Inilah Alasan Binjai Dijuluki Kota Rambutan yang Melekat hingga Kini
Kota Binjai yang terletak di Sumatera Utara terkenal dengan sebutan “Kota Rambutan”. Sejak lama, alasan di balik julukan ini menjadi bahan pencarian banyak orang. Artikel ini akan membahas dengan rinci mengenai alasan Binjai mendapat julukan Kota Rambutan berdasarkan data dan sumber yang dapat dipercaya. Dengan demikian, pembaca akan memahami keistimewaan rambutan Binjai serta latar belakang di balik julukan tersebut.
Tentang Binjai
Kota Binjai berada di Provinsi Sumatera Utara, sekitar 22 km sebelah barat Kota Medan. Kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat di barat dan utara, serta Kabupaten Deli Serdang di timur dan selatan. Binjai termasuk wilayah strategis dalam kawasan Mebidang yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Binjai memiliki lima kecamatan utama: Binjai Kota, Binjai Utara, Binjai Selatan, Binjai Barat, dan Binjai Timur. Kota ini terletak di dataran rendah dengan ketinggian rata-rata sekitar 28 meter di atas permukaan laut. Sungai Bingai dan Sungai Mencirim membelah wilayah Binjai, menjadi sumber air bersih utama.
Peta lengkap Kota Binjai dengan kecamatan-kecamatan dan batas wilayahnya bisa diakses melalui link peta online khusus atau blog peta kota, serta beberapa dokumen peta administrasi yang tersedia dalam format PDF. Peta ini penting untuk memahami letak geografis, administrasi, dan wilayah binjai secara rinci.
Sejarah Dijuliki Binjai Kota Rambutan
Binjai adalah kota yang memiliki sejarah yang kaya, dulunya menjadi ibu kota Kabupaten Langkat. Semboyan resmi daerah juga mencatat “Binjai Kota Rambutan”. Hal ini bukanlah kebetulan, mengingat Binjai memang sudah lama dikenal sebagai penghasil buah rambutan berkualitas tinggi, sehingga kota ini mendapat julukan Kota Rambutan.
Bahkan, bibit rambutan unggulan dari Binjai telah menyebar dan ditanam di berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, rambutan Binjai dikenal memiliki rasa manis dan aroma yang khas, menjadikannya favorit di kalangan pencinta buah tropis. Seluruh faktor ini memperkuat alasan mengapa Binjai dijuluki Kota Rambutan.
Nilai Sosial dan Budaya Rambutan di Binjai
Rambutan Sebagai Identitas Kota
Di sisi lain, Alasan Binjai Dijuluki Kota Rambutan bukan hanya soal produksi, tetapi juga identitas. Rambutan menjadi ikon kota, bahkan sering dijadikan buah tangan oleh para pendatang.
Aktivitas Panen dan Pasar Tradisional
Setiap musim panen, rambutan Binjai membanjiri pasar lokal. Aktivitas ini menciptakan suasana khas yang memperkuat citra Binjai sebagai kota rambutan. Selain itu, masyarakat kerap menjadikan panen rambutan sebagai momen kebersamaan.
















