Ini Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Penting untuk Warga Kota Medan
Program BPJS Kesehatan hadir untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga Kota Medan.
Melalui program ini, peserta bisa berobat di fasilitas kesehatan dengan biaya yang lebih ringan bahkan gratis sesuai ketentuan.
Namun, tidak semua penyakit dan tindakan medis masuk dalam tanggungan BPJS Kesehatan.
Banyak warga Medan yang belum mengetahui secara jelas apa saja penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
Padahal, informasi ini sangat penting agar peserta bisa mempersiapkan alternatif pembiayaan jika suatu saat membutuhkan perawatan di luar cakupan layanan BPJS.
Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan memberikan jaminan luas, tetapi ada beberapa pengecualian yang perlu diketahui. Berikut daftar penyakit atau kondisi medis yang tidak ditanggung:
Penyakit akibat tindakan yang disengaja
Contohnya cedera karena percobaan bunuh diri, penyalahgunaan narkoba, atau konsumsi alkohol berlebihan.
Penyakit atau tindakan medis terkait kecantikan dan estetika
Operasi plastik, perawatan gigi kosmetik, serta prosedur estetika lain tidak masuk dalam layanan BPJS.
Infertilitas dan program kehamilan tertentu
Pengobatan untuk program bayi tabung atau perawatan kesuburan tidak ditanggung.
Penyakit akibat kejadian yang bisa ditanggung pihak lain
Misalnya kecelakaan kerja yang sudah mendapat jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan atau asuransi lain.
Penyakit dengan pengobatan di luar negeri
BPJS hanya berlaku di dalam negeri dan tidak menanggung biaya perawatan di luar Indonesia.
Penyakit akibat wabah yang sudah ditanggung pemerintah
Seperti pengobatan Covid-19 pada masa pandemi yang langsung ditanggung negara, bukan BPJS.
Alasan BPJS Tidak Menanggung Penyakit Tertentu
BPJS Kesehatan menerapkan aturan ini untuk memastikan dana iuran digunakan secara tepat sasaran.
Fokus layanan BPJS ada pada penyakit yang sifatnya mendesak, kronis, dan membutuhkan penanganan medis langsung.
Sementara itu, tindakan yang bersifat pilihan atau gaya hidup tidak masuk dalam skema jaminan.
Dampaknya bagi Warga Kota Medan
Dengan memahami daftar penyakit yang tidak ditanggung, warga Medan bisa mengambil langkah antisipatif.
Misalnya dengan menyiapkan asuransi tambahan, menabung dana darurat kesehatan, atau berkonsultasi lebih awal dengan tenaga medis untuk mencegah penyakit yang bisa membebani finansial.
Kesimpulan
BPJS Kesehatan tetap menjadi solusi utama warga Kota Medan untuk mendapatkan layanan kesehatan terjangkau.
Namun, peserta perlu sadar bahwa tidak semua penyakit dan tindakan medis masuk dalam jaminan ini.
Penyakit akibat tindakan sengaja, estetika, infertilitas, maupun perawatan di luar negeri termasuk dalam layanan yang tidak ditanggung.
Dengan informasi ini, warga Medan diharapkan lebih bijak dalam memanfaatkan BPJS Kesehatan sekaligus menyiapkan alternatif jika membutuhkan layanan medis di luar cakupan.
















