Patgulipat pengaturan skor Liga 2 dan Liga 3 di Jawa Tengah bikin geleng-geleng kepala. Sejumlah pihak mulai dari komite eksekutif (Exco) PSSI hingga mantan komisi wasit diduga kecipratan duit jatah pengaturan skor pertandingan bola.
Dan, Edy Rahmayadi pun memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam kongres tahunan yang digelar di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1/2019), setelah memimpin sejak tahun 2016.
Tapi, sebagai sebenarnya, carut marut sepak bola di tanah air ini akibat mafia bola, pengaturan skor, hingga kebobrokan sepak bola Tanah Air.
Bahkan, kegagalan timnas Indonesia pada Piala AFF 2010 ikut terseret ke dalam pusaran polemik tersebut.
Dalam permasalahan ini, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, terang-terangan tak mampu menangani hal itu.
“Heran kalau Jokdri bilang tak mampu, Padahal, semua elemen sepak bola tau gimana sepak terjangnya”,kata Fendi salah satu penggiat sepak bola.berperan
Peran Jokdri benar benar luar biasa. Siapapun ketua umumnya, pria asal Ngawi ini selalu dipakai. Entah kiat apa dipakainya.















