasi adalah poin penting yang harus dipahami dan dilaksanakan dalam mengembangkan sebuah Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

“Dengan segudang prestasi yang sudah diraihnya, maka UMSU sekarang sudah layak menjadi pionir, maka tularkan keberhasilan ini kepada PTS-PTS yang lain,” harapnya

Sebelumnya,Rektor UMSU Dr Agussani MAP dalam sambutannya menyampaikan bagaimana progres kemajuan yang dicapai UMSU sehingga menjadi PTS unggulan di Sumut dan satu-satunya PTS yang meraih Akreditas Institusi “A”.

Agussani mengungkapkan, capaian yang diraih UMSU ini tidak terlepas dari kerja keras dan soliditas seluruh Civitas akademika UMSU, serta juga dukungan dari pelbagai pihak baik internal dan eksternal.
Secara khusus, Agussani juga memaparkan Road Map UMSU 2033 yang merupakan panduan penting bagi UMSU untuk meraih impian dan cita-citanya di masa yang akan datang.

Tags: umsu

Related Posts

Cara Cek Jurnal Terindeks Scopus dengan Mudah dan Akurat
Artikel

Cara Cek Jurnal Terindeks Scopus dengan Mudah dan Akurat

19 Januari 2026
Mengenal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Peluang Lolos Pendanaan
Artikel

Mengenal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Peluang Lolos Pendanaan

19 Januari 2026
Cara Lolos Seleksi Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026
Artikel

Cara Lolos Seleksi Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026

19 Januari 2026
Tutorial Upload Jurnal di SINTA yang Wajib Diketahui
Artikel

Tutorial Upload Jurnal di SINTA yang Wajib Diketahui

19 Januari 2026
Beasiswa Tanoto 2026 Tanoto Scholars: Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?
Artikel

Beasiswa Tanoto 2026 Tanoto Scholars: Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?

18 Januari 2026
PKM-PM 2026: Contoh Tema Pengabdian yang Berpeluang Besar Lolos
Artikel

PKM-PM 2026: Contoh Tema Pengabdian yang Berpeluang Besar Lolos

18 Januari 2026
Next Post
UMSU Launching Buku Karya Syaiful Syafri

UMSU Launching Buku Karya Syaiful Syafri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Panduan Mendapatkan Bansos

9 Juli 2025
BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

BSU 2025 Kembali Disalurkan Pemerintah, Begini Prosedur dan Syarat Lengkapnya

21 Juli 2025
Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

Cara Cek Penerima PIP 2025 Lewat HP: Mudah dan Cepat! Simak Panduan Lengkapnya di Sini

10 Juli 2025
Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

Cara Cek Penerima Bantuan PIP, PKH, dan KIS

9 Juli 2025
Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

Cara Cepat Cek Bantuan PIP Lewat HP: NISN, Tanggal Lahir, dan Nama Siswa

30 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Panduan Lengkap Mendaftar Kartu KIP Kuliah 2025: Dapatkan Bantuan Biaya Pendidikan untuk Mahasiswa Baru

Panduan Lengkap Mendaftar Kartu KIP Kuliah 2025: Dapatkan Bantuan Biaya Pendidikan untuk Mahasiswa Baru

19 Mei 2025
Cara Daftar QRIS Lewat Aplikasi

Cara Mudah Daftar QRIS Lewat Aplikasi

28 Oktober 2025
Lanal TBA Gagalkan Penyeludupan 1000 Butir Pil Ekstasi

Lanal TBA Gagalkan Penyeludupan 1000 Butir Pil Ekstasi

10 April 2019
SIWO Juarai Trup Gembira Bank Sumut

SIWO Juarai Trup Gembira Bank Sumut

16 November 2019

Redaksi Medanaktual.com
Jl. Gunung Mahameru No 3 Lantai 2
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Email : medanaktual.com@gmail.com

© 2025 Medanaktual.com

  • Berita
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bansos
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Gadget
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.