Hari Pertama, Berikut Niat Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya
Umat Islam akan segera memasuki salah satu waktu paling istimewa dalam kalender hijriah, yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Di periode ini, berbagai amal saleh sangat dianjurkan, termasuk ibadah puasa sunnah.
Pemerintah telah menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian, umat Muslim bisa mulai menjalankan puasa Dzulhijjah sejak hari tersebut.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana bacaan niat puasa Dzulhijjah hari pertama. Berikut penjelasan lengkap mengenai niat dan keutamaannya.
Niat Puasa Dzulhijjah Hari Pertama
Seperti puasa sunnah lainnya, puasa Dzulhijjah sebaiknya diniatkan pada malam hari sebelum fajar. Namun, jika seseorang lupa atau belum sempat berniat di malam hari, niat masih diperbolehkan dibaca di pagi hari, dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan atau minum.
Berikut bacaan niatnya:
Niat pada Malam Hari
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri Dzulhijjah sunnatan lillaahi ta‘aala.
Artinya:
“Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Niat di Siang Hari
Jika lupa berniat pada malam hari, maka dapat membaca niat berikut di siang hari sebelum waktu Zuhur, selama belum membatalkan puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adā’i syahri Dzulhijjah sunnatan lillaahi ta‘aala.
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta’ala.”
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2025
Berikut adalah jadwal lengkap puasa sunnah di bulan Dzulhijjah berdasarkan penetapan 1 Dzulhijjah 1446 H yang jatuh pada 28 Mei 2025:
28 Mei 2025: 1 Dzulhijjah – Puasa Dzulhijjah hari pertama
29 Mei 2025: 2 Dzulhijjah
30 Mei 2025: 3 Dzulhijjah
31 Mei 2025: 4 Dzulhijjah
1 Juni 2025: 5 Dzulhijjah
2 Juni 2025: 6 Dzulhijjah
3 Juni 2025: 7 Dzulhijjah
4 Juni 2025: 8 Dzulhijjah – Puasa Tarwiyah
5 Juni 2025: 9 Dzulhijjah – Puasa Arafah
6 Juni 2025: 10 Dzulhijjah – Idul Adha (dilarang berpuasa)
Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Puasa di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” (HR. Bukhari)
Beberapa keutamaannya antara lain:
Amal ibadah pada hari-hari ini lebih utama daripada jihad, kecuali jihad yang mengorbankan jiwa dan harta hingga mati syahid.
Puasa Tarwiyah menghapus dosa setahun yang lalu.
Puasa Arafah menghapus dosa dua tahun, yakni tahun lalu dan tahun yang akan datang.
Doa orang yang berpuasa pada hari-hari ini lebih mustajab.
Menjadi bentuk persiapan spiritual menyambut Idul Adha.
Puasa Dzulhijjah merupakan salah satu bentuk ibadah yang sarat dengan pahala dan keutamaan. Dengan memahami niat, waktu pelaksanaan, serta keutamaannya, umat Islam dapat memanfaatkan momen ini untuk memperbanyak amal saleh dan meraih ridha Allah SWT. Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk mendekatkan diri kepada-Nya.















