Empat Program Bantuan Sosial Pemerintah Medan Fokus Bantu Warga Kurang Mampu
Pemerintah Kota Medan terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai program bantuan sosial (bansos).
Pada tahun 2025, terdapat empat program utama yang menjadi fokus penyaluran untuk mendukung warga kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasar, menjaga kesehatan, serta melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.
Program-program tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bansos Beras, dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Seluruh bantuan disalurkan berdasarkan data resmi dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran dan transparan.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan menjadi salah satu bansos unggulan yang memberikan bantuan bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini ditujukan bagi ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas berat.
Melalui PKH, pemerintah membantu keluarga miskin agar mampu mengakses layanan kesehatan dan pendidikan dengan lebih mudah.
Penerima wajib memenuhi komitmen seperti pemeriksaan kesehatan rutin dan kehadiran anak di sekolah.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT menjadi program yang fokus meningkatkan ketahanan pangan warga Medan.
Setiap bulan, penerima manfaat memperoleh bantuan berupa saldo elektronik yang bisa ditukar dengan beras, telur, sayur, atau kebutuhan pokok lainnya di e-Warong atau agen penyalur resmi.
Program ini membantu keluarga miskin agar dapat memenuhi kebutuhan gizi tanpa harus bergantung pada bantuan tunai.
Pemerintah juga terus memantau distribusi agar bantuan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
3. Bansos Beras
Selain BPNT, pemerintah juga menyalurkan bansos beras untuk menjaga stabilitas pangan rumah tangga.
Setiap KPM menerima sekitar 10 kilogram beras per bulan yang disalurkan melalui kantor pos atau tempat distribusi yang ditunjuk Dinas Sosial Kota Medan.
Program ini sangat membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok dan menjadi jaring pengaman bagi keluarga yang tidak memiliki penghasilan tetap.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
Pemerintah juga memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
Siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK menerima bantuan biaya pendidikan yang dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah atau kebutuhan belajar.
Orang tua dapat memeriksa status penerimaan bantuan PIP secara mandiri melalui situs resmi pip.kemdikbud.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Upaya Pemerintah Kota Medan
Wali Kota Medan menegaskan bahwa seluruh program bansos ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di wilayahnya.
Dengan sinergi antara Kementerian Sosial, BAZNAS, dan Dinas Sosial Medan, bantuan diharapkan bisa tersalurkan secara transparan, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Pemerintah juga mendorong warga untuk rutin memeriksa status bantuan melalui aplikasi Cek Bansos atau datang langsung ke kelurahan agar tidak ketinggalan informasi.
Kesimpulan
Empat program bansos utama di Kota Medan — PKH, BPNT, Bansos Beras, dan PIP — menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi.
Melalui penyaluran yang berbasis DTSEN, seluruh bantuan diharapkan benar-benar menyentuh keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan nyata.
Warga Medan dihimbau untuk terus aktif memeriksa data dan memanfaatkan bantuan sesuai tujuan agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
















