DTKS Berubah Jadi DTSEN: Simak Cara Update Desil Agar Tetap Dapat Bantuan Pendidikan
Tahun 2025 membawa sejumlah pembaruan penting dalam sistem perlindungan sosial, salah satunya adalah perubahan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) menjadi DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Perubahan ini tidak hanya sekadar pergantian nama, tetapi juga menyangkut mekanisme seleksi penerima bantuan sosial yang kini berbasis pada sistem desil kesejahteraan.
Jika anak Anda saat ini menerima bantuan seperti KJP Plus atau KJMU, penting untuk memahami bagaimana perubahan ini memengaruhi kelayakan bantuan dan bagaimana cara update data desil agar tetap bisa menerima manfaat pendidikan.
Apa Itu DTSEN dan Desil?
DTSEN adalah sistem data ekonomi nasional terbaru yang menggantikan DTKS sebagai acuan utama dalam penyaluran berbagai bantuan sosial pemerintah, termasuk bantuan pendidikan.
DTSEN dikembangkan dengan pendekatan yang lebih akurat dan dinamis, mencakup data pengeluaran rumah tangga dan klasifikasi kesejahteraan dalam bentuk desil.
Desil sendiri merupakan pembagian kelompok penduduk menjadi 10 bagian berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Desil 1 berarti paling miskin, sementara Desil 10 paling sejahtera. Untuk menerima bantuan pendidikan seperti KJP Plus, umumnya hanya warga dengan desil 1–4 yang memenuhi syarat.
Mengapa Harus Update Desil?
Perubahan ke sistem DTSEN membuat data kesejahteraan Anda tidak otomatis terbawa dari DTKS lama.
Jika tidak melakukan pembaruan, besar kemungkinan Anda keluar dari kriteria penerima bantuan meskipun sebelumnya pernah menerima KJP atau bantuan lainnya.
Maka dari itu, penting untuk segera memastikan desil keluarga Anda sudah diperbarui agar tetap terdaftar dan layak menerima bantuan pendidikan di tahun 2025.
Cara Update Desil DTSEN Agar Tetap Dapat Bantuan
Berikut langkah-langkah untuk memastikan data Anda di DTSEN sudah sesuai dan mendukung kelayakan bantuan pendidikan:
1. Cek Status Data di Kelurahan
Datangi kelurahan setempat dan tanyakan apakah Anda sudah masuk ke dalam sistem DTSEN. Petugas akan membantu melakukan pengecekan dan memberi tahu status desil Anda.
2. Ajukan Pemutakhiran Data (MPM)
Jika data belum sesuai atau Anda belum masuk ke DTSEN, ajukan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM). Lengkapi dokumen seperti:
Fotokopi KTP dan KK
Surat keterangan tidak mampu (jika ada)
Bukti pendukung lainnya seperti penghasilan, surat sekolah anak, dsb.
3. Verifikasi dan Survei Lapangan
Setelah pengajuan petugas akan melakukan verifikasi lapangan untuk menilai kondisi rumah tangga Anda. Penilaian ini akan menentukan masuk ke desil berapa dan apakah memenuhi syarat bantuan pendidikan.
4. Pantau Hasil dan Pengumuman
Setelah data diverifikasi, Anda bisa mengecek kembali status desil melalui kelurahan atau menunggu pengumuman dari dinas sosial terkait.
Tips Agar Lolos dalam Update DTSEN
- Pastikan semua dokumen dan informasi akurat dan jujur.
- Sertakan bukti pengeluaran atau penghasilan yang memperkuat kondisi ekonomi keluarga.
- Rajin berkoordinasi dengan pihak sekolah dan kelurahan agar proses berjalan lancar.
Jika sudah masuk DTSEN, pantau secara berkala apakah masih dalam desil yang layak untuk bantuan pendidikan.
Dengan perubahan DTKS menjadi DTSEN, masyarakat kini diharapkan lebih aktif dalam memperbarui data agar tetap bisa mendapatkan haknya, termasuk bantuan pendidikan seperti KJP Plus.

















