Ingin Pinjaman Modal Usaha? Simak Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil BRI Secara Lengkap!
Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), modal usaha sering menjadi kendala utama dalam mengembangkan bisnis. Untuk membantu pelaku usaha mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga rendah, pemerintah melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyediakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Namun, dalam program KUR BRI, terdapat beberapa skema pembiayaan yang perlu dipahami, terutama KUR Mikro dan KUR Kecil. Kedua jenis pinjaman ini memiliki persyaratan, plafon, dan tujuan yang berbeda, sehingga penting bagi calon peminjam untuk memahami perbedaannya sebelum mengajukan pinjaman.
Lalu, apa saja perbedaan antara KUR Mikro dan KUR Kecil BRI? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
1. Apa Itu KUR BRI?
KUR BRI adalah program pembiayaan dengan bunga rendah yang diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan modal usaha. Program ini didukung oleh pemerintah untuk memperluas akses permodalan bagi UMKM agar bisa berkembang dan meningkatkan daya saing di pasar.
Keunggulan utama KUR BRI dibandingkan pinjaman konvensional adalah bunga rendah, tanpa agunan tambahan untuk KUR Mikro, serta proses pengajuan yang relatif mudah.
BRI menawarkan beberapa jenis KUR, di antaranya:
- KUR Mikro (untuk usaha kecil dengan kebutuhan modal terbatas)
- KUR Kecil (untuk usaha yang lebih besar dan membutuhkan dana lebih tinggi)
- KUR TKI (khusus untuk calon tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di luar negeri)
Dua jenis KUR yang paling populer dan banyak diajukan oleh pelaku usaha adalah KUR Mikro dan KUR Kecil.
2. Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil BRI
a. Plafon Pinjaman
- KUR Mikro: Pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp50 juta
- KUR Kecil: Pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta
Kesimpulan: Jika modal yang dibutuhkan kurang dari Rp50 juta, maka KUR Mikro lebih cocok. Namun, jika bisnis sudah berkembang dan membutuhkan modal lebih besar, KUR Kecil bisa menjadi pilihan yang tepat.
b. Suku Bunga
- KUR Mikro: 6% per tahun
- KUR Kecil: 6% per tahun
Meskipun plafon pinjaman berbeda, suku bunga kedua jenis KUR ini sama, yaitu bunga ringan sebesar 6% per tahun.
c. Agunan (Jaminan Tambahan)
- KUR Mikro: Tanpa agunan tambahan karena jaminan cukup berdasarkan usaha yang dijalankan
- KUR Kecil: Membutuhkan agunan tambahan, seperti aset usaha atau tanah/bangunan
Bagi usaha kecil yang baru merintis dan belum memiliki aset berharga sebagai jaminan, KUR Mikro lebih menguntungkan karena tidak memerlukan agunan tambahan.
d. Lama Tenor Pinjaman
- KUR Mikro: Maksimal 3 tahun untuk kredit modal kerja, dan maksimal 5 tahun untuk kredit investasi
- KUR Kecil: Maksimal 4 tahun untuk kredit modal kerja, dan maksimal 5 tahun untuk kredit investasi
Perbedaan jangka waktu pelunasan ini memungkinkan peminjam memilih tenor yang sesuai dengan kondisi bisnis mereka.
e. Syarat Pengajuan
Syarat KUR Mikro:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima pinjaman produktif dari perbankan lain
- Memiliki NIK yang terdaftar di Dukcapil
Syarat KUR Kecil:
- WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Usaha telah berjalan minimal 1 tahun
- Memiliki izin usaha seperti SIUP, NIB, atau surat keterangan usaha dari kelurahan
- Bersedia memberikan agunan tambahan jika diperlukan
3. Cara Mengajukan KUR BRI
Bagi Anda yang ingin mengajukan KUR Mikro atau KUR Kecil, berikut adalah langkah-langkahnya:
a. Pengajuan Online melalui KUR BRI Digital
- Kunjungi website kur.bri.co.id
- Klik “Ajukan Pinjaman”
- Login atau daftar akun menggunakan NIK dan email
- Isi formulir pengajuan pinjaman dengan data lengkap
- Unggah dokumen yang dibutuhkan, seperti KTP, KK, dan bukti usaha
- Tunggu proses verifikasi oleh pihak BRI
- Jika disetujui, pencairan dana akan dilakukan ke rekening BRI Anda
b. Pengajuan Langsung ke Kantor BRI
- Datang ke kantor cabang BRI terdekat
- Ambil nomor antrean di bagian layanan KUR
- Serahkan dokumen persyaratan yang diperlukan
- Petugas akan melakukan verifikasi dan analisis kredit
- Jika lolos seleksi, pencairan dana akan dilakukan ke rekening Anda
4. Keuntungan Mengajukan KUR BRI
- Bunga Rendah – Hanya 6% per tahun, jauh lebih murah dibanding pinjaman konvensional
- Tanpa Agunan untuk KUR Mikro – Memudahkan pelaku usaha kecil dalam mendapatkan modal
- Plafon Pinjaman Besar – Hingga Rp500 juta untuk KUR Kecil
- Proses Pengajuan Mudah – Bisa dilakukan secara online maupun offline
- Mendukung Pengembangan UMKM – Cocok untuk usaha yang ingin berkembang dengan modal terjangkau
Kesimpulan
KUR Mikro dan KUR Kecil BRI adalah solusi terbaik bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha dengan bunga rendah. Jika Anda memiliki usaha kecil dan membutuhkan pinjaman hingga Rp50 juta tanpa jaminan tambahan, maka KUR Mikro adalah pilihan terbaik. Namun, jika bisnis Anda sudah berkembang dan membutuhkan pinjaman lebih besar, KUR Kecil bisa menjadi opsi yang lebih tepat meskipun membutuhkan agunan.
Pastikan Anda memenuhi syarat dan memahami perbedaan kedua jenis KUR ini sebelum mengajukan pinjaman. Dengan memilih program yang sesuai, Anda dapat memanfaatkan modal usaha dengan optimal untuk mengembangkan bisnis Anda.
















