Posko Banjir Medan
Peristiwa banjir yang melanda hampir seluruh kawasan di Kota Medan pada Kamis, (27/11/2025) hingga kini belum menunjukkan tanda tanda akan surut.
Sejumlah tempat seperti rumah penduduk, fasilitas umum dan jalanan sudah digenangi banjir hingga mencapai ketinggian 1 meter lebih.
Terkait hal tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan telah membuka posko terkait bantuan evakuasi masyarakat yang mengalami kesulitan dan terjebak dalam situasi banjir di Medan.
Basarnas Buka Posko Evakuasi Banjir Medan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika dalam keterangannya mengatakan saat ini pihaknya telah membuka posko untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
“Fokus saat sekarang ini kondisi air terus naik. Jadi, ini yang menjadi fokus kita khususnya di seputaran Kota Medan,” ujarnya.
Hery berharap, agar masyarakat tidak panik dan segera cari perlindungan di tempat aman.
“Kami berharap semua masyarakat yang pertama adalah jangan panik, dua sesegera mungkin cari tempat perlindungan di tempat ketinggian,” ungkapnya.
Call Center Basarnas Terkait Banjir Medan
Untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan Basarnas, maka telah dibuka call center dengan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Call center yang bisa dihubungi masyarakat yakni 0851-9179-5579.
“Sudah ada enam rescue dari Basarnas Medan di berbagai kota dan wilayah Kota Medan, demikian,” kata Hery.
“Kami menginformasikan ke rescue coordinator center kita, layanan ini adalah layanan memang yang kami fasilitasi untuk laporan-laporan secara pribadi perorangan, supaya memudahkan kami untuk memetakkan wilayah (rescue),” tukasnya.
Banjir Juga Melanda Langkat dan Binjai Serta Deli Serdang
Banjir tidak hanya melanda Medan saja, sejumlah daerah di kawasan provinsi Sumatera Utara juga terdampak bencana banjir seperti di Langkat, Binjai dn Deli Serdang.
Kawasan Jalan Tani Jaya seperti pantauan dari video juga terendam banjir hingga ketinggian 1 meter.
Informasi dihimpun, wilayah Besitang, Langkat banjir dengan ketinggian sekitar satu meter, dan merendam rumah warga.
Selain di Langkat, banjir juga melanda ratusan rumah di Kota Binjai, Sumut. Banjir terjadi karena meluapnya sungai yang ada di Binjai.















